<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dear Korban PHK, Ada Tips saat Wawancara Kerja Nih</title><description>PHK massal terjadi di beberapa sektor bisnis selama pandemi covid-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/622/2327244/dear-korban-phk-ada-tips-saat-wawancara-kerja-nih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/622/2327244/dear-korban-phk-ada-tips-saat-wawancara-kerja-nih"/><item><title>Dear Korban PHK, Ada Tips saat Wawancara Kerja Nih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/622/2327244/dear-korban-phk-ada-tips-saat-wawancara-kerja-nih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/14/622/2327244/dear-korban-phk-ada-tips-saat-wawancara-kerja-nih</guid><pubDate>Senin 14 Desember 2020 22:09 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/14/622/2327244/dear-korban-phk-ada-tips-saat-wawancara-kerja-nih-mmSneS4Ez1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wawancara Kerja (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/14/622/2327244/dear-korban-phk-ada-tips-saat-wawancara-kerja-nih-mmSneS4Ez1.jpg</image><title>Wawancara Kerja (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PHK massal terjadi di beberapa sektor bisnis selama pandemi covid-19. Situasi ekonomi akibat pandemi Covid-19 menjadi tidak stabil, menyebabkan banyak perusahaan mem-PHK karyawannya. Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK merupakan sebuah kondisi berhenti kerja secara terpaksa yang bisa terjadi sewaktu- waktu.
Tentunya PHK menjadi hal buruk bagi karyawan. Hal ini pun berdampak pada lonjakan pencari kerja. Namun, jangan patah semangat karena hidup harus tetap berjalan. Cobalah untuk mendaftar di perusahaan lain.
Baca Juga: Hong Kong Airlines Akan PHK 250 Karyawan
 
Pada saat diwawancara, penanya akan mengajukan pertanyaan berapa lama tidak bekerja. Jika sebelumnya sudah pernah bekerja, mengapa melamar di perusahaan baru. Bersiaplah untuk menjelaskan secara terbuka keadaan di perusahaan sebelumnya. Apa yang menyebabkan terjadinya PHK.
Melansir The Balance Careers, Senin (14/12/2020) ada beberapa tips untuk kembali menghadapi wawancara kerja setelah terkena PHK. Berikut strateginya.
Baca Juga: Pengusaha Mal Rugi hingga PHK Massal, Begini Faktanya
 
Jelaskan Singkat Mengapa di PHK
 
Beri penjelasan singkat mengapa bisa di PHK perusahaan sebelumnya. Satu atau dua kalimat cukup. Pastikan mempertahankan nada netral atau positif saat mendeskripsikan perusahaan sebelumnya.
Hindari komentar meremehkan tentang mantan perusahaan, atau atasan. Jelaskan secara jujur dan jangan mengada ngada. Karena perusahaan mungkin memutuskan untuk menanyakan kepada mantan atasan di perusahaan sebelumnya tentang keadaan di balik PHK.
Tunjukkan Point Plus
 
Buatlah daftar pencapaian dan prestasi, terutama yang berdampak pada keuntungan perusahaan tempat melamar. Jelaskan kinerja apa yang telah dilakukan di perusahaan sebelumnya.
Tekankan pada keterampilan, kualitas, dan pengetahuan yang dimiliki untuk pencapaian hasil kerja tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNy8xMy81NS85OTYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Isi Gap dengan Hal Positif
 
Lakukan hal bermanfaat selama mengisi masa luang. Seperti mengikuti seminar online, freelance, atau kerja part time.
Jika sudah pernah di PHK sebelumnya, sebutkan langkah apa saja yang telah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut atau meningkatkan keterampilan terkait dengan kebutuhan perusahaan.
 
Dapatkan Referensi
Dapatkan referensi pekerjaan sebanyak mungkin dari mantan supervisor, mantan rekan kerja, pelanggan, dan mantan kolega.
Berikan pewawancara akses mudah ke rekomendasi ini melalui profil LinkedIn atau portofolio.Tunjukkan Hasil Kerja di Perusahaan Sebelumnya
 
Buat portofolio dan cantumkan pekerjaan sebelumnya, termasuk  pekerjaan tempat diberhentikan. Sertakan hasil pekerjaan yang pernah  dilakukan. Namun, berhati-hati untuk tidak membocorkan informasi  kepemilikan apa pun tentang perusahaan sebelumnya.
Perusahaan cenderung percaya bahwa pelamar memiliki keterampilan dan  pengetahuan yang tepat untuk pekerjaan mereka, jika dapat melihat bukti  hasil kerja yang baik.
 
Yakinkan Pewawancara
Jika ada petunjuk bahwa alasan di-PHK karena minimnya kinerja akibat  pengetahuan, atau keterampilan, yakinkan pewawancara bahwa skill dan  kemampuan lebih cocok untuk perusahaan ini.
Tekankan keterampilan dan pengetahuan yang memungkinkan tampil di  tingkat yang lebih tinggi. Misalnya, &quot;Saya yakin pekerjaan ini sangat  cocok karena akan memanfaatkan keterampilan jurnalistik dan bercerita  yang telah saya asah sebagai reporter. Posisi saya sebelumnya jauh lebih  fokus pada perencanaan acara dan pengelolaan dana.&amp;rdquo;
 
Gunakan Koneksi
Orang dalam saat ini sangat berpengaruh di dunia kerja. Carilah  kenalan dari perusahaan tempat melamar. Selain untuk koneksi bisa juga  bertukar pikiran dan berkonsultasi terkait perusahaan.
Jika membuat kesan positif, orang dalam mungkin akan memberikan  insight positif. Hal ini membuka peluang lebih besar untuk diterima.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PHK massal terjadi di beberapa sektor bisnis selama pandemi covid-19. Situasi ekonomi akibat pandemi Covid-19 menjadi tidak stabil, menyebabkan banyak perusahaan mem-PHK karyawannya. Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK merupakan sebuah kondisi berhenti kerja secara terpaksa yang bisa terjadi sewaktu- waktu.
Tentunya PHK menjadi hal buruk bagi karyawan. Hal ini pun berdampak pada lonjakan pencari kerja. Namun, jangan patah semangat karena hidup harus tetap berjalan. Cobalah untuk mendaftar di perusahaan lain.
Baca Juga: Hong Kong Airlines Akan PHK 250 Karyawan
 
Pada saat diwawancara, penanya akan mengajukan pertanyaan berapa lama tidak bekerja. Jika sebelumnya sudah pernah bekerja, mengapa melamar di perusahaan baru. Bersiaplah untuk menjelaskan secara terbuka keadaan di perusahaan sebelumnya. Apa yang menyebabkan terjadinya PHK.
Melansir The Balance Careers, Senin (14/12/2020) ada beberapa tips untuk kembali menghadapi wawancara kerja setelah terkena PHK. Berikut strateginya.
Baca Juga: Pengusaha Mal Rugi hingga PHK Massal, Begini Faktanya
 
Jelaskan Singkat Mengapa di PHK
 
Beri penjelasan singkat mengapa bisa di PHK perusahaan sebelumnya. Satu atau dua kalimat cukup. Pastikan mempertahankan nada netral atau positif saat mendeskripsikan perusahaan sebelumnya.
Hindari komentar meremehkan tentang mantan perusahaan, atau atasan. Jelaskan secara jujur dan jangan mengada ngada. Karena perusahaan mungkin memutuskan untuk menanyakan kepada mantan atasan di perusahaan sebelumnya tentang keadaan di balik PHK.
Tunjukkan Point Plus
 
Buatlah daftar pencapaian dan prestasi, terutama yang berdampak pada keuntungan perusahaan tempat melamar. Jelaskan kinerja apa yang telah dilakukan di perusahaan sebelumnya.
Tekankan pada keterampilan, kualitas, dan pengetahuan yang dimiliki untuk pencapaian hasil kerja tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNy8xMy81NS85OTYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Isi Gap dengan Hal Positif
 
Lakukan hal bermanfaat selama mengisi masa luang. Seperti mengikuti seminar online, freelance, atau kerja part time.
Jika sudah pernah di PHK sebelumnya, sebutkan langkah apa saja yang telah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut atau meningkatkan keterampilan terkait dengan kebutuhan perusahaan.
 
Dapatkan Referensi
Dapatkan referensi pekerjaan sebanyak mungkin dari mantan supervisor, mantan rekan kerja, pelanggan, dan mantan kolega.
Berikan pewawancara akses mudah ke rekomendasi ini melalui profil LinkedIn atau portofolio.Tunjukkan Hasil Kerja di Perusahaan Sebelumnya
 
Buat portofolio dan cantumkan pekerjaan sebelumnya, termasuk  pekerjaan tempat diberhentikan. Sertakan hasil pekerjaan yang pernah  dilakukan. Namun, berhati-hati untuk tidak membocorkan informasi  kepemilikan apa pun tentang perusahaan sebelumnya.
Perusahaan cenderung percaya bahwa pelamar memiliki keterampilan dan  pengetahuan yang tepat untuk pekerjaan mereka, jika dapat melihat bukti  hasil kerja yang baik.
 
Yakinkan Pewawancara
Jika ada petunjuk bahwa alasan di-PHK karena minimnya kinerja akibat  pengetahuan, atau keterampilan, yakinkan pewawancara bahwa skill dan  kemampuan lebih cocok untuk perusahaan ini.
Tekankan keterampilan dan pengetahuan yang memungkinkan tampil di  tingkat yang lebih tinggi. Misalnya, &quot;Saya yakin pekerjaan ini sangat  cocok karena akan memanfaatkan keterampilan jurnalistik dan bercerita  yang telah saya asah sebagai reporter. Posisi saya sebelumnya jauh lebih  fokus pada perencanaan acara dan pengelolaan dana.&amp;rdquo;
 
Gunakan Koneksi
Orang dalam saat ini sangat berpengaruh di dunia kerja. Carilah  kenalan dari perusahaan tempat melamar. Selain untuk koneksi bisa juga  bertukar pikiran dan berkonsultasi terkait perusahaan.
Jika membuat kesan positif, orang dalam mungkin akan memberikan  insight positif. Hal ini membuka peluang lebih besar untuk diterima.</content:encoded></item></channel></rss>
