<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulihkan Ekonomi, UMKM Diminta Jeli Lihat Peluang Ekspor</title><description>Kementerian Perdagangan terus melakukan berbagai usaha untuk bisa mengembalikan ekonomi Indonesia seperti semula.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/455/2323877/pulihkan-ekonomi-umkm-diminta-jeli-lihat-peluang-ekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/455/2323877/pulihkan-ekonomi-umkm-diminta-jeli-lihat-peluang-ekspor"/><item><title>Pulihkan Ekonomi, UMKM Diminta Jeli Lihat Peluang Ekspor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/455/2323877/pulihkan-ekonomi-umkm-diminta-jeli-lihat-peluang-ekspor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/08/455/2323877/pulihkan-ekonomi-umkm-diminta-jeli-lihat-peluang-ekspor</guid><pubDate>Selasa 08 Desember 2020 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/08/455/2323877/pulihkan-ekonomi-umkm-diminta-jeli-lihat-peluang-ekspor-MLTM6BjELv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/08/455/2323877/pulihkan-ekonomi-umkm-diminta-jeli-lihat-peluang-ekspor-MLTM6BjELv.jpg</image><title>UMKM (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan terus melakukan berbagai usaha untuk bisa mengembalikan ekonomi Indonesia seperti semula. Salah satunya adalah dengan melibatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam ekspor serentak.
Staf Khusus Menteri Perdagangan, Alexander Yahya Datuk mengatakan, dilibatkannya para pelaku UMKM adalah untuk membuka pasar ekspor. Sehingga akan berdampak baik terhadap ekonomi Indonesia dan bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru.
Baca Juga: Digitalisasi Perluas Pemasaran Produk UMKM
 
Apalagi, para pelaku UMKM memegang peranan penting dalam pemulihan ekonomi nasional.  MBerdasarkan data BKPM, UMKM mampu menyumbang produk domestik bruto (PDB) 61,7%.
&quot;Dari kami Kementerian Perdagangan mendorong UMKM untuk bisa ekspor. Ekspor itu penting, kami menyadari upaya dalam pemulihan ekonomi nasional sekarang ini adalah dengan membangkitkan dan memperkuat UMKM Indonesia. Salah satu caranya adalah mendorong mereka supaya bisa mengakses pasar ekspor,&quot; ujarnya daam keterangan resminya, Selasa (8/12/2020).
Baca Juga: Jokowi: Kita Punya Produk Hebat, Kekuatan Pasar Jangan Dimanfaatkan Orang Lain
Masuknya UMKM menjadi bagian dari kegiatan ekspor,  akan membuat roda perekonomian mereka berputar. Sebab, barang yang dihasilkan bisa tersalurkan.
Jika ekspor meningkat, maka kinerja perdagangan RI juga akan ikut terkerek naik. Kemudian, dari kegiatan ekspor ini tentunya negara akan mendapatkan devisa.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMS82Ny8xMjQzOTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai gambaran, nilai ekspor UMKM tercatat mencapai 12,29 juta  dolar AS atau setara Rp 178,15 miliar. Sedangkan, total nilai ekspor  perusahaan non-UMKM dan UMKM tercatat sebesar 1,64 miliar dolar AS atau  setara dengan Rp 23,75 triliun.
&quot;Ekspor sendiri adalah bagian dari pemulihan ekonomi nasional. Dimana  ketika ekspor meningkat yang pasti neraca perdagangan kita baik, ada  devisa masuk,&quot; kata Alex.
Sementara dari sisi tenaga kerja, dengan berputarnya roda  perekonomian UMKM tentu akan membutugkan lapangan pekerjaan baru. Dari  sinilah lapangan kerja baru diciptakan oleh UMKM sehingga pada akhirnya  akan berdampak baik pada perekonomian masyarakat dan nasional.
&quot;Kenapa UMKM bisa menjadi penting, karena UMKM itu kita tahu bersama  adalah penyumbang lapangan pekerjaan terbesar di Indoenesia, Jadi,  penting bagi kami Kementerian Perdagangan untuk bisa mensuport UMKM  dapat mengakses pasar ekspor,&quot; jelasnya
Kedepan, Kementerian Perdagangan akan terus memberikan dukungan penuh  kepada pelaku UMKM yang berorientasi mengekspor barang atau produk  olahan mereka. Misalnya dengan melatih kemampuan mereka untuk ekspor.
&quot;Kementerian Perdagangan punya program khusus untuk mendorong UMKM.  Ada yang namanya pusat pengembangan ekspor Indonesia (PPEI). Jadi kami  melatih skil agar UMKM dapat mengerti teknis ekspor, sampai mereka bisa  melakukan ekspor, kemudian skil mereka,&quot; kata Alex.
Bukan hanya itu, Kemendag juga memberikan pendampingan kepada pelaku  UMKM untuk meningkatkatkan desain, kemasan sampai olahan produk mereka.  Hal ini agar produk UMKM mampu bersaing di pasar global.
&quot;Kami suport disitu dan ini sudah berjalan. Harapannya bisa menjadi  juara ekspor dan semakin banyak UKM Indonesia yang bisa mengakses pasar  ekspor yang bernilai tambah. Sehingga bisa berkembang, dengan begitu  ekonomi kita akan kuat,&quot; ucap Alex.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan terus melakukan berbagai usaha untuk bisa mengembalikan ekonomi Indonesia seperti semula. Salah satunya adalah dengan melibatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam ekspor serentak.
Staf Khusus Menteri Perdagangan, Alexander Yahya Datuk mengatakan, dilibatkannya para pelaku UMKM adalah untuk membuka pasar ekspor. Sehingga akan berdampak baik terhadap ekonomi Indonesia dan bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru.
Baca Juga: Digitalisasi Perluas Pemasaran Produk UMKM
 
Apalagi, para pelaku UMKM memegang peranan penting dalam pemulihan ekonomi nasional.  MBerdasarkan data BKPM, UMKM mampu menyumbang produk domestik bruto (PDB) 61,7%.
&quot;Dari kami Kementerian Perdagangan mendorong UMKM untuk bisa ekspor. Ekspor itu penting, kami menyadari upaya dalam pemulihan ekonomi nasional sekarang ini adalah dengan membangkitkan dan memperkuat UMKM Indonesia. Salah satu caranya adalah mendorong mereka supaya bisa mengakses pasar ekspor,&quot; ujarnya daam keterangan resminya, Selasa (8/12/2020).
Baca Juga: Jokowi: Kita Punya Produk Hebat, Kekuatan Pasar Jangan Dimanfaatkan Orang Lain
Masuknya UMKM menjadi bagian dari kegiatan ekspor,  akan membuat roda perekonomian mereka berputar. Sebab, barang yang dihasilkan bisa tersalurkan.
Jika ekspor meningkat, maka kinerja perdagangan RI juga akan ikut terkerek naik. Kemudian, dari kegiatan ekspor ini tentunya negara akan mendapatkan devisa.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMS82Ny8xMjQzOTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai gambaran, nilai ekspor UMKM tercatat mencapai 12,29 juta  dolar AS atau setara Rp 178,15 miliar. Sedangkan, total nilai ekspor  perusahaan non-UMKM dan UMKM tercatat sebesar 1,64 miliar dolar AS atau  setara dengan Rp 23,75 triliun.
&quot;Ekspor sendiri adalah bagian dari pemulihan ekonomi nasional. Dimana  ketika ekspor meningkat yang pasti neraca perdagangan kita baik, ada  devisa masuk,&quot; kata Alex.
Sementara dari sisi tenaga kerja, dengan berputarnya roda  perekonomian UMKM tentu akan membutugkan lapangan pekerjaan baru. Dari  sinilah lapangan kerja baru diciptakan oleh UMKM sehingga pada akhirnya  akan berdampak baik pada perekonomian masyarakat dan nasional.
&quot;Kenapa UMKM bisa menjadi penting, karena UMKM itu kita tahu bersama  adalah penyumbang lapangan pekerjaan terbesar di Indoenesia, Jadi,  penting bagi kami Kementerian Perdagangan untuk bisa mensuport UMKM  dapat mengakses pasar ekspor,&quot; jelasnya
Kedepan, Kementerian Perdagangan akan terus memberikan dukungan penuh  kepada pelaku UMKM yang berorientasi mengekspor barang atau produk  olahan mereka. Misalnya dengan melatih kemampuan mereka untuk ekspor.
&quot;Kementerian Perdagangan punya program khusus untuk mendorong UMKM.  Ada yang namanya pusat pengembangan ekspor Indonesia (PPEI). Jadi kami  melatih skil agar UMKM dapat mengerti teknis ekspor, sampai mereka bisa  melakukan ekspor, kemudian skil mereka,&quot; kata Alex.
Bukan hanya itu, Kemendag juga memberikan pendampingan kepada pelaku  UMKM untuk meningkatkatkan desain, kemasan sampai olahan produk mereka.  Hal ini agar produk UMKM mampu bersaing di pasar global.
&quot;Kami suport disitu dan ini sudah berjalan. Harapannya bisa menjadi  juara ekspor dan semakin banyak UKM Indonesia yang bisa mengakses pasar  ekspor yang bernilai tambah. Sehingga bisa berkembang, dengan begitu  ekonomi kita akan kuat,&quot; ucap Alex.</content:encoded></item></channel></rss>
