<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas! PNS Jangan Terpancing Ikut Perayaan Kemenangan Paslon Pilkada</title><description>Beberapa daerah kini melangsungkan pemungutan suara pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/09/320/2324278/tegas-pns-jangan-terpancing-ikut-perayaan-kemenangan-paslon-pilkada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/09/320/2324278/tegas-pns-jangan-terpancing-ikut-perayaan-kemenangan-paslon-pilkada"/><item><title>Tegas! PNS Jangan Terpancing Ikut Perayaan Kemenangan Paslon Pilkada</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/09/320/2324278/tegas-pns-jangan-terpancing-ikut-perayaan-kemenangan-paslon-pilkada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/09/320/2324278/tegas-pns-jangan-terpancing-ikut-perayaan-kemenangan-paslon-pilkada</guid><pubDate>Rabu 09 Desember 2020 08:59 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/09/320/2324278/tegas-pns-jangan-terpancing-ikut-perayaan-kemenangan-paslon-pilkada-NDlUwhYYON.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tjahjo Kumolo (Foto: KemenparRB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/09/320/2324278/tegas-pns-jangan-terpancing-ikut-perayaan-kemenangan-paslon-pilkada-NDlUwhYYON.jpg</image><title>Tjahjo Kumolo (Foto: KemenparRB)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa daerah kini melangsungkan pemungutan suara pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Namun, pemerintah meminta kepada para PNS untuk menjaga netralitas pada pemungutan suara pada hari ini.
Baca Juga: Lawan Racun Demokrasi, PNS Dilarang Terlibat Politik Uang
Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Prof. Agus Pramusinto mengatakan, ASN diminta agar tidak terjebak melakukan pelanggaran netralitas pada hari pemungutan suara.  Pelanggaran yang potensial terjadi adalah kehadiran ASN pada lokasi atau tempat pemenangan pasangan calon pemenang berdasarkan hasil penghitungan suara secara manual atau cepat (quick count).
Pasangan calon yang telah unggul dalam raihan suara terbanyak biasanya akan didatangi oleh para simpatisan.  Sehingga dirinya menghimbau kepada para ASN untuk tidak hadir dalam suasana syukuran pemenang Pilkada.
Baca juga: Selain PNS, PPPK Bakal Dipecat Jika Korupsi Bansos
&amp;ldquo;ASN jangan terpancing untuk ikut hadir dalam situasi syukuran pemenangan pada masa-masa tersebut,&amp;rdquo;  ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).
Peringatan tersebut  bukan tanpa dasar.  Berdasarkan penelitian KASN pada pemilu sebelumnya, area yang paling sering dilanggar ASN pada masa setelah kampanye adalah ikut dalam pesta kemenangan pasangan calon terpilih.


Oleh karena itu, guna mengantisipasi hal tersebut, Agus menghimbau  Bawaslu dan Pemerintah Daerah agar tetap bersinergi bersama KASN  mengedukasi ASN agar potensi pelanggaran  di atas dapat diminimalisir.
Agus menambahkan, potensi pelanggaran netralitas bukan hanya dapat  terjadi pada masa sebelum dan saat kampanye. Pelanggaran pun dapat  terjadi masa pasca kampanye.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa daerah kini melangsungkan pemungutan suara pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Namun, pemerintah meminta kepada para PNS untuk menjaga netralitas pada pemungutan suara pada hari ini.
Baca Juga: Lawan Racun Demokrasi, PNS Dilarang Terlibat Politik Uang
Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Prof. Agus Pramusinto mengatakan, ASN diminta agar tidak terjebak melakukan pelanggaran netralitas pada hari pemungutan suara.  Pelanggaran yang potensial terjadi adalah kehadiran ASN pada lokasi atau tempat pemenangan pasangan calon pemenang berdasarkan hasil penghitungan suara secara manual atau cepat (quick count).
Pasangan calon yang telah unggul dalam raihan suara terbanyak biasanya akan didatangi oleh para simpatisan.  Sehingga dirinya menghimbau kepada para ASN untuk tidak hadir dalam suasana syukuran pemenang Pilkada.
Baca juga: Selain PNS, PPPK Bakal Dipecat Jika Korupsi Bansos
&amp;ldquo;ASN jangan terpancing untuk ikut hadir dalam situasi syukuran pemenangan pada masa-masa tersebut,&amp;rdquo;  ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).
Peringatan tersebut  bukan tanpa dasar.  Berdasarkan penelitian KASN pada pemilu sebelumnya, area yang paling sering dilanggar ASN pada masa setelah kampanye adalah ikut dalam pesta kemenangan pasangan calon terpilih.


Oleh karena itu, guna mengantisipasi hal tersebut, Agus menghimbau  Bawaslu dan Pemerintah Daerah agar tetap bersinergi bersama KASN  mengedukasi ASN agar potensi pelanggaran  di atas dapat diminimalisir.
Agus menambahkan, potensi pelanggaran netralitas bukan hanya dapat  terjadi pada masa sebelum dan saat kampanye. Pelanggaran pun dapat  terjadi masa pasca kampanye.</content:encoded></item></channel></rss>
