<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakek Nenek Terkaya di Indonesia, Pendiri Kalbe Farma Juaranya</title><description>Dalam daftar tersebut, ada sejumlah miliarder yang tercatat memiliki usaha cukup sepuh, hampir mencapai 100 tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/455/2325743/kakek-nenek-terkaya-di-indonesia-pendiri-kalbe-farma-juaranya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/455/2325743/kakek-nenek-terkaya-di-indonesia-pendiri-kalbe-farma-juaranya"/><item><title>Kakek Nenek Terkaya di Indonesia, Pendiri Kalbe Farma Juaranya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/455/2325743/kakek-nenek-terkaya-di-indonesia-pendiri-kalbe-farma-juaranya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/11/455/2325743/kakek-nenek-terkaya-di-indonesia-pendiri-kalbe-farma-juaranya</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2020 12:37 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/11/455/2325743/kakek-nenek-terkaya-di-indonesia-pendiri-kalbe-farma-juaranya-7aDsyk46Or.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kartini Muljadi (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/11/455/2325743/kakek-nenek-terkaya-di-indonesia-pendiri-kalbe-farma-juaranya-7aDsyk46Or.jpg</image><title>Kartini Muljadi (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Forbes telah merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Dalam daftar tersebut, ada sejumlah miliarder yang tercatat memiliki usaha cukup sepuh, hampir mencapai 100 tahun.
Seperti dilansir dari Forbes, Jumat (11/12/2017), berikut ini daftar miliarder paling tua di Indonesia:
1. Harjo Sutanto
Usia Harjo kini telah menginjak 94 tahun. Kekayaan bersih dia tercatat USD 530 juta. Dengan harta sebanyak itu dia menempati peringkat 48.
Bersama Johannes Ferdinand Katuari, Harjo Sutanto mulai berjualan sabun door-to-door lebih dari 60 tahun yang lalu di Jawa Timur.
Baca Juga: Bos Tolak Angin Dapat Cuan Besar, Kini Hartanya Meroket Jadi Rp21,8 Triliun
 
Saat ini Wings adalah salah satu produsen sabun dan perlengkapan rumah tangga terbesar di Indonesia seperti pembersih toilet, deterjen, dan pembalut wanita.
Putra Katuari, Eddy, mengambil alih pembuat peralatan rumah tangga Wings pada tahun 2004, setelah kematian ayahnya.
Mie Sedaap-nya adalah pembuat mi terkenal yang dijual di banyak negara. Dia juga memiliki waralaba Indonesia untuk pengecer Jepang FamilyMart.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Lim menjadi salah satu miliarder yang berusia 92 tahun. Dia memiliki kekayaan sebesar USD960 juta. Dia tercatat menempati orang terkaya dengan urutan 32.
Lim dan keluarganya memiliki saham mayoritas di produsen minyak sawit Bumitama Agri yang terdaftar di Singapura; Perkebunannya berlokasi di Indonesia.
Putranya Lim Gunawan Hariyanto adalah ketua dan CEO Bumitama Agri. Grup Harita milik keluarga juga memiliki mayoritas perusahaan tambang bauksit yang terdaftar, Cita Mineral Investindo.
Ayah Lim beremigrasi dari Tiongkok ke Kalimantan Timur dan dilaporkan membuka toko kelontong pada tahun 1915.
Putri Christina adalah komisaris utama perusahaan sekuritas Harita Kencana Sekuritas.
Baca Juga: Menghitung Kekayaan Srikandi Terkaya di Indonesia
 
3. Mochtar Riady
Mochtar Riady merupakan salah satu konglomerat tertua dengan umur 91 tahun. Dia menempati posisi 21 dengan jumlah kekayaan sebesar USD1,7 miliar.
Dia adalah pendiri grup Lippo yang terdiversifikasi, yang sekarang dijalankan oleh putra James dan Stephen.
Lahir di Jawa Timur, Riady membuka toko sepeda pada usia 22 tahun dan membangun karier perbankan yang sukses hingga krisis keuangan Asia 1997.
Saat ini kepentingan grup Lippo meliputi real estat, ritel, perawatan kesehatan, media, dan pendidikan.
Putra Riady, Stephen, menjalankan perusahaan properti Singapura OUE, yang pada Juli 2020 setuju untuk menjual Menara Bank A.S. yang ikonik di pusat kota Los Angeles.
Grandson John, MBA dari Wharton, adalah CEO Lippo Karawaci.4. Kartini Muljadi
Kartini Muljadi kini tercatat telah berumur 90 tahu. Dia   anak-anaknya memiliki kelompok Tempo; perusahaan terbesarnya adalah  Tempo Scan Pacific, yang membuat obat-obatan dan barang konsumsi.
Dia menempati posisi 42 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan  sebesar USD620 juta atau Rp8,742 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per  USD).
Muljadi juga terdaftar sebagai seorang pengacara dan mantan hakim.  Dia memiliki firma hukum bernama Kartini Muljadi &amp;amp; Rekan. Lembaga  bantuan hukum itu merupakan salah satu yang memiliki nama besar di dunia  hukum.
Muljadi meluncurkan buku tentang batik, gambar tradisional Indonesia pada kain, pada hari ulang tahunnya yang ke 87 tahun 2017.
5. Boenjamin Setiawan
Boenjamin Setiawan merupakan miliarder yang kini umurnya 87 tahun.  Dia memiliki kekayaan USD4,1 miliar dan dirinya menempati posisi orang  terkaya nomor 8 di Indonesia.
Boenjamin Setiawan yang memiliki gelar doktor di bidang farmakologi  ini mendirikan Kalbe Farma di sebuah bengkel pada tahun 1966 bersama  kelima saudara kandungnya.
Kalbe Farma kini menjadi perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.
Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun  1991; Setiawan dan saudara-saudaranya memiliki saham yang cukup besar.
&quot;Dr. Boen,&quot; begitu panggilannya, juga mengendalikan Mitra Keluarga  yang diperdagangkan secara publik, yang mengoperasikan 25 rumah sakit.</description><content:encoded>JAKARTA - Forbes telah merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Dalam daftar tersebut, ada sejumlah miliarder yang tercatat memiliki usaha cukup sepuh, hampir mencapai 100 tahun.
Seperti dilansir dari Forbes, Jumat (11/12/2017), berikut ini daftar miliarder paling tua di Indonesia:
1. Harjo Sutanto
Usia Harjo kini telah menginjak 94 tahun. Kekayaan bersih dia tercatat USD 530 juta. Dengan harta sebanyak itu dia menempati peringkat 48.
Bersama Johannes Ferdinand Katuari, Harjo Sutanto mulai berjualan sabun door-to-door lebih dari 60 tahun yang lalu di Jawa Timur.
Baca Juga: Bos Tolak Angin Dapat Cuan Besar, Kini Hartanya Meroket Jadi Rp21,8 Triliun
 
Saat ini Wings adalah salah satu produsen sabun dan perlengkapan rumah tangga terbesar di Indonesia seperti pembersih toilet, deterjen, dan pembalut wanita.
Putra Katuari, Eddy, mengambil alih pembuat peralatan rumah tangga Wings pada tahun 2004, setelah kematian ayahnya.
Mie Sedaap-nya adalah pembuat mi terkenal yang dijual di banyak negara. Dia juga memiliki waralaba Indonesia untuk pengecer Jepang FamilyMart.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Lim menjadi salah satu miliarder yang berusia 92 tahun. Dia memiliki kekayaan sebesar USD960 juta. Dia tercatat menempati orang terkaya dengan urutan 32.
Lim dan keluarganya memiliki saham mayoritas di produsen minyak sawit Bumitama Agri yang terdaftar di Singapura; Perkebunannya berlokasi di Indonesia.
Putranya Lim Gunawan Hariyanto adalah ketua dan CEO Bumitama Agri. Grup Harita milik keluarga juga memiliki mayoritas perusahaan tambang bauksit yang terdaftar, Cita Mineral Investindo.
Ayah Lim beremigrasi dari Tiongkok ke Kalimantan Timur dan dilaporkan membuka toko kelontong pada tahun 1915.
Putri Christina adalah komisaris utama perusahaan sekuritas Harita Kencana Sekuritas.
Baca Juga: Menghitung Kekayaan Srikandi Terkaya di Indonesia
 
3. Mochtar Riady
Mochtar Riady merupakan salah satu konglomerat tertua dengan umur 91 tahun. Dia menempati posisi 21 dengan jumlah kekayaan sebesar USD1,7 miliar.
Dia adalah pendiri grup Lippo yang terdiversifikasi, yang sekarang dijalankan oleh putra James dan Stephen.
Lahir di Jawa Timur, Riady membuka toko sepeda pada usia 22 tahun dan membangun karier perbankan yang sukses hingga krisis keuangan Asia 1997.
Saat ini kepentingan grup Lippo meliputi real estat, ritel, perawatan kesehatan, media, dan pendidikan.
Putra Riady, Stephen, menjalankan perusahaan properti Singapura OUE, yang pada Juli 2020 setuju untuk menjual Menara Bank A.S. yang ikonik di pusat kota Los Angeles.
Grandson John, MBA dari Wharton, adalah CEO Lippo Karawaci.4. Kartini Muljadi
Kartini Muljadi kini tercatat telah berumur 90 tahu. Dia   anak-anaknya memiliki kelompok Tempo; perusahaan terbesarnya adalah  Tempo Scan Pacific, yang membuat obat-obatan dan barang konsumsi.
Dia menempati posisi 42 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan  sebesar USD620 juta atau Rp8,742 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per  USD).
Muljadi juga terdaftar sebagai seorang pengacara dan mantan hakim.  Dia memiliki firma hukum bernama Kartini Muljadi &amp;amp; Rekan. Lembaga  bantuan hukum itu merupakan salah satu yang memiliki nama besar di dunia  hukum.
Muljadi meluncurkan buku tentang batik, gambar tradisional Indonesia pada kain, pada hari ulang tahunnya yang ke 87 tahun 2017.
5. Boenjamin Setiawan
Boenjamin Setiawan merupakan miliarder yang kini umurnya 87 tahun.  Dia memiliki kekayaan USD4,1 miliar dan dirinya menempati posisi orang  terkaya nomor 8 di Indonesia.
Boenjamin Setiawan yang memiliki gelar doktor di bidang farmakologi  ini mendirikan Kalbe Farma di sebuah bengkel pada tahun 1966 bersama  kelima saudara kandungnya.
Kalbe Farma kini menjadi perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.
Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun  1991; Setiawan dan saudara-saudaranya memiliki saham yang cukup besar.
&quot;Dr. Boen,&quot; begitu panggilannya, juga mengendalikan Mitra Keluarga  yang diperdagangkan secara publik, yang mengoperasikan 25 rumah sakit.</content:encoded></item></channel></rss>
