<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Boikot JNE, Hotman Paris Pasang Badan</title><description>Tanda pagar boikot JNE sempat menjadi trending topik di Twitter akihir pekan kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/320/2328208/heboh-boikot-jne-hotman-paris-pasang-badan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/320/2328208/heboh-boikot-jne-hotman-paris-pasang-badan"/><item><title>Heboh Boikot JNE, Hotman Paris Pasang Badan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/320/2328208/heboh-boikot-jne-hotman-paris-pasang-badan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/15/320/2328208/heboh-boikot-jne-hotman-paris-pasang-badan</guid><pubDate>Selasa 15 Desember 2020 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Djairan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/15/320/2328208/heboh-boikot-jne-hotman-paris-pasang-badan-4sd1t6By1H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hotman Paris (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/15/320/2328208/heboh-boikot-jne-hotman-paris-pasang-badan-4sd1t6By1H.jpg</image><title>Hotman Paris (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tanda pagar boikot JNE sempat menjadi trending topik di Twitter akihir pekan kemarin. Netizen ramai-ramai menyerukan gerakan untuk berhenti menggunakan jasa JNE.
Seperti diketahui, seruan tersebut bermula dari postingan ucapan ulang tahun yang ke-30 untuk JNE dari Sekjen HRS Center, Ustadz Haikal Hassan Baras.
Baca Juga: Tanggapan JNE soal Tagar Boikot di Twitter
 
Hal tersebut berbuntut panjang, hingga muncul dugaan bahwa JNE berafiliasi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu. Untuk menjawab tudingan itu, JNE akan didampingi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Hotman Paris melalui akun Instagram miliknya.
Baca Juga: Boikot JNE Ramai di Twitter, Apa Penyebabnya?
 
&amp;ldquo;PT TIKI JALUR NUGRAHA EKA KURIR (&quot;JNE&quot;), dengan didampingi oleh Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum dan Tim Pengacara mengundang Rekan-Rekan Wartawan/Media untuk menghadiri Konferensi Pers pada Rabu, 16 Desember 2020, Jam 14.00 WIB,&amp;rdquo; ujar Hotman melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, dikutip Selasa (15/12/2020).
Hotman menyebut, topik dalam agenda konferensi pers yang akan digelar Rabu esok hari yaitu perihal hak jawab JNE atas pemberitaan afiliasi dengan ormas tertentu.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMC8xLzEyNDMzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, menanggapi hebohnya tagar Boikot JNE, Head of Media  Relations Dept JNE Hendrianida Primanti telah memberikan beberapa  pernyataan beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, JNE mempunyai nilai-nilai spiritual seperti  kebiasaan memberi, menyantuni dan menyayangi kepada anak yatim, fakir  miskin, dan kaum dhuafa lainnya.
&quot;JNE menerima ucapan selamat ulang tahun dari pihak manapun dan  merupakan sepenuhnya ucapan dari tokoh publik kepada perusahaan kami,  sehingga tagline &amp;lsquo;Bahagia Bersama&amp;rsquo; dapat bermakna mengantarkan  kebahagiaan ke seluruh Indonesia dan memberikan manfaat terhadap bangsa  maupun negara,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi MNC Media, Minggu (13/12/2020).</description><content:encoded>JAKARTA - Tanda pagar boikot JNE sempat menjadi trending topik di Twitter akihir pekan kemarin. Netizen ramai-ramai menyerukan gerakan untuk berhenti menggunakan jasa JNE.
Seperti diketahui, seruan tersebut bermula dari postingan ucapan ulang tahun yang ke-30 untuk JNE dari Sekjen HRS Center, Ustadz Haikal Hassan Baras.
Baca Juga: Tanggapan JNE soal Tagar Boikot di Twitter
 
Hal tersebut berbuntut panjang, hingga muncul dugaan bahwa JNE berafiliasi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu. Untuk menjawab tudingan itu, JNE akan didampingi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Hotman Paris melalui akun Instagram miliknya.
Baca Juga: Boikot JNE Ramai di Twitter, Apa Penyebabnya?
 
&amp;ldquo;PT TIKI JALUR NUGRAHA EKA KURIR (&quot;JNE&quot;), dengan didampingi oleh Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum dan Tim Pengacara mengundang Rekan-Rekan Wartawan/Media untuk menghadiri Konferensi Pers pada Rabu, 16 Desember 2020, Jam 14.00 WIB,&amp;rdquo; ujar Hotman melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, dikutip Selasa (15/12/2020).
Hotman menyebut, topik dalam agenda konferensi pers yang akan digelar Rabu esok hari yaitu perihal hak jawab JNE atas pemberitaan afiliasi dengan ormas tertentu.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMC8xLzEyNDMzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, menanggapi hebohnya tagar Boikot JNE, Head of Media  Relations Dept JNE Hendrianida Primanti telah memberikan beberapa  pernyataan beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, JNE mempunyai nilai-nilai spiritual seperti  kebiasaan memberi, menyantuni dan menyayangi kepada anak yatim, fakir  miskin, dan kaum dhuafa lainnya.
&quot;JNE menerima ucapan selamat ulang tahun dari pihak manapun dan  merupakan sepenuhnya ucapan dari tokoh publik kepada perusahaan kami,  sehingga tagline &amp;lsquo;Bahagia Bersama&amp;rsquo; dapat bermakna mengantarkan  kebahagiaan ke seluruh Indonesia dan memberikan manfaat terhadap bangsa  maupun negara,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi MNC Media, Minggu (13/12/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
