<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      IHSG Bisa Ngeri-Ngeri Sedap di Akhir Tahun   </title><description>IHSG pada akhir tahun nampaknya diprediksi bergerak fluktuatif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/278/2328209/ihsg-bisa-ngeri-ngeri-sedap-di-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/278/2328209/ihsg-bisa-ngeri-ngeri-sedap-di-akhir-tahun"/><item><title>      IHSG Bisa Ngeri-Ngeri Sedap di Akhir Tahun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/278/2328209/ihsg-bisa-ngeri-ngeri-sedap-di-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/278/2328209/ihsg-bisa-ngeri-ngeri-sedap-di-akhir-tahun</guid><pubDate>Selasa 15 Desember 2020 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/15/278/2328209/ihsg-bisa-ngeri-ngeri-sedap-di-akhir-tahun-kMr0q9gPCr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/15/278/2328209/ihsg-bisa-ngeri-ngeri-sedap-di-akhir-tahun-kMr0q9gPCr.jpg</image><title>IHSG (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham (IHSG) pada akhir tahun nampaknya diprediksi bergerak fluktuatif.

Analisis PT Henan Putihrai Liza C Suryanata mengatakan, pergerakan IHSG akhir tahun masih akan tarik ulur pada sisi negatif dan positif.


&quot;Dalam beberapa terakhir ini ngeri-ngeri sedap. Karena dari beberapa ke depan. Ini masih ada tarik ulurnya karena ada positif dan negatif,&quot; kata Liza dalam IDX Market secara virtual, Selasa (15/12/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp; IHSG Tak Lari Kencang, Investor Masih Galau
Kata dia, IHSG ditutup berada di zona merah. IHSG ditutup turun tipis 2,39 poin atau 0,04% ke 6.010,13 atau 6.010 masih wajar. Adapun, IHSG akan seperti tarik tambang dalam perdagangan kedepan


&quot;Saya rasa ini masih seperti tarik tambang apakah kita harus pull back dulu karena kenaikan sudah tajam,&quot; bebernya.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan, Selasa (15/12/2020), terdapat 210 saham menguat, 298 saham melemah dan 170 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,82 triliun dari 13,74 miliar lembar saham yang diperdagangkan.


Indeks LQ45 naik 5,5 poin atau 0,59% ke 946,73, indeks JII naik 2,9 poin atau 0,45% ke 641,84, indeks IDX30 naik 3,3 poin atau 0,65% ke 512,75 dan indeks MNC36 naik 0,8 poin atau 0,24% ke 327,93.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) naik Rp275 atau 4,8% ke Rp5.950, saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) naik Rp250 atau 7,7% ke Rp3.500, dan saham Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp250 atau 2,1% ke Rp12.250.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham (IHSG) pada akhir tahun nampaknya diprediksi bergerak fluktuatif.

Analisis PT Henan Putihrai Liza C Suryanata mengatakan, pergerakan IHSG akhir tahun masih akan tarik ulur pada sisi negatif dan positif.


&quot;Dalam beberapa terakhir ini ngeri-ngeri sedap. Karena dari beberapa ke depan. Ini masih ada tarik ulurnya karena ada positif dan negatif,&quot; kata Liza dalam IDX Market secara virtual, Selasa (15/12/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp; IHSG Tak Lari Kencang, Investor Masih Galau
Kata dia, IHSG ditutup berada di zona merah. IHSG ditutup turun tipis 2,39 poin atau 0,04% ke 6.010,13 atau 6.010 masih wajar. Adapun, IHSG akan seperti tarik tambang dalam perdagangan kedepan


&quot;Saya rasa ini masih seperti tarik tambang apakah kita harus pull back dulu karena kenaikan sudah tajam,&quot; bebernya.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan, Selasa (15/12/2020), terdapat 210 saham menguat, 298 saham melemah dan 170 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,82 triliun dari 13,74 miliar lembar saham yang diperdagangkan.


Indeks LQ45 naik 5,5 poin atau 0,59% ke 946,73, indeks JII naik 2,9 poin atau 0,45% ke 641,84, indeks IDX30 naik 3,3 poin atau 0,65% ke 512,75 dan indeks MNC36 naik 0,8 poin atau 0,24% ke 327,93.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) naik Rp275 atau 4,8% ke Rp5.950, saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) naik Rp250 atau 7,7% ke Rp3.500, dan saham Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp250 atau 2,1% ke Rp12.250.
</content:encoded></item></channel></rss>
