<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji Naik Bikin Gaya Hidup Boros, Atasi dengan 2 Langkah Ini</title><description>Di dunia kerja, mengajukan kenaikan gaji kepada perusahaan melalui atasan merupakan hal yang lazim.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/622/2325910/gaji-naik-bikin-gaya-hidup-boros-atasi-dengan-2-langkah-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/622/2325910/gaji-naik-bikin-gaya-hidup-boros-atasi-dengan-2-langkah-ini"/><item><title>Gaji Naik Bikin Gaya Hidup Boros, Atasi dengan 2 Langkah Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/622/2325910/gaji-naik-bikin-gaya-hidup-boros-atasi-dengan-2-langkah-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/12/622/2325910/gaji-naik-bikin-gaya-hidup-boros-atasi-dengan-2-langkah-ini</guid><pubDate>Sabtu 12 Desember 2020 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/11/622/2325910/gaji-naik-bikin-gaya-hidup-boros-atasi-dengan-2-langkah-ini-Y3aNQ4LZy3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/11/622/2325910/gaji-naik-bikin-gaya-hidup-boros-atasi-dengan-2-langkah-ini-Y3aNQ4LZy3.jpeg</image><title>Gaji (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Di dunia kerja, mengajukan kenaikan gaji kepada perusahaan melalui atasan merupakan hal yang lazim. Sebab, gaji merupakan hak bagi karyawan atas pekerjaan yang sudah dilakukan secara profesional.
Namun, peningkatan pendapatan kerap kali mengarah pada peningkatan pengeluaran. Sebuah fenomena yang biasanya disebut sebagai inflasi gaya hidup, di mana pengeluaran bertambah seiring dengan meningkatnya gaji.
Baca Juga: Ingin Minta Kenaikan Gaji? Simak Tips Berikut Ini 
 
Dilansir dari Business Insider Jakarta, Sabtu (12/12/20), perencana keuangan bersertifikat Eric Roberge melakukan latihan sederhana menggunakan 2 langkah untuk membantu kliennya memerangi inflasi gaya hidup dan menemukan 'kebebasan' dalam mendapatkan kenaikan gaji.
Latihan 2 langkah mengungkapkan 'kebebasan' yang bisa didapat dari kenaikan gaji.
Baca Juga: Gaji Tak Naik, Walmart Cairkan Bonus Rp5,4 Triliun untuk Karyawan
 
Ketika klien datang dengan berita kenaikan gaji, Roberge meminta mereka untuk membuat daftar berapa banyak uang yang dihabiskan setiap bulan dan untuk apa. Selanjutnya, dia memberi tahu klien tersebut untuk membandingkan pendapatan baru mereka (setelah memperhitungkan berapa banyak yang akan diambil dalam pajak dan biaya tunjangan tempat kerja) dengan jumlah pengeluaran bulanan itu. Jumlah yang tersisa biasanya merupakan surplus besar.
&quot;Kemudian mereka melihat itu dan mereka berkata, 'Wow, itu hebat. Apa yang harus saya lakukan dengan itu?' Dan itulah pertanyaan yang membuat saya bersemangat karena kemudian saya berkata, 'Ada kebebasan di sana&amp;rsquo;,&quot; kata Roberge.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan gambaran ini sebagai panduan, orang akan lebih cenderung  membuat keputusan penganggaran secara sadar, daripada mengambil  keputusan yang impulsif.
&quot;Mereka memiliki kemampuan untuk mengembangkan hidup mereka dalam  beberapa cara sekarang. Membelanjakan lebih banyak untuk sesuatu yang  benar-benar mereka sukai atau mudah-mudahan menabung lebih banyak uang  untuk sesuatu di masa mendatang guna memberi mereka kebebasan yang sama  nanti,&quot; katanya.
Menurut Roberge, sering kali klien akan menyadari bahwa mereka merasa  nyaman dengan tingkat pengeluaran yang apa adanya. Kemudian, menabung  atau menginvestasikan penghasilan tambahan mereka tidak terasa seperti  pengorbanan.</description><content:encoded>JAKARTA - Di dunia kerja, mengajukan kenaikan gaji kepada perusahaan melalui atasan merupakan hal yang lazim. Sebab, gaji merupakan hak bagi karyawan atas pekerjaan yang sudah dilakukan secara profesional.
Namun, peningkatan pendapatan kerap kali mengarah pada peningkatan pengeluaran. Sebuah fenomena yang biasanya disebut sebagai inflasi gaya hidup, di mana pengeluaran bertambah seiring dengan meningkatnya gaji.
Baca Juga: Ingin Minta Kenaikan Gaji? Simak Tips Berikut Ini 
 
Dilansir dari Business Insider Jakarta, Sabtu (12/12/20), perencana keuangan bersertifikat Eric Roberge melakukan latihan sederhana menggunakan 2 langkah untuk membantu kliennya memerangi inflasi gaya hidup dan menemukan 'kebebasan' dalam mendapatkan kenaikan gaji.
Latihan 2 langkah mengungkapkan 'kebebasan' yang bisa didapat dari kenaikan gaji.
Baca Juga: Gaji Tak Naik, Walmart Cairkan Bonus Rp5,4 Triliun untuk Karyawan
 
Ketika klien datang dengan berita kenaikan gaji, Roberge meminta mereka untuk membuat daftar berapa banyak uang yang dihabiskan setiap bulan dan untuk apa. Selanjutnya, dia memberi tahu klien tersebut untuk membandingkan pendapatan baru mereka (setelah memperhitungkan berapa banyak yang akan diambil dalam pajak dan biaya tunjangan tempat kerja) dengan jumlah pengeluaran bulanan itu. Jumlah yang tersisa biasanya merupakan surplus besar.
&quot;Kemudian mereka melihat itu dan mereka berkata, 'Wow, itu hebat. Apa yang harus saya lakukan dengan itu?' Dan itulah pertanyaan yang membuat saya bersemangat karena kemudian saya berkata, 'Ada kebebasan di sana&amp;rsquo;,&quot; kata Roberge.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan gambaran ini sebagai panduan, orang akan lebih cenderung  membuat keputusan penganggaran secara sadar, daripada mengambil  keputusan yang impulsif.
&quot;Mereka memiliki kemampuan untuk mengembangkan hidup mereka dalam  beberapa cara sekarang. Membelanjakan lebih banyak untuk sesuatu yang  benar-benar mereka sukai atau mudah-mudahan menabung lebih banyak uang  untuk sesuatu di masa mendatang guna memberi mereka kebebasan yang sama  nanti,&quot; katanya.
Menurut Roberge, sering kali klien akan menyadari bahwa mereka merasa  nyaman dengan tingkat pengeluaran yang apa adanya. Kemudian, menabung  atau menginvestasikan penghasilan tambahan mereka tidak terasa seperti  pengorbanan.</content:encoded></item></channel></rss>
