<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Bikin Rumah UMKM di Makkah</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan dirinya telah membangun rumah UMKM di Tanah Suci.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/455/2326434/erick-thohir-bikin-rumah-umkm-di-makkah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/455/2326434/erick-thohir-bikin-rumah-umkm-di-makkah"/><item><title>Erick Thohir Bikin Rumah UMKM di Makkah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/455/2326434/erick-thohir-bikin-rumah-umkm-di-makkah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/455/2326434/erick-thohir-bikin-rumah-umkm-di-makkah</guid><pubDate>Sabtu 12 Desember 2020 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/12/455/2326434/erick-thohir-bikin-rumah-umkm-di-makkah-DdW2laLFaJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/12/455/2326434/erick-thohir-bikin-rumah-umkm-di-makkah-DdW2laLFaJ.jpg</image><title>UMKM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan dirinya telah membangun rumah UMKM di Tanah Suci. Hal ini bertujuan agar akses logistik terhadap produk UMKM ke Timur Tengah lebih mudah.
&quot;Kita kemarin kebetulan sudah membuka akses ke Timur Tengah, Alhamdulillah kemarin disambut baik ketika kita ingin membangun rumah Indonesia di Makkah,&quot; Kata Erick dalam Webinar secara daring, Sabtu (12/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengusaha Kebingungan Lihat Perilaku Konsumen Selama Pandemi
Dia menjelaskan, banyak jamaah haji dan umroh yang berasal dari Indonesia, jumlahnya hampir 2 juta orang. Untuk itu, pemerintah membantu produk UMKM Indonesia masuk ke Makkah.
&quot;Kita tahu banyak sekali umrah haji kita , kita akan coba barang - barang UMKM masuk ke sana apakah sejadah makan halal dan lainnya,&quot; jelasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/11/19/68801/344063_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pameran UMKM Bangga Buatan Indonesia&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menambahkan, pemerintah akan terus membantu sektor UMKM mulai dari akses pembiayaan, akses pemasaran hingga akses logistik.
&quot;Kalau Sarinah itu ke Eropa dan Amerika. Nah ini kita bantu ke akses pasar ke Timur Tengah,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8zMS80LzEyMzk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan  Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan UMKM harus mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan besar. Dukungan dari  perusahaan besar akan didapat pelaku UMKM dari Undang-Undang (UU) Cipta  Kerja atau dikenal dengan UU Omnibus Law.
Dalam UU Cipta Kerja, Luhut mengatakan mengatakan bahwa pelaku  UMKM akan banyak menerima kemudahan-kemudahan khususnya di tengah  pandemi Covid-19. Dahulu mungkin UMKM hanya dibantu oleh pemerintah,  namun saat ini perusahaan-perusahaan besar wajib untuk membantu  mendorong kemajuan UMKM.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengusaha Kebingungan Lihat Perilaku Konsumen Selama Pandemi
&quot;Jadi, jangan semua perusahaan besar hanya hidup sendiri.  Misalnya, ada lima industri besar Integrity Industry di Morowali,  Wedabe, Konawe Utara, Morowali Utara, Bintan, itu saya minta wajib  hukumnya menggunakan UMKM sebagai supplier mereka, misalnya telur,  daging, ayam, dan seterusnya,&quot; ujar Luhut</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan dirinya telah membangun rumah UMKM di Tanah Suci. Hal ini bertujuan agar akses logistik terhadap produk UMKM ke Timur Tengah lebih mudah.
&quot;Kita kemarin kebetulan sudah membuka akses ke Timur Tengah, Alhamdulillah kemarin disambut baik ketika kita ingin membangun rumah Indonesia di Makkah,&quot; Kata Erick dalam Webinar secara daring, Sabtu (12/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengusaha Kebingungan Lihat Perilaku Konsumen Selama Pandemi
Dia menjelaskan, banyak jamaah haji dan umroh yang berasal dari Indonesia, jumlahnya hampir 2 juta orang. Untuk itu, pemerintah membantu produk UMKM Indonesia masuk ke Makkah.
&quot;Kita tahu banyak sekali umrah haji kita , kita akan coba barang - barang UMKM masuk ke sana apakah sejadah makan halal dan lainnya,&quot; jelasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/11/19/68801/344063_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pameran UMKM Bangga Buatan Indonesia&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menambahkan, pemerintah akan terus membantu sektor UMKM mulai dari akses pembiayaan, akses pemasaran hingga akses logistik.
&quot;Kalau Sarinah itu ke Eropa dan Amerika. Nah ini kita bantu ke akses pasar ke Timur Tengah,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8zMS80LzEyMzk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan  Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan UMKM harus mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan besar. Dukungan dari  perusahaan besar akan didapat pelaku UMKM dari Undang-Undang (UU) Cipta  Kerja atau dikenal dengan UU Omnibus Law.
Dalam UU Cipta Kerja, Luhut mengatakan mengatakan bahwa pelaku  UMKM akan banyak menerima kemudahan-kemudahan khususnya di tengah  pandemi Covid-19. Dahulu mungkin UMKM hanya dibantu oleh pemerintah,  namun saat ini perusahaan-perusahaan besar wajib untuk membantu  mendorong kemajuan UMKM.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengusaha Kebingungan Lihat Perilaku Konsumen Selama Pandemi
&quot;Jadi, jangan semua perusahaan besar hanya hidup sendiri.  Misalnya, ada lima industri besar Integrity Industry di Morowali,  Wedabe, Konawe Utara, Morowali Utara, Bintan, itu saya minta wajib  hukumnya menggunakan UMKM sebagai supplier mereka, misalnya telur,  daging, ayam, dan seterusnya,&quot; ujar Luhut</content:encoded></item></channel></rss>
