<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cukai Rokok Naik 12,5%, Bisa Kerek Penerimaan Negara?</title><description>Pemerintah memutuskan untuk menaikkan cukai rokok sebesar 12,5% pada tahun depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325738/cukai-rokok-naik-12-5-bisa-kerek-penerimaan-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325738/cukai-rokok-naik-12-5-bisa-kerek-penerimaan-negara"/><item><title>Cukai Rokok Naik 12,5%, Bisa Kerek Penerimaan Negara?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325738/cukai-rokok-naik-12-5-bisa-kerek-penerimaan-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325738/cukai-rokok-naik-12-5-bisa-kerek-penerimaan-negara</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2020 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/11/320/2325738/cukai-rokok-naik-12-5-bisa-kerek-penerimaan-negara-xpqB2VMI1s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Rokok (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/11/320/2325738/cukai-rokok-naik-12-5-bisa-kerek-penerimaan-negara-xpqB2VMI1s.jpg</image><title>Ilustrasi Rokok (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan cukai rokok sebesar 12,5% pada tahun depan. Selain untuk kepentingan kesehatan, kenaikan cukai rokok juga untuk meningkatkan penerimaan negara yang berasal dari cukai rokok.
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, meskipun mengalami kenaikan, namun kontribusi penerimaan dari cukai rokok tidak terlalu besar. Sebab, diperkirakan kontribusi cukai rokok tidak sampai pada 10% dari keseluruhan penerimaan negara.
Baca Juga:&amp;nbsp;7 Fakta Cukai Naik 12,5% yang Bikin Harga Rokok Mahal, Waspada Nomor 4
&quot;Enggak banyak , cukai rokok itu tidak dominan dalam struktur penerimaan negara. Saya lupa tapi di bawah 10%. Kecil banget,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (11/12/2020).
Namun menurut Piter, kenaikan ini sangat penting bagi penerimaan negara. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini, di mana penerimaan negara dari sektor perpajakan juga tidak terlalu optimal.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/11/16/68728/343728_medium.jpg&quot; alt=&quot;Petani Tembakau Tolak Kenaikan Cukai 2021 &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Tapi dengan penerimaan pajak yang sedang turun sekarang pemerintah mau enggak mau bergantung kepada cukai,&quot; jelasnya.Meskipun jika melihat secara ekonomi keseluruhan, pemerintah perlu  berhati-hati karena akan memiliki dampak khususnya bagi inflasi. Karena  daya beli masyarakat untuk barang-barang non rokok akan mengalami  penurunan.
&amp;ldquo;Kenaikan cukai ini akan menaikkan harga rokok menaikkan inflasi. Berarti mengurangi daya beli masyarakat,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan cukai rokok sebesar 12,5% pada tahun depan. Selain untuk kepentingan kesehatan, kenaikan cukai rokok juga untuk meningkatkan penerimaan negara yang berasal dari cukai rokok.
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, meskipun mengalami kenaikan, namun kontribusi penerimaan dari cukai rokok tidak terlalu besar. Sebab, diperkirakan kontribusi cukai rokok tidak sampai pada 10% dari keseluruhan penerimaan negara.
Baca Juga:&amp;nbsp;7 Fakta Cukai Naik 12,5% yang Bikin Harga Rokok Mahal, Waspada Nomor 4
&quot;Enggak banyak , cukai rokok itu tidak dominan dalam struktur penerimaan negara. Saya lupa tapi di bawah 10%. Kecil banget,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (11/12/2020).
Namun menurut Piter, kenaikan ini sangat penting bagi penerimaan negara. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini, di mana penerimaan negara dari sektor perpajakan juga tidak terlalu optimal.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/11/16/68728/343728_medium.jpg&quot; alt=&quot;Petani Tembakau Tolak Kenaikan Cukai 2021 &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Tapi dengan penerimaan pajak yang sedang turun sekarang pemerintah mau enggak mau bergantung kepada cukai,&quot; jelasnya.Meskipun jika melihat secara ekonomi keseluruhan, pemerintah perlu  berhati-hati karena akan memiliki dampak khususnya bagi inflasi. Karena  daya beli masyarakat untuk barang-barang non rokok akan mengalami  penurunan.
&amp;ldquo;Kenaikan cukai ini akan menaikkan harga rokok menaikkan inflasi. Berarti mengurangi daya beli masyarakat,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
