<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Harap BPOM Beri Lampu Hijau Vaksinasi Covid-19</title><description>Airlangga Hartarto berharap izin vaksin covid-19 segera diterbitkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327656/menko-airlangga-harap-bpom-beri-lampu-hijau-vaksinasi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327656/menko-airlangga-harap-bpom-beri-lampu-hijau-vaksinasi-covid-19"/><item><title>Menko Airlangga Harap BPOM Beri Lampu Hijau Vaksinasi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327656/menko-airlangga-harap-bpom-beri-lampu-hijau-vaksinasi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327656/menko-airlangga-harap-bpom-beri-lampu-hijau-vaksinasi-covid-19</guid><pubDate>Senin 14 Desember 2020 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/14/320/2327656/menko-airlangga-harap-bpom-beri-lampu-hijau-vaksinasi-covid-19-HYSHaZ5EFO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/14/320/2327656/menko-airlangga-harap-bpom-beri-lampu-hijau-vaksinasi-covid-19-HYSHaZ5EFO.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap izin vaksin covid-19 segera diterbitkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dia mengatakan pemerintah masih menunggu emergency use authorization (EUA) dari BPOM.
Khususnya terhadap 1,2 juta vaksin Sinovac yang sudah datang ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Sinovac Datang, Pengusaha: Mulai Ada Harapan
 
&quot;Pelaksanaan program ini kita dorong untuk membangkitkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat. Tidak hanya untuk melakukan konsumsi, juga berkegiatan sehari-hari,&quot; ujar Airlangga dalam video virtual, Senin (14/12/2020).
Lanjutnya, BPOM sedang menunggu beberapa data dari Sinovac dan hasil uji klinis di Bandung untuk mengeluarkan EUA. Bahkan, lembaga ini juga tengah menantikan clinical trial dari Brasil yang direncanakan rampung pada Selasa (15/12/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Vaksinasi Covid-19 100 Juta Orang Butuh Waktu
 
Dengan data-data tersebut, Airlangga berharap, BPOM dapat mengeluarkan EUA berbasiskan scientific.
&quot;Kita harap, ini (EUA, red) dapat segera diterbitkan oleh BPOM,&quot; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMy8xLzEyNTk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menambahkan keberadaan 1,2 juta dosis vaksin corona itu  diharapkan mampu menahan penyebaran kasus pandemi sekaligus mendorong  momentum pemulihan ekonomi.
&amp;ldquo;Indonesia terus mendorong momentum pemulihan ekonomi dengan menjaga  keseimbangan antara penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi,&amp;rdquo;  jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap izin vaksin covid-19 segera diterbitkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dia mengatakan pemerintah masih menunggu emergency use authorization (EUA) dari BPOM.
Khususnya terhadap 1,2 juta vaksin Sinovac yang sudah datang ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Sinovac Datang, Pengusaha: Mulai Ada Harapan
 
&quot;Pelaksanaan program ini kita dorong untuk membangkitkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat. Tidak hanya untuk melakukan konsumsi, juga berkegiatan sehari-hari,&quot; ujar Airlangga dalam video virtual, Senin (14/12/2020).
Lanjutnya, BPOM sedang menunggu beberapa data dari Sinovac dan hasil uji klinis di Bandung untuk mengeluarkan EUA. Bahkan, lembaga ini juga tengah menantikan clinical trial dari Brasil yang direncanakan rampung pada Selasa (15/12/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Vaksinasi Covid-19 100 Juta Orang Butuh Waktu
 
Dengan data-data tersebut, Airlangga berharap, BPOM dapat mengeluarkan EUA berbasiskan scientific.
&quot;Kita harap, ini (EUA, red) dapat segera diterbitkan oleh BPOM,&quot; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMy8xLzEyNTk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menambahkan keberadaan 1,2 juta dosis vaksin corona itu  diharapkan mampu menahan penyebaran kasus pandemi sekaligus mendorong  momentum pemulihan ekonomi.
&amp;ldquo;Indonesia terus mendorong momentum pemulihan ekonomi dengan menjaga  keseimbangan antara penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi,&amp;rdquo;  jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
