<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksinasi Covid-19, 440 Ribu Tenaga Medis Siap Ditugaskan</title><description>440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator yang akan bertugas untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di sejumlah daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327663/vaksinasi-covid-19-440-ribu-tenaga-medis-siap-ditugaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327663/vaksinasi-covid-19-440-ribu-tenaga-medis-siap-ditugaskan"/><item><title>Vaksinasi Covid-19, 440 Ribu Tenaga Medis Siap Ditugaskan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327663/vaksinasi-covid-19-440-ribu-tenaga-medis-siap-ditugaskan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/320/2327663/vaksinasi-covid-19-440-ribu-tenaga-medis-siap-ditugaskan</guid><pubDate>Senin 14 Desember 2020 21:34 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/14/320/2327663/vaksinasi-covid-19-440-ribu-tenaga-medis-siap-ditugaskan-KgQFgr1pdN.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/14/320/2327663/vaksinasi-covid-19-440-ribu-tenaga-medis-siap-ditugaskan-KgQFgr1pdN.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Persiapan vaksinasi covid-19 terus dimatangkan. Tercatat, ada 440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator yang akan bertugas untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di sejumlah daerah.
Persiapan tersebut berjalan beriringan dengan persiapan penyediaan vaksin Covid-19 dengan melewati tahapan-tahapan pengujian klinik, hingga dikeluarkannya izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) nanti.
Baca Juga: Menko Airlangga Harap BPOM Beri Lampu Hijau Vaksinasi Covid-19
 
&quot;Kesiapan tenaga kesehatan juga terus dilakukan. 440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator terus mempersiapkan diri untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hingga ke seluruh daerah,&quot; ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, ujar Oscar Primadi, Senin (14/12/2020).
Oscar mencatat, hingga 5 Desember 2020 sudah dilakukan pelatihan sebanyak 12.408 tenaga media yang nantinya ditugaskan untuk mengawal proses vaksinasi nanti. Jumlah itu akan disebarkan di untuk 21 provinsi. Sementara workshop penyiapan bagi tenaga vaksinator ini telah dilangsungkan untuk 29.635 orang dari 34 provinsi.
Baca Juga: Pemprov DKI Tunggu Arahan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19
 
&quot;Artinya, semuanya berjalan sesuai dengan rencana kita dan Insya Allah kesiapan-kesiapan itu kita jaga dari sisi jumlah, proporsional dari semua provinsi akan tercakup,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain proses pemberian vaksinasi, upaya mengedukasi masyarakat sebelum program vaksinasi tetap berjalan. Di mana, upaya edukasi juga dilakukan hingga ke daerah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMy8xLzEyNTk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kita menginginkan bahwa masyarakat itu paham tentang pentingnya  vaksinasi ini. Pemahaman kita tentang kehalalan juga sudah kita upayakan  dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal yang ketiga adalah,  efektivitas vaksin tersebut juga harus dikomunikasikan dengan benar.  Namun, yang tidak boleh ditinggalkan adalah mengkomunikasikan kepada  masyarakat agar mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik,  itu adalah cara paling ampuh untuk melindungi masyarakat,&quot; ujar Oscar.
Pemerintah juga menyebut, upaya melakukan vaksinasi secara bertahap,  bukan tanpa tantangan. &amp;ldquo;Indonesia ini besar sekali, dari sisi  keterjangkauankita masih menemukan kendalageografis sebagai persoalan,  sehingga tenaga kesehatandan vaksinator kita kadang-kadang mempunyai  sebuah usahayang luar biasa untuk menjangkau daerah ini,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Persiapan vaksinasi covid-19 terus dimatangkan. Tercatat, ada 440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator yang akan bertugas untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di sejumlah daerah.
Persiapan tersebut berjalan beriringan dengan persiapan penyediaan vaksin Covid-19 dengan melewati tahapan-tahapan pengujian klinik, hingga dikeluarkannya izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) nanti.
Baca Juga: Menko Airlangga Harap BPOM Beri Lampu Hijau Vaksinasi Covid-19
 
&quot;Kesiapan tenaga kesehatan juga terus dilakukan. 440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator terus mempersiapkan diri untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hingga ke seluruh daerah,&quot; ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, ujar Oscar Primadi, Senin (14/12/2020).
Oscar mencatat, hingga 5 Desember 2020 sudah dilakukan pelatihan sebanyak 12.408 tenaga media yang nantinya ditugaskan untuk mengawal proses vaksinasi nanti. Jumlah itu akan disebarkan di untuk 21 provinsi. Sementara workshop penyiapan bagi tenaga vaksinator ini telah dilangsungkan untuk 29.635 orang dari 34 provinsi.
Baca Juga: Pemprov DKI Tunggu Arahan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19
 
&quot;Artinya, semuanya berjalan sesuai dengan rencana kita dan Insya Allah kesiapan-kesiapan itu kita jaga dari sisi jumlah, proporsional dari semua provinsi akan tercakup,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain proses pemberian vaksinasi, upaya mengedukasi masyarakat sebelum program vaksinasi tetap berjalan. Di mana, upaya edukasi juga dilakukan hingga ke daerah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMy8xLzEyNTk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kita menginginkan bahwa masyarakat itu paham tentang pentingnya  vaksinasi ini. Pemahaman kita tentang kehalalan juga sudah kita upayakan  dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal yang ketiga adalah,  efektivitas vaksin tersebut juga harus dikomunikasikan dengan benar.  Namun, yang tidak boleh ditinggalkan adalah mengkomunikasikan kepada  masyarakat agar mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik,  itu adalah cara paling ampuh untuk melindungi masyarakat,&quot; ujar Oscar.
Pemerintah juga menyebut, upaya melakukan vaksinasi secara bertahap,  bukan tanpa tantangan. &amp;ldquo;Indonesia ini besar sekali, dari sisi  keterjangkauankita masih menemukan kendalageografis sebagai persoalan,  sehingga tenaga kesehatandan vaksinator kita kadang-kadang mempunyai  sebuah usahayang luar biasa untuk menjangkau daerah ini,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
