<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banpres Rp2,4 Juta Sudah Diterima 11 Juta Usaha Mikro</title><description>Teten Masduki menyampaikan bahwa Bantuan Presiden (Banpres) Produktif bagi Usaha Mikro telah tersalurkan sebesar 92%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322563/banpres-rp2-4-juta-sudah-diterima-11-juta-usaha-mikro</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322563/banpres-rp2-4-juta-sudah-diterima-11-juta-usaha-mikro"/><item><title>Banpres Rp2,4 Juta Sudah Diterima 11 Juta Usaha Mikro</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322563/banpres-rp2-4-juta-sudah-diterima-11-juta-usaha-mikro</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/06/320/2322563/banpres-rp2-4-juta-sudah-diterima-11-juta-usaha-mikro</guid><pubDate>Minggu 06 Desember 2020 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/06/320/2322563/banpres-rp2-4-juta-sudah-diterima-11-juta-usaha-mikro-ZD23j1Pekb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyaluran Banpres Usaha Mikro. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/06/320/2322563/banpres-rp2-4-juta-sudah-diterima-11-juta-usaha-mikro-ZD23j1Pekb.jpg</image><title>Penyaluran Banpres Usaha Mikro. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyampaikan bahwa Bantuan Presiden (Banpres) Produktif bagi Usaha Mikro telah tersalurkan sebesar 92%. Adapun total bantuan yang telah tersalur sebanyak 11 juta usaha mikro dari total 12 juta usaha mikro.
&quot;Banpres produktif usaha mikro sudah 92% atau 11 juta lebih, dari target 12 juta usaha mikro,&quot; ujar Teten dalam keterangan tertulis, Minggu (6/12/2010).
Baca Juga: Ini Bocoran Waktu Pencairan BLT Gelombang II Tahap 6
Teten menuturkan, penyaluran banpres produktif seharusnya bisa dipercepat. Namun, masih menunggu beberapa daerah di wilayah Indonesia Timur, yang kuotanya belum terpenuhi dengan pertimbangan pemerataan bantuan.
&quot;Sebenernya bisa dipercepat, namun masih menunggu di beberapa daerah di wilayah Timur yang kuotanya belum terpenuhi. Kita harus perhatikan juga aspek pemerataan,&quot; kata dia.
Baca Juga: Mensos Juliari Tersangka Suap Bansos, Kerjaan Menko Luhut Bertambah
Teten memastikan pada tahun 2021 banpres produktif usaha mikro akan dilanjutkan. Hal tersebut sesuai instruksi Presiden Jokowi karena sektor UMKM khususnya usaha mikro masih terpukul akibat pandemi Covid-19.
&quot;Insya Allah tahun depan akan dilanjutkan. Presiden sudah instruksikan karena UMKM masih berat terutama di mikro,&quot; ujar Teten.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wMi80LzEyMzA0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Teten menyebut, telah mengusulkan kepada DPR agar anggaran bagi  program Banpres produktif ditambah sebesar Rp48 triliun bagi 20 juta  pelaku usaha mikro.
&quot;Kami usulkan juga dengan DPR, penerima 20 juta usaha mikro dengan total 48 triliun,&quot; ucapnya.
Teten mengusulkan agar yang telah mendapatkan banpres produktif usaha  mikro sebesar Rp2,4 juta, mendapatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR)  super mikro dibawah Rp10 juta dengan bunga 0 persen. Dia menyebut  sampai saat ini ada sebanyak 28 juta pelaku usaha mikro yang  menginginkan banpres produktif, namun pemerintah hanya sanggup  mengucurkan 12 juta.
&quot;Kita evaluasi. Ke depan yang mendapatkan harus yang baru. Karena ada  28 juta yang minta. Kita hanya memberikan 12 juta,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyampaikan bahwa Bantuan Presiden (Banpres) Produktif bagi Usaha Mikro telah tersalurkan sebesar 92%. Adapun total bantuan yang telah tersalur sebanyak 11 juta usaha mikro dari total 12 juta usaha mikro.
&quot;Banpres produktif usaha mikro sudah 92% atau 11 juta lebih, dari target 12 juta usaha mikro,&quot; ujar Teten dalam keterangan tertulis, Minggu (6/12/2010).
Baca Juga: Ini Bocoran Waktu Pencairan BLT Gelombang II Tahap 6
Teten menuturkan, penyaluran banpres produktif seharusnya bisa dipercepat. Namun, masih menunggu beberapa daerah di wilayah Indonesia Timur, yang kuotanya belum terpenuhi dengan pertimbangan pemerataan bantuan.
&quot;Sebenernya bisa dipercepat, namun masih menunggu di beberapa daerah di wilayah Timur yang kuotanya belum terpenuhi. Kita harus perhatikan juga aspek pemerataan,&quot; kata dia.
Baca Juga: Mensos Juliari Tersangka Suap Bansos, Kerjaan Menko Luhut Bertambah
Teten memastikan pada tahun 2021 banpres produktif usaha mikro akan dilanjutkan. Hal tersebut sesuai instruksi Presiden Jokowi karena sektor UMKM khususnya usaha mikro masih terpukul akibat pandemi Covid-19.
&quot;Insya Allah tahun depan akan dilanjutkan. Presiden sudah instruksikan karena UMKM masih berat terutama di mikro,&quot; ujar Teten.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wMi80LzEyMzA0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Teten menyebut, telah mengusulkan kepada DPR agar anggaran bagi  program Banpres produktif ditambah sebesar Rp48 triliun bagi 20 juta  pelaku usaha mikro.
&quot;Kami usulkan juga dengan DPR, penerima 20 juta usaha mikro dengan total 48 triliun,&quot; ucapnya.
Teten mengusulkan agar yang telah mendapatkan banpres produktif usaha  mikro sebesar Rp2,4 juta, mendapatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR)  super mikro dibawah Rp10 juta dengan bunga 0 persen. Dia menyebut  sampai saat ini ada sebanyak 28 juta pelaku usaha mikro yang  menginginkan banpres produktif, namun pemerintah hanya sanggup  mengucurkan 12 juta.
&quot;Kita evaluasi. Ke depan yang mendapatkan harus yang baru. Karena ada  28 juta yang minta. Kita hanya memberikan 12 juta,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
