<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut: Donald Trump Tertarik Konsep Lembaga Investasi Indonesia</title><description>Trump yakin rencana tersebut bisa memperkuat hubungan ekonominya dengan Amerika Serikat (AS).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325936/menko-luhut-donald-trump-tertarik-konsep-lembaga-investasi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325936/menko-luhut-donald-trump-tertarik-konsep-lembaga-investasi-indonesia"/><item><title>Menko Luhut: Donald Trump Tertarik Konsep Lembaga Investasi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325936/menko-luhut-donald-trump-tertarik-konsep-lembaga-investasi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/320/2325936/menko-luhut-donald-trump-tertarik-konsep-lembaga-investasi-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2020 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/11/320/2325936/menko-luhut-donald-trump-tertarik-konsep-lembaga-investasi-indonesia-cHyCo0G1vN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut Bertemu Presiden AS Donald Trump. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/11/320/2325936/menko-luhut-donald-trump-tertarik-konsep-lembaga-investasi-indonesia-cHyCo0G1vN.jpg</image><title>Menko Luhut Bertemu Presiden AS Donald Trump. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan dalam kunjungannya ke Washington DC beberapa waktu lalu, Presiden AS Donald Trump tertarik dengan rencana pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF).
Trump yakin rencana tersebut bisa memperkuat hubungan ekonominya dengan Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jadi Sales, Menko Luhut ke Investor AS: Ayo Investasi di Indonesia
&quot;Saya senang sekali bahwa di masa akhir jabatannya, Trump tertarik pada konsep Indonesia Sovereign Wealth Fund,&quot; kata Luhut dalam penutupan US-Indonesia Investment Summit ke-8 secara virtual di Jakarta, Jumat (11/12/2020).
Luhut juga percaya bahwa SWF dapat menarik investasi di pasar AS ke perekonomian di Indonesia yang nantinya akan berkontribusi untuk memperkuat perekonomian hubungan antara AS dan Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Duet Luhut dan Erick Thohir Bawa Oleh-Oleh Investasi dari Timur Tengah
&quot;Tentunya, pemerintah Indonesia tetap memperhatikan perkembangan perekonomian global, termasuk perang dagang dan juga dampak pandemi Covid-19,&quot; ucapnya.
Hal-hal tersebut juga berimbas pada pasar di negara berkembang, seperti Indonesia.
&quot;Meskipun demikian, saya melihat tren perbaikan ekonomi dalam waktu dekat setelah mengalami kontraksi 5,2% pada kuartal III 2020. Indonesia berharap dapat memulihkan lebih baik lagi ke depannya,&quot; pungkas Luhut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy8xLzEyNDAzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Pemerintah segera membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF). Lembaga ini akan berbeda dengan sejumlah lembaga yang sebelumnya sudah ada untuk mengelola&amp;nbsp;investasi&amp;nbsp;dari pemerintah.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatawarta mengatakan, tugas LPI akan berbeda, misal dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkeu.



&quot;BLU yang saat ini mengelola dana untuk membantu dan membiayai kegiatan usaha mikro. Bentuknya BLU bukan kekayaan umum dipisahkan, jadi perlu disesuaikan dengan ketentuan keuangan negara,&quot; kata Isa&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan dalam kunjungannya ke Washington DC beberapa waktu lalu, Presiden AS Donald Trump tertarik dengan rencana pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF).
Trump yakin rencana tersebut bisa memperkuat hubungan ekonominya dengan Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jadi Sales, Menko Luhut ke Investor AS: Ayo Investasi di Indonesia
&quot;Saya senang sekali bahwa di masa akhir jabatannya, Trump tertarik pada konsep Indonesia Sovereign Wealth Fund,&quot; kata Luhut dalam penutupan US-Indonesia Investment Summit ke-8 secara virtual di Jakarta, Jumat (11/12/2020).
Luhut juga percaya bahwa SWF dapat menarik investasi di pasar AS ke perekonomian di Indonesia yang nantinya akan berkontribusi untuk memperkuat perekonomian hubungan antara AS dan Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Duet Luhut dan Erick Thohir Bawa Oleh-Oleh Investasi dari Timur Tengah
&quot;Tentunya, pemerintah Indonesia tetap memperhatikan perkembangan perekonomian global, termasuk perang dagang dan juga dampak pandemi Covid-19,&quot; ucapnya.
Hal-hal tersebut juga berimbas pada pasar di negara berkembang, seperti Indonesia.
&quot;Meskipun demikian, saya melihat tren perbaikan ekonomi dalam waktu dekat setelah mengalami kontraksi 5,2% pada kuartal III 2020. Indonesia berharap dapat memulihkan lebih baik lagi ke depannya,&quot; pungkas Luhut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy8xLzEyNDAzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Pemerintah segera membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF). Lembaga ini akan berbeda dengan sejumlah lembaga yang sebelumnya sudah ada untuk mengelola&amp;nbsp;investasi&amp;nbsp;dari pemerintah.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatawarta mengatakan, tugas LPI akan berbeda, misal dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkeu.



&quot;BLU yang saat ini mengelola dana untuk membantu dan membiayai kegiatan usaha mikro. Bentuknya BLU bukan kekayaan umum dipisahkan, jadi perlu disesuaikan dengan ketentuan keuangan negara,&quot; kata Isa&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
