<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Masa Kritis Ekonomi Sudah Lewat</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini kondisi ekonomi Indonesia mulai membaik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328876/sri-mulyani-masa-kritis-ekonomi-sudah-lewat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328876/sri-mulyani-masa-kritis-ekonomi-sudah-lewat"/><item><title>Sri Mulyani: Masa Kritis Ekonomi Sudah Lewat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328876/sri-mulyani-masa-kritis-ekonomi-sudah-lewat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328876/sri-mulyani-masa-kritis-ekonomi-sudah-lewat</guid><pubDate>Rabu 16 Desember 2020 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/16/320/2328876/sri-mulyani-masa-kritis-ekonomi-sudah-lewat-G2I3Z7bvVS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/16/320/2328876/sri-mulyani-masa-kritis-ekonomi-sudah-lewat-G2I3Z7bvVS.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini kondisi ekonomi Indonesia mulai membaik. Bahkan Sri Mulyani mengklaim bahwa masa kritis ekonomi RI sudah dilalui.
Pemerintah Indonesia mengklaim  ekonomi Indonesia lebih baik dari G-20. Hal itu bisa dilihat dari penurunan perekonomian dan kenaikan defisit Indonesia yang masih moderat.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Masa Krisis
 
Sri Mulyani mengatakan kondisi Indonesia masih lebih baik dibandingkan anggota G20 maupun Asean.
&amp;ldquo;Kalau dari kinerja ekonomi dibandingkan instrumen fiskal yang kita miliki, Indonesia lebih baik. Meski ini tidak membuat kita harus merasa sudah lewat dari masa kritis,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (16/12/2020).
Baca Juga: Luhut: RI Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara Juga Terdampak Covid-19
 
Kata dia, defisit anggaran penerimaan dan belanja negara (APBN) lebih kecil dan kontraksi pertumbuhan yang lebih rendah. Kondisi ini perlu dipelajari dan dipertahankan saat kondisi masih belum pasti.
&amp;ldquo;Kalau ada kebijakan pemulihan ekonomi yang belum disempurnakan harus disempurnakan. Sambil Covid-19 terus dijaga dari sisi pencegahan dari penyebarannya,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia pun mendorong sektor yang akan diarahkan pada percepatan  pemulihan ekonomi tahun depan adalah sektor konsumsi masyarakat,  investasi, ekspor.
&quot;Kita juga melihat konsumsi masyarakat, investasi, ekspor sudah mulai  menunjukkan adanya tanda pembalikan, fokus dari pemerintah tentu adalah  agar tren ini bisa terakselerasi dan bisa terus dipertahankan,&quot;  tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini kondisi ekonomi Indonesia mulai membaik. Bahkan Sri Mulyani mengklaim bahwa masa kritis ekonomi RI sudah dilalui.
Pemerintah Indonesia mengklaim  ekonomi Indonesia lebih baik dari G-20. Hal itu bisa dilihat dari penurunan perekonomian dan kenaikan defisit Indonesia yang masih moderat.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Masa Krisis
 
Sri Mulyani mengatakan kondisi Indonesia masih lebih baik dibandingkan anggota G20 maupun Asean.
&amp;ldquo;Kalau dari kinerja ekonomi dibandingkan instrumen fiskal yang kita miliki, Indonesia lebih baik. Meski ini tidak membuat kita harus merasa sudah lewat dari masa kritis,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (16/12/2020).
Baca Juga: Luhut: RI Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara Juga Terdampak Covid-19
 
Kata dia, defisit anggaran penerimaan dan belanja negara (APBN) lebih kecil dan kontraksi pertumbuhan yang lebih rendah. Kondisi ini perlu dipelajari dan dipertahankan saat kondisi masih belum pasti.
&amp;ldquo;Kalau ada kebijakan pemulihan ekonomi yang belum disempurnakan harus disempurnakan. Sambil Covid-19 terus dijaga dari sisi pencegahan dari penyebarannya,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia pun mendorong sektor yang akan diarahkan pada percepatan  pemulihan ekonomi tahun depan adalah sektor konsumsi masyarakat,  investasi, ekspor.
&quot;Kita juga melihat konsumsi masyarakat, investasi, ekspor sudah mulai  menunjukkan adanya tanda pembalikan, fokus dari pemerintah tentu adalah  agar tren ini bisa terakselerasi dan bisa terus dipertahankan,&quot;  tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
