<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rasa Ketakutan ketika China Jadi Raja Investor di Indonesia</title><description>China merupakan negara dengan tingkat improper payment alias pembayaran tidak benar tertinggi di dunia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/320/2323874/rasa-ketakutan-ketika-china-jadi-raja-investor-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/320/2323874/rasa-ketakutan-ketika-china-jadi-raja-investor-di-indonesia"/><item><title>Rasa Ketakutan ketika China Jadi Raja Investor di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/320/2323874/rasa-ketakutan-ketika-china-jadi-raja-investor-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/320/2323874/rasa-ketakutan-ketika-china-jadi-raja-investor-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 08 Desember 2020 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/08/320/2323874/rasa-ketakutan-ketika-china-jadi-raja-investor-di-indonesia-aUaRqdx50C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi China di Indonesia Dianggap Mengkhawatirkan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/08/320/2323874/rasa-ketakutan-ketika-china-jadi-raja-investor-di-indonesia-aUaRqdx50C.jpg</image><title>Investasi China di Indonesia Dianggap Mengkhawatirkan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Wakil Ketua KPK jilid IV Laode M Syarif khawatir jika China menjadi negara terbesar yang berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, China merupakan negara dengan tingkat improper payment alias pembayaran tidak benar tertinggi di dunia.
&quot;Saya sebenarnya takut sedikit, Sebenarnya bukan sedikit tapi takut banyak. Ketika China akan menjadi investor nomor satu  Di Indonesia,&quot; katanya dalam seminar secara daring, Selasa (8/12/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepala BKPM Akui Investasi China Ngeri-Ngeri Sedap
Dia memaparkan, berdasarkan data yang dimilikinya, China merupakan negara peringkat satu dalam hal improper payment. Sementara Indonesia berada di peringkat 6.
&quot;Dari tahun 2011 sampai 2020, Location of improper payment nomer satu adalah  China , disusul Brazil, India, Mexico, Russia, lalu Indonesia. Saya takut  when Chinese the become, the biggest investor in Indonesia,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Banyak Perusahaan AS Ngebet Investasi di Indonesia
Sekedar informasi, Negari Tirai Bambu itu, menduduki peringkat kedua setelah Singapura dalam Investasi di tanah air.  Investasi China di Indonesia meningkat 9% pada semester I-2020 yakni menjadi USD2,4 miliar dari USD2,2 miliar pada semester I-2019.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNy82Ny8xMjM3OTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Wakil Ketua KPK jilid IV Laode M Syarif khawatir jika China menjadi negara terbesar yang berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, China merupakan negara dengan tingkat improper payment alias pembayaran tidak benar tertinggi di dunia.
&quot;Saya sebenarnya takut sedikit, Sebenarnya bukan sedikit tapi takut banyak. Ketika China akan menjadi investor nomor satu  Di Indonesia,&quot; katanya dalam seminar secara daring, Selasa (8/12/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepala BKPM Akui Investasi China Ngeri-Ngeri Sedap
Dia memaparkan, berdasarkan data yang dimilikinya, China merupakan negara peringkat satu dalam hal improper payment. Sementara Indonesia berada di peringkat 6.
&quot;Dari tahun 2011 sampai 2020, Location of improper payment nomer satu adalah  China , disusul Brazil, India, Mexico, Russia, lalu Indonesia. Saya takut  when Chinese the become, the biggest investor in Indonesia,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Banyak Perusahaan AS Ngebet Investasi di Indonesia
Sekedar informasi, Negari Tirai Bambu itu, menduduki peringkat kedua setelah Singapura dalam Investasi di tanah air.  Investasi China di Indonesia meningkat 9% pada semester I-2020 yakni menjadi USD2,4 miliar dari USD2,2 miliar pada semester I-2019.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNy82Ny8xMjM3OTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
