<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinergi Maskapai-Pengusaha Hotel, Menparekraf: Pariwisata Pulih Kembali</title><description>Maskapai AirAsia Indonesia dan PHRI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk mensinergikan  promosi dan penjualan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328885/sinergi-maskapai-pengusaha-hotel-menparekraf-pariwisata-pulih-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328885/sinergi-maskapai-pengusaha-hotel-menparekraf-pariwisata-pulih-kembali"/><item><title>Sinergi Maskapai-Pengusaha Hotel, Menparekraf: Pariwisata Pulih Kembali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328885/sinergi-maskapai-pengusaha-hotel-menparekraf-pariwisata-pulih-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/320/2328885/sinergi-maskapai-pengusaha-hotel-menparekraf-pariwisata-pulih-kembali</guid><pubDate>Rabu 16 Desember 2020 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/16/320/2328885/sinergi-maskapai-pengusaha-hotel-menparekraf-pariwisata-pulih-kembali-qHfBsRAnbs.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/16/320/2328885/sinergi-maskapai-pengusaha-hotel-menparekraf-pariwisata-pulih-kembali-qHfBsRAnbs.JPG</image><title>Pesawat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Maskapai AirAsia Indonesia dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk mensinergikan promosi dan penjualan hotel dengan tiket penerbangan. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga, Ketua Umum PHRI Hariyadi BS Sukamdani dan disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Wishnutama Kusubandio.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, dalam situasi pandemi seperti saat ini inovasi dan inisiatif sangat diperlukan. Perlu ada langkah kolaborasi juga antara pihak satu dengan yang lainnya.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Masa Krisis
 
&amp;ldquo;Saya sampaikan ucapan terima kasih dan apreasiasi ke penyelenggaraan acara ini. Tentunya inovasi dan inisiasi semacam ini sangat kami apresiasi agar pariwisata dan transportasi dapat bangkit kembali,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Penandatangan Nota Kesepamahaman secara Virtual, Rabu (16/12/2020).
Menurut Wishnutama, pandemi covid-19 sangat mempengaruhi industri penerbangan dan pariwisata. Oleh karena dua industri ini perlu untuk saling mendukung agar sama-sama bisa tetap berjalan di tengah kesulitan ini.
Baca Juga: Luhut: RI Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara Juga Terdampak Covid-19
&amp;ldquo;Kita tahu dampak covid sangat besar ke sektor aviasi dan pariwisata, termasuk di penerbangan yang  katanya bro and sis. Jadi bro and sis ini harus makin akur, kompak untuk lalui covid kami kemenparekraf pasti dukung,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu,  Ketua Umum PHRI Hariyadi BS Sukamdani mengatakan, kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi PHRI. Apalagi pandemi berkepanjangan sepanjang 2020 menjadi tekanan yang kuat bagi usaha perhotelan dan penerbangan, sehingga upaya ini kami harapkan dapat menjadi start awal pemulihan pariwisata nasional.
&amp;ldquo;Kami dari sektor hotel dan restoran telah siap untuk kembali menerima pelanggan dengan protokol kesehatan juga dengan promosi-promosi menarik dari anggota di banyak daerah di Indonesia,&amp;rdquo; ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine  Sinaga mengatakan, nota kesepahaman ini mengawali proses integrasi  hotel-hotel yang tergabung di dalam PHRI ke dalam platform pemesanan  tiket AirAsia. Hal ini juga membuka peluang penjajakan kerja sama  promosi dan penjualan antara hotel dengan maskapai untuk menyediakan  paket bundling dengan harga menarik.
&amp;ldquo;Kami berterima kasih atas dukungan PHRI dan Kementerian Pariwisata  terhadap inisiatif ini. Kami berharap penjajakan kerja sama antara  AirAsia dan PHRI ke depannya dapat membawa manfaat sebesar-besarnya bagi  pengusaha hotel dan restoran di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.
Nantinya, hotel yang akan bermitra dengan pihaknya akan mendapatkan  akses terhadap inventori tiket dengan harga terbaik. Ini juga  dapat  dikombinasikan dengan inventori kamar hotel yang ada untuk kemudian  ditawarkan menjadi paket bundling dengan promosi harga menarik dengan  nilai penawaran terbaik.
&amp;ldquo;Pemilik hotel dapat mengatur harganya sendiri sehingga nantinya  promosi yang dihasilkan benar-benar akan menguntungkan pelanggan.  Pelanggan masih tetap dapat memesan hotel secara independen di platform  airasia.com tanpa harus memesan tiket, atau menambahkan pemesanan hotel  di pemesanan tiket yang sudah ada,&amp;rdquo; jelasnya.
Veranita menambahkan, dengan penawaran paket hotel dan tiket pesawat,  masyarakat akan lebih mudah menyesuaikan anggaran perjalanannya untuk  belanja lainnya di destinasi seperti oleh-oleh, kuliner, dan aktivitas.  Apalagi maskapai juga akan memberikan  penawaran bagasi gratis 15 kg  untuk penerbangan domestik.
&amp;ldquo;Hal ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat baik yang akan  melakukan perjalanan maupun yang berada di wilayah destinasi. Oleh  karenanya secara tidak langsung kami harapkan kolaborasi ini akan  mendukung ekonomi masyarakat khususnya di wilayah destinasi yang saat  ini masih menantikan pulihnya kunjungan wisata hingga tahun 2021 nanti,&amp;rdquo;  jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Maskapai AirAsia Indonesia dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk mensinergikan promosi dan penjualan hotel dengan tiket penerbangan. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga, Ketua Umum PHRI Hariyadi BS Sukamdani dan disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Wishnutama Kusubandio.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, dalam situasi pandemi seperti saat ini inovasi dan inisiatif sangat diperlukan. Perlu ada langkah kolaborasi juga antara pihak satu dengan yang lainnya.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Masa Krisis
 
&amp;ldquo;Saya sampaikan ucapan terima kasih dan apreasiasi ke penyelenggaraan acara ini. Tentunya inovasi dan inisiasi semacam ini sangat kami apresiasi agar pariwisata dan transportasi dapat bangkit kembali,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Penandatangan Nota Kesepamahaman secara Virtual, Rabu (16/12/2020).
Menurut Wishnutama, pandemi covid-19 sangat mempengaruhi industri penerbangan dan pariwisata. Oleh karena dua industri ini perlu untuk saling mendukung agar sama-sama bisa tetap berjalan di tengah kesulitan ini.
Baca Juga: Luhut: RI Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara Juga Terdampak Covid-19
&amp;ldquo;Kita tahu dampak covid sangat besar ke sektor aviasi dan pariwisata, termasuk di penerbangan yang  katanya bro and sis. Jadi bro and sis ini harus makin akur, kompak untuk lalui covid kami kemenparekraf pasti dukung,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu,  Ketua Umum PHRI Hariyadi BS Sukamdani mengatakan, kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi PHRI. Apalagi pandemi berkepanjangan sepanjang 2020 menjadi tekanan yang kuat bagi usaha perhotelan dan penerbangan, sehingga upaya ini kami harapkan dapat menjadi start awal pemulihan pariwisata nasional.
&amp;ldquo;Kami dari sektor hotel dan restoran telah siap untuk kembali menerima pelanggan dengan protokol kesehatan juga dengan promosi-promosi menarik dari anggota di banyak daerah di Indonesia,&amp;rdquo; ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine  Sinaga mengatakan, nota kesepahaman ini mengawali proses integrasi  hotel-hotel yang tergabung di dalam PHRI ke dalam platform pemesanan  tiket AirAsia. Hal ini juga membuka peluang penjajakan kerja sama  promosi dan penjualan antara hotel dengan maskapai untuk menyediakan  paket bundling dengan harga menarik.
&amp;ldquo;Kami berterima kasih atas dukungan PHRI dan Kementerian Pariwisata  terhadap inisiatif ini. Kami berharap penjajakan kerja sama antara  AirAsia dan PHRI ke depannya dapat membawa manfaat sebesar-besarnya bagi  pengusaha hotel dan restoran di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.
Nantinya, hotel yang akan bermitra dengan pihaknya akan mendapatkan  akses terhadap inventori tiket dengan harga terbaik. Ini juga  dapat  dikombinasikan dengan inventori kamar hotel yang ada untuk kemudian  ditawarkan menjadi paket bundling dengan promosi harga menarik dengan  nilai penawaran terbaik.
&amp;ldquo;Pemilik hotel dapat mengatur harganya sendiri sehingga nantinya  promosi yang dihasilkan benar-benar akan menguntungkan pelanggan.  Pelanggan masih tetap dapat memesan hotel secara independen di platform  airasia.com tanpa harus memesan tiket, atau menambahkan pemesanan hotel  di pemesanan tiket yang sudah ada,&amp;rdquo; jelasnya.
Veranita menambahkan, dengan penawaran paket hotel dan tiket pesawat,  masyarakat akan lebih mudah menyesuaikan anggaran perjalanannya untuk  belanja lainnya di destinasi seperti oleh-oleh, kuliner, dan aktivitas.  Apalagi maskapai juga akan memberikan  penawaran bagasi gratis 15 kg  untuk penerbangan domestik.
&amp;ldquo;Hal ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat baik yang akan  melakukan perjalanan maupun yang berada di wilayah destinasi. Oleh  karenanya secara tidak langsung kami harapkan kolaborasi ini akan  mendukung ekonomi masyarakat khususnya di wilayah destinasi yang saat  ini masih menantikan pulihnya kunjungan wisata hingga tahun 2021 nanti,&amp;rdquo;  jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
