<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Fakta IHSG Sepekan Perkasa Meski Berakhir Merah</title><description>Pasar Modal Indonesia selama periode sepekan dari 30 November sampai dengan 4 Desember 2020 mengalami pergerakan yang positif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/278/2322328/8-fakta-ihsg-sepekan-perkasa-meski-berakhir-merah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/278/2322328/8-fakta-ihsg-sepekan-perkasa-meski-berakhir-merah"/><item><title>8 Fakta IHSG Sepekan Perkasa Meski Berakhir Merah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/278/2322328/8-fakta-ihsg-sepekan-perkasa-meski-berakhir-merah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/278/2322328/8-fakta-ihsg-sepekan-perkasa-meski-berakhir-merah</guid><pubDate>Minggu 06 Desember 2020 06:37 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/05/278/2322328/8-fakta-ihsg-sepekan-perkasa-meski-berakhir-merah-6tBM8FBxgC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/05/278/2322328/8-fakta-ihsg-sepekan-perkasa-meski-berakhir-merah-6tBM8FBxgC.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA -  Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Pasar Modal Indonesia selama periode sepekan dari 30 November sampai dengan 4 Desember 2020 mengalami pergerakan yang positif. Namun pada penutupan perdagangan, Jumat 4 Desember 2020 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 12,46 poin atau 0,2% ke 5.810,48 atau 5.810.

Berikut fakta pergerakan IHSG selama periode 23-27 November 2020 berdasarkan data BEI:
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Masih Lesu, Ditutup Turun 0,4% ke 5.801 Jeda Siang Ini
 
1. IHSG Dalam Sepekan Naik 0,47%
IHSG pun mengalami peningkatan 0,47 persen dan berada pada level 5.810,483 dari posisi 5.783,335 pada penutupan pekan lalu.

 
2. Berakhir Melemah pada akhir pekan
IHSG pada Jumat 4 Desember 2020 ditutup turun 12,46 poin atau 0,2% ke 5.810,48 atau 5.810.  Adapun terdapat 201 saham menguat, 294 saham melemah dan 185 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9 triliun dari 14,69 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

 
3. Kapitalisasi Pasar Meningkat 0,55%
Data kapitalisasi pasar bursa pekan ini meningkat sebesar 0,55 persen menjadi Rp6.758,210 triliun dari Rp6.720,947 triliun pada pekan yang lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Mau Cuan di Akhir Tahun? Coba Lirik Saham Ini
 
4. Volume Transaksi Meningkat Signifikan
Pada pekan ini peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi, yang meningkat signifikan sebesar 60,54 persen menjadi 29,245 miliar saham dari 18,217 miliar saham pada pekan yang lalu.

 
5. Rata-Rata Nilai Transaksi Harian
Peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan yang meningkat sebesar 32,26 persen atau menjadi Rp19,680 triliun dari Rp14,880 triliun pada penutupan pekan lalu.6. Rata-rata Volume Transaksi
Sedangkan rata-rata volume transaksi mengalami perubahan sebesar 6,34  persen menjadi 27,390 miliar saham dari 29,245 miliar saham pada pekan  yang lalu.

 
7. Investor Asing Catatkan Aksi Jual Bersih
Investor asing pada pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar  Rp84,48 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih  sebesar Rp44,514 triliun.


8. Pekan Ini Terjadi 2 Pencatatan obligasi di BEI

Pada pekan ini terdapat 2 pencatatan obligasi di PT BEI, yang pertama  pada Senin 30 November 2020, Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia  Pasifik Tahap VI Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT J Resources Asia  Pasifik Tbk (PSAB) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar  Rp415.260.000.000,-.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)  untuk Obligasi adalah idA (Single A). Bertindak sebagai Wali Amanat  dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kemudian pada Kamis 3 Desember 2020, Obligasi Berkelanjutan IV Tower  Bersama Infrastruktur Tahap II Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Tower  Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mulai dicatatkan di BEI dengan  jumlah dana Obligasi sebesar Rp750.000.000.000,-.

Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk  Obligasi adalah AA+idn (Double A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat  dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Total  emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah  96 Emisi dari 58 Emiten senilai Rp75,64 triliun.

Dengan kedua pencatatan tersebut pada pekan ini, maka total emisi  Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 467 emisi dengan nilai  nominal outstanding sebesar Rp424,85 triliun dan USD47,5 juta,  diterbitkan oleh 127 Emiten.  Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di  BEI berjumlah 132 seri dengan nilai nominal Rp3.729,99 triliun dan  USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,17 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA -  Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Pasar Modal Indonesia selama periode sepekan dari 30 November sampai dengan 4 Desember 2020 mengalami pergerakan yang positif. Namun pada penutupan perdagangan, Jumat 4 Desember 2020 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 12,46 poin atau 0,2% ke 5.810,48 atau 5.810.

Berikut fakta pergerakan IHSG selama periode 23-27 November 2020 berdasarkan data BEI:
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Masih Lesu, Ditutup Turun 0,4% ke 5.801 Jeda Siang Ini
 
1. IHSG Dalam Sepekan Naik 0,47%
IHSG pun mengalami peningkatan 0,47 persen dan berada pada level 5.810,483 dari posisi 5.783,335 pada penutupan pekan lalu.

 
2. Berakhir Melemah pada akhir pekan
IHSG pada Jumat 4 Desember 2020 ditutup turun 12,46 poin atau 0,2% ke 5.810,48 atau 5.810.  Adapun terdapat 201 saham menguat, 294 saham melemah dan 185 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9 triliun dari 14,69 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

 
3. Kapitalisasi Pasar Meningkat 0,55%
Data kapitalisasi pasar bursa pekan ini meningkat sebesar 0,55 persen menjadi Rp6.758,210 triliun dari Rp6.720,947 triliun pada pekan yang lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Mau Cuan di Akhir Tahun? Coba Lirik Saham Ini
 
4. Volume Transaksi Meningkat Signifikan
Pada pekan ini peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi, yang meningkat signifikan sebesar 60,54 persen menjadi 29,245 miliar saham dari 18,217 miliar saham pada pekan yang lalu.

 
5. Rata-Rata Nilai Transaksi Harian
Peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan yang meningkat sebesar 32,26 persen atau menjadi Rp19,680 triliun dari Rp14,880 triliun pada penutupan pekan lalu.6. Rata-rata Volume Transaksi
Sedangkan rata-rata volume transaksi mengalami perubahan sebesar 6,34  persen menjadi 27,390 miliar saham dari 29,245 miliar saham pada pekan  yang lalu.

 
7. Investor Asing Catatkan Aksi Jual Bersih
Investor asing pada pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar  Rp84,48 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih  sebesar Rp44,514 triliun.


8. Pekan Ini Terjadi 2 Pencatatan obligasi di BEI

Pada pekan ini terdapat 2 pencatatan obligasi di PT BEI, yang pertama  pada Senin 30 November 2020, Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia  Pasifik Tahap VI Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT J Resources Asia  Pasifik Tbk (PSAB) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar  Rp415.260.000.000,-.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)  untuk Obligasi adalah idA (Single A). Bertindak sebagai Wali Amanat  dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kemudian pada Kamis 3 Desember 2020, Obligasi Berkelanjutan IV Tower  Bersama Infrastruktur Tahap II Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Tower  Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mulai dicatatkan di BEI dengan  jumlah dana Obligasi sebesar Rp750.000.000.000,-.

Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk  Obligasi adalah AA+idn (Double A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat  dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Total  emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah  96 Emisi dari 58 Emiten senilai Rp75,64 triliun.

Dengan kedua pencatatan tersebut pada pekan ini, maka total emisi  Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 467 emisi dengan nilai  nominal outstanding sebesar Rp424,85 triliun dan USD47,5 juta,  diterbitkan oleh 127 Emiten.  Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di  BEI berjumlah 132 seri dengan nilai nominal Rp3.729,99 triliun dan  USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,17 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
