<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Covid-19 Baru Rp481,6 Triliun, Belum Habis-Habis Nih</title><description>Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa lebih dari separuh anggaran PEN sudah direalisasikan hingga pertengahan Desember ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328674/anggaran-covid-19-baru-rp481-6-triliun-belum-habis-habis-nih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328674/anggaran-covid-19-baru-rp481-6-triliun-belum-habis-habis-nih"/><item><title>Anggaran Covid-19 Baru Rp481,6 Triliun, Belum Habis-Habis Nih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328674/anggaran-covid-19-baru-rp481-6-triliun-belum-habis-habis-nih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328674/anggaran-covid-19-baru-rp481-6-triliun-belum-habis-habis-nih</guid><pubDate>Rabu 16 Desember 2020 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/16/320/2328674/anggaran-covid-19-baru-rp481-6-triliun-belum-habis-habis-nih-oImt3pEaSV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/16/320/2328674/anggaran-covid-19-baru-rp481-6-triliun-belum-habis-habis-nih-oImt3pEaSV.jpg</image><title>Rupiah (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional  (PEN) yang juga Wakil Menteri (Wamen)  BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa lebih dari separuh anggaran PEN sudah direalisasikan hingga pertengahan Desember ini. Dimana realisasi program PEN telah mencapai  69,3% dari total anggaran Rp.695,2  triliun.

&amp;ldquo;Perlu kami sampaikan disini realisasi program  PEN sampai 14 Desember 2020 sudah mencapai Rp. 481,61 triliun atau sekitar 69,3% dari total anggaran sebesar Rp. 695 triliun,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Rabu (16/12/2020).
 
Baca juga: Jokowi Ajak BI Berbagai Beban untuk Urusan Bangsa
Dari bahan paparannya realisasi di bidang kesehatan telah mencapai 48,54% atau Rp.46,68 triliun dari total pagu Rp.96,17 triliun. Lalu di bidang perlindungan sosial realisasinya sudah mencapai 94,15% atau Rp. 217,16 triliun dari total pagu Rp. 230,66 triliun.

Kemudian di kementerian/lembaga dan pemda realisasi anggaran mencapai 78,75% atau Rp.55,68 triliun dari total pagu Rp.70,70 triliun. Sementara untuk insentif usaha realisasinya sudah mencapai 39,54% atau Rp.46,69 triliun dari total pagu Rp.120,61 triliun.
 
Baca juga: Anggaran Kesehatan Bakal Dialihkan untuk Beli Vaksin Covid-19 
Selanjutnya di sektor UMKM realisasinya sudah mencapai 91,73 % atau Rp.106,25 triliun dari total pagu 115,82 triliun. Terakhir pembiayaan korporasi realisasinya 13,31% atau Rp.8,15 triliun dari total pagi Rp.61,22 triliun.Budi juga menyampaikan bahwa di kuartal ke-IV target penyaluran  melebihi target. Dia menyebut sebelumnya target penyaluran minimal  adalah Rp. 100 triliun

&amp;ldquo;Sampai saat ini sudah berhasil menyalurkan Rp.163 triliun. Dan masih  ada sisa waktu dua minggu  lagi, mudah-mudahan kami bisa lebih cepat  lagi menyalurkan sisanya. Sehingga sedekat mungkin targetnya di awal,&amp;rdquo;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional  (PEN) yang juga Wakil Menteri (Wamen)  BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa lebih dari separuh anggaran PEN sudah direalisasikan hingga pertengahan Desember ini. Dimana realisasi program PEN telah mencapai  69,3% dari total anggaran Rp.695,2  triliun.

&amp;ldquo;Perlu kami sampaikan disini realisasi program  PEN sampai 14 Desember 2020 sudah mencapai Rp. 481,61 triliun atau sekitar 69,3% dari total anggaran sebesar Rp. 695 triliun,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Rabu (16/12/2020).
 
Baca juga: Jokowi Ajak BI Berbagai Beban untuk Urusan Bangsa
Dari bahan paparannya realisasi di bidang kesehatan telah mencapai 48,54% atau Rp.46,68 triliun dari total pagu Rp.96,17 triliun. Lalu di bidang perlindungan sosial realisasinya sudah mencapai 94,15% atau Rp. 217,16 triliun dari total pagu Rp. 230,66 triliun.

Kemudian di kementerian/lembaga dan pemda realisasi anggaran mencapai 78,75% atau Rp.55,68 triliun dari total pagu Rp.70,70 triliun. Sementara untuk insentif usaha realisasinya sudah mencapai 39,54% atau Rp.46,69 triliun dari total pagu Rp.120,61 triliun.
 
Baca juga: Anggaran Kesehatan Bakal Dialihkan untuk Beli Vaksin Covid-19 
Selanjutnya di sektor UMKM realisasinya sudah mencapai 91,73 % atau Rp.106,25 triliun dari total pagu 115,82 triliun. Terakhir pembiayaan korporasi realisasinya 13,31% atau Rp.8,15 triliun dari total pagi Rp.61,22 triliun.Budi juga menyampaikan bahwa di kuartal ke-IV target penyaluran  melebihi target. Dia menyebut sebelumnya target penyaluran minimal  adalah Rp. 100 triliun

&amp;ldquo;Sampai saat ini sudah berhasil menyalurkan Rp.163 triliun. Dan masih  ada sisa waktu dua minggu  lagi, mudah-mudahan kami bisa lebih cepat  lagi menyalurkan sisanya. Sehingga sedekat mungkin targetnya di awal,&amp;rdquo;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
