<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 2021 Segera Dibuka, Ini 5 Faktanya</title><description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diberi tugas untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 kategori mandiri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322324/pendaftaran-vaksinasi-covid-19-2021-segera-dibuka-ini-5-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322324/pendaftaran-vaksinasi-covid-19-2021-segera-dibuka-ini-5-faktanya"/><item><title>Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 2021 Segera Dibuka, Ini 5 Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322324/pendaftaran-vaksinasi-covid-19-2021-segera-dibuka-ini-5-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322324/pendaftaran-vaksinasi-covid-19-2021-segera-dibuka-ini-5-faktanya</guid><pubDate>Minggu 06 Desember 2020 06:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/05/320/2322324/pendaftaran-vaksinasi-covid-19-2021-segera-dibuka-ini-5-faktanya-or4rpvvLSn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/05/320/2322324/pendaftaran-vaksinasi-covid-19-2021-segera-dibuka-ini-5-faktanya-or4rpvvLSn.jpg</image><title>Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diberi tugas untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 kategori mandiri. Pemerintah menunjuk PT Telekomunikasi Indonesia dan PT Bio Farma untuk melakukan pendataan masyarakat yang ingin melakukan vaksin Covid-19 secara mandiri.

Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta menarik untuk diulas, Jakarta, Minggu (6/12/2020).

&amp;nbsp;Baca juga: 5 Fakta Terbaru Vaksin Merah Putih, Senjata Musnahkan Corona
 
1. Masih Menunggu Izin Kemenkes
 
&amp;nbsp;
Dalam pelaksanaannya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pendaftaran vaksin Covid-19 mandiri menunggu izin Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

&quot;Untuk pendaftaran kita sedang menunggu keputusan Kementerian Kesehatan kapan dibuka. Tetapi tadi disampaikan pendaftaran mandiri kita butom up perusahaan individu bisa dapatkan dari sekarang,&quot; ujar Erick dalam video virtual, Selasa (1/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Prancis Usulkan Mekanisme Donasi untuk Vaksin Covid-19
 
2. Bisa Mendaftar Melalui Website
 
&amp;nbsp;
Erick menjelaskan, untuk pendaftaran vaksin mandiri nanti ada tiga cara. Dia ntaranya melalui aplikasi maupun website. Nantinya akan bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk distribusi vaksin Covid-19.

&quot;Bisa lewat aplikasi bisa website. Kita bekerja sama dengan TNI dan Polri,&quot; bebernya.

 
3. Usia di Atas 59 Tahun Juga Bisa Ikut Program Vaksinasi
 
&amp;nbsp;
Dia menambahkan Vaksinasi tahap awal akan diberikan kepada mereka yang berada di rentang usia 18 tahun sampai 59 tahun. Namun, hasil riset terus berkembang dan bukan tidak mungkin mereka yang berusia di atas 59 tahun bisa divaksin.

&quot;Jangan kaget usia di atas 59 juga bisa divaksin. WHO kan (bilang) bisa juga ada berbagai macam vaksin,&quot; ujarnya.4. 66% Rakyat Indonesia Mau Disuntik Vaksin Covid-19
 
&amp;nbsp;
Erick Thohir mengatakan bahwa ada masyarakat yang tidak mau melakukan  vaksin Covid-19. Sebanyak 16% masyarakat tidak ingin di vaksin,  sedangkan 66% mau di vaksin Covid-19.

&quot;Data survei 66% rakyat Indonesia percaya vaksin ada. 16% enggak mau  di vaksin. Tapi, kita enggak mau paksakan,&quot; kata Erick dalam video  virtual, Selasa (1/12/2020).

 
5. Vaksinasi Covid-19 di 2021 Jadi Kabar Bahagia bagi Pengusaha

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, sebagian besar  sektor-sektor ekonomi dari sisi konsumsi dan investasi terpengaruh cukup  signifikan dari pandemi Covid-19. OJK juga sudah mengeluarkan berbagai  kebijakan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional dan juga  memperkuat peran jasa keuangan dan siap mengeluarkan kebijakan stimulus  lainnya.

&quot;Meskipun kita sudah mendapatkan kabar positif bahwa perkembangan  dari vaksin cukup baik dan pemerintah juga akan mulai melakukan  vaksinasi di Semester I-2021 sehingga ini memberikan dampak positif bagi  sektor usaha, ujar Josua dalam acara Financial Stability Review.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diberi tugas untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 kategori mandiri. Pemerintah menunjuk PT Telekomunikasi Indonesia dan PT Bio Farma untuk melakukan pendataan masyarakat yang ingin melakukan vaksin Covid-19 secara mandiri.

Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta menarik untuk diulas, Jakarta, Minggu (6/12/2020).

&amp;nbsp;Baca juga: 5 Fakta Terbaru Vaksin Merah Putih, Senjata Musnahkan Corona
 
1. Masih Menunggu Izin Kemenkes
 
&amp;nbsp;
Dalam pelaksanaannya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pendaftaran vaksin Covid-19 mandiri menunggu izin Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

&quot;Untuk pendaftaran kita sedang menunggu keputusan Kementerian Kesehatan kapan dibuka. Tetapi tadi disampaikan pendaftaran mandiri kita butom up perusahaan individu bisa dapatkan dari sekarang,&quot; ujar Erick dalam video virtual, Selasa (1/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Prancis Usulkan Mekanisme Donasi untuk Vaksin Covid-19
 
2. Bisa Mendaftar Melalui Website
 
&amp;nbsp;
Erick menjelaskan, untuk pendaftaran vaksin mandiri nanti ada tiga cara. Dia ntaranya melalui aplikasi maupun website. Nantinya akan bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk distribusi vaksin Covid-19.

&quot;Bisa lewat aplikasi bisa website. Kita bekerja sama dengan TNI dan Polri,&quot; bebernya.

 
3. Usia di Atas 59 Tahun Juga Bisa Ikut Program Vaksinasi
 
&amp;nbsp;
Dia menambahkan Vaksinasi tahap awal akan diberikan kepada mereka yang berada di rentang usia 18 tahun sampai 59 tahun. Namun, hasil riset terus berkembang dan bukan tidak mungkin mereka yang berusia di atas 59 tahun bisa divaksin.

&quot;Jangan kaget usia di atas 59 juga bisa divaksin. WHO kan (bilang) bisa juga ada berbagai macam vaksin,&quot; ujarnya.4. 66% Rakyat Indonesia Mau Disuntik Vaksin Covid-19
 
&amp;nbsp;
Erick Thohir mengatakan bahwa ada masyarakat yang tidak mau melakukan  vaksin Covid-19. Sebanyak 16% masyarakat tidak ingin di vaksin,  sedangkan 66% mau di vaksin Covid-19.

&quot;Data survei 66% rakyat Indonesia percaya vaksin ada. 16% enggak mau  di vaksin. Tapi, kita enggak mau paksakan,&quot; kata Erick dalam video  virtual, Selasa (1/12/2020).

 
5. Vaksinasi Covid-19 di 2021 Jadi Kabar Bahagia bagi Pengusaha

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, sebagian besar  sektor-sektor ekonomi dari sisi konsumsi dan investasi terpengaruh cukup  signifikan dari pandemi Covid-19. OJK juga sudah mengeluarkan berbagai  kebijakan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional dan juga  memperkuat peran jasa keuangan dan siap mengeluarkan kebijakan stimulus  lainnya.

&quot;Meskipun kita sudah mendapatkan kabar positif bahwa perkembangan  dari vaksin cukup baik dan pemerintah juga akan mulai melakukan  vaksinasi di Semester I-2021 sehingga ini memberikan dampak positif bagi  sektor usaha, ujar Josua dalam acara Financial Stability Review.</content:encoded></item></channel></rss>
