<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diam-Diam Bos BI Beli Vaksin Covid-19</title><description>Bank Indonesia (BI) mendukung pembelian vaksin Covid-19 yang berasal dari skema berbagi beban dalam pemulihan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/07/320/2323202/diam-diam-bos-bi-beli-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/07/320/2323202/diam-diam-bos-bi-beli-vaksin-covid-19"/><item><title>Diam-Diam Bos BI Beli Vaksin Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/07/320/2323202/diam-diam-bos-bi-beli-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/07/320/2323202/diam-diam-bos-bi-beli-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Senin 07 Desember 2020 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/07/320/2323202/diam-diam-bos-bi-beli-vaksin-covid-19-iTOjOtIG6k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/07/320/2323202/diam-diam-bos-bi-beli-vaksin-covid-19-iTOjOtIG6k.jpg</image><title>Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendukung pembelian vaksin Covid-19 yang berasal dari skema berbagi beban dalam pemulihan ekonomi. Sebagai informasi, vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech Ltd telah tiba di Indonesia sebanyak 1,2 juta dosis.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pihaknya juga ikut mendanai pembelian vaksin Covid-19 yang berasal daei skema berbagi beban dalam pemulihan ekonomi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sinovac Disuntik Rp7,26 Triliun Buat Produksi Vaksin Covid-19
&quot;Alhamdulillah pemerintah sudah memesan vaksin dan akan mulai melakukan vaksinasi dalam waktu dekat dan BI juga ikut mendanai vaksin ini dari sebagian dana burden sharing APBN 2020,&quot; kata Perry dalam video virtual, Senin (7/12/2020).

Sehingga kondisi prasyarat itu dengan vaksinasi bisa memulihkan ekonomi Indonesia. Sebab, pemerintah berkomitmen memulihkan kegiatan ekonomi Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  1,8 Juta Vaksin Sinovac Berbayar untuk Orang Kaya, Ini Jadwal Penyuntikannya
&quot;Kita dalam sehari-sehari bekerja kegiatan ekonomi. Adanya vaksin ini akan semakin baik dan tentu memperbaiki prospek pemulihan ekonomi kita,&quot; bebernya.Dia menambahkan ada 5 kebijakan yang terus sinergikan secara nasional  baik. Hal ini menggandeng Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan serta  dunia usaha.


&quot;Pemerintah, BI dan OJK serta dunia keuangan duia usaha dan kita semua. Jadi ada lima kebijakan tadi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendukung pembelian vaksin Covid-19 yang berasal dari skema berbagi beban dalam pemulihan ekonomi. Sebagai informasi, vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech Ltd telah tiba di Indonesia sebanyak 1,2 juta dosis.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pihaknya juga ikut mendanai pembelian vaksin Covid-19 yang berasal daei skema berbagi beban dalam pemulihan ekonomi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sinovac Disuntik Rp7,26 Triliun Buat Produksi Vaksin Covid-19
&quot;Alhamdulillah pemerintah sudah memesan vaksin dan akan mulai melakukan vaksinasi dalam waktu dekat dan BI juga ikut mendanai vaksin ini dari sebagian dana burden sharing APBN 2020,&quot; kata Perry dalam video virtual, Senin (7/12/2020).

Sehingga kondisi prasyarat itu dengan vaksinasi bisa memulihkan ekonomi Indonesia. Sebab, pemerintah berkomitmen memulihkan kegiatan ekonomi Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  1,8 Juta Vaksin Sinovac Berbayar untuk Orang Kaya, Ini Jadwal Penyuntikannya
&quot;Kita dalam sehari-sehari bekerja kegiatan ekonomi. Adanya vaksin ini akan semakin baik dan tentu memperbaiki prospek pemulihan ekonomi kita,&quot; bebernya.Dia menambahkan ada 5 kebijakan yang terus sinergikan secara nasional  baik. Hal ini menggandeng Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan serta  dunia usaha.


&quot;Pemerintah, BI dan OJK serta dunia keuangan duia usaha dan kita semua. Jadi ada lima kebijakan tadi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
