<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Cara Mendapat Kesehatan Finansial saat Terlilit Utang</title><description>Berbicara tentang uang bersama teman atau keluarga sering kali menimbulkan rasa malu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/622/2328722/3-cara-mendapat-kesehatan-finansial-saat-terlilit-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/622/2328722/3-cara-mendapat-kesehatan-finansial-saat-terlilit-utang"/><item><title>3 Cara Mendapat Kesehatan Finansial saat Terlilit Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/622/2328722/3-cara-mendapat-kesehatan-finansial-saat-terlilit-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/16/622/2328722/3-cara-mendapat-kesehatan-finansial-saat-terlilit-utang</guid><pubDate>Rabu 16 Desember 2020 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/16/622/2328722/3-cara-mendapat-kesehatan-finansial-saat-terlilit-utang-5ldpVYgUo4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/16/622/2328722/3-cara-mendapat-kesehatan-finansial-saat-terlilit-utang-5ldpVYgUo4.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Berbicara tentang uang bersama teman atau keluarga sering kali menimbulkan rasa malu. Uang adalah topik pembicaraan yang sensitif karena setiap orang memiliki tujuan, situasi dan peluang yang berbeda-beda.
Keuangan sering kali digolongkan sebagai sumber stress teratas, apalagi ditambah terlilit utang. Orang yang mengalami kejadian tersebut akan mengalami penurunan kepercayaan diri terhadap kesejahteraan finansialnya.
&amp;ldquo;Kesulitan keuangan, terutama karena utang, dapat berdampak serius pada seberapa percaya diri orang-orang tentang kesejahteraan finansial mereka, tetapi sebenarnya tidak harus begitu,&amp;rdquo; kata Ken Lin, CEO Credit Karma yang dikutip dari Real Simple, Jakarta, Rabu (16/12/2020).
Baca Juga: Begini Cara Mencegah Masalah Finansial yang Pancing Emosi
 
Kesehatan finansial adalah tentang membangun kesehatan finansial secara keseluruhan dan belajar bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Dengan melakukan perencanaan finansial, tantangan ekonomi tantangan ekonomi siap dihadapi.
Perencana Keuangan SoFi Brian Walsh mengatakan, tidak masalah memiliki utang, tetapi kelolalah jenis utang tersebut dengan baik. Buatlah rencana untuk melunasinya dalam kurun waktu tertentu sehingga kesehatan finansial dapat ditingkatkan.
Berikut ini telah Okezone cara mengelola keuangan untuk mencapai kesehatan finansial saat terlilit utang.
Baca Juga: 3 Cara Pintar Pakai Kartu Kredit saat Tahun Baru&amp;nbsp; 
1.      Memahami Masalah Utang
Langkah pertama, menurut Walsh, adalah memahami jika utang bermasalah karena tidak semua utang diciptakan pada saat yang sama.
Umumnya, utang dengan bunga lebih dari 7% disebut sebagai utang macet, sedangkan utang dengan bunga kurang  dari 7% disebut utang lancar. Dikatakan demikian karena utang itu mengakumulasikan jumlah besaran bunga dengan cepat dan terus meningkat.
Di SoFi, Walsh merekomendasikan pendekatan snowballs yang dimodifikasi untuk melunasi hutang dengan melakukan pembayaran minimum untuk semua hutang yang dimiliki dan bekerja untuk membayar saldo utang macet terkecil terlebih dahulu, bahkan jika tidak memiliki tingkat bunga tertinggi. Setelah hutang itu lunas, pindah ke saldo terkecil berikutnya, dan seterusnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMy82Ny8xMjM2MzYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2.      Perhatikan Keseimbangan
Jika ingin mencegah bertambahnya utang, temukan keseimbangan antara  membayar utang dan bekerja untuk mencapai kesehatan finansial jangka  panjang, seperti menabung. Dengan begitu, pemenuhan kebutuhan jangka  panjang bisa terpenuhi walapun diiringi dengan pembayar utang yang belum  lunas.
 
3.      Buat Rencana Pengelolaan Utang
Buatlah rencana pengelolaan utang untuk mencapai kesejahteraan  finansial. Walsh menyarankan, tidak masalah membuat perencanaan ini  dalam jangka pendek karena akan meminimalkan kerusakan pada kesehatan  finansial jangka panjang.
Jangan tambah jumlah utang dengan melakukan peminjaman kembali.  Kurangilah meminjam uang untuk mengurangi beban biaya utang yang harus  dilunasi. Membayar utang dengan kembali berutang hanya akan menumpukkan  jumlah tagihan yang akan diterima.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Berbicara tentang uang bersama teman atau keluarga sering kali menimbulkan rasa malu. Uang adalah topik pembicaraan yang sensitif karena setiap orang memiliki tujuan, situasi dan peluang yang berbeda-beda.
Keuangan sering kali digolongkan sebagai sumber stress teratas, apalagi ditambah terlilit utang. Orang yang mengalami kejadian tersebut akan mengalami penurunan kepercayaan diri terhadap kesejahteraan finansialnya.
&amp;ldquo;Kesulitan keuangan, terutama karena utang, dapat berdampak serius pada seberapa percaya diri orang-orang tentang kesejahteraan finansial mereka, tetapi sebenarnya tidak harus begitu,&amp;rdquo; kata Ken Lin, CEO Credit Karma yang dikutip dari Real Simple, Jakarta, Rabu (16/12/2020).
Baca Juga: Begini Cara Mencegah Masalah Finansial yang Pancing Emosi
 
Kesehatan finansial adalah tentang membangun kesehatan finansial secara keseluruhan dan belajar bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Dengan melakukan perencanaan finansial, tantangan ekonomi tantangan ekonomi siap dihadapi.
Perencana Keuangan SoFi Brian Walsh mengatakan, tidak masalah memiliki utang, tetapi kelolalah jenis utang tersebut dengan baik. Buatlah rencana untuk melunasinya dalam kurun waktu tertentu sehingga kesehatan finansial dapat ditingkatkan.
Berikut ini telah Okezone cara mengelola keuangan untuk mencapai kesehatan finansial saat terlilit utang.
Baca Juga: 3 Cara Pintar Pakai Kartu Kredit saat Tahun Baru&amp;nbsp; 
1.      Memahami Masalah Utang
Langkah pertama, menurut Walsh, adalah memahami jika utang bermasalah karena tidak semua utang diciptakan pada saat yang sama.
Umumnya, utang dengan bunga lebih dari 7% disebut sebagai utang macet, sedangkan utang dengan bunga kurang  dari 7% disebut utang lancar. Dikatakan demikian karena utang itu mengakumulasikan jumlah besaran bunga dengan cepat dan terus meningkat.
Di SoFi, Walsh merekomendasikan pendekatan snowballs yang dimodifikasi untuk melunasi hutang dengan melakukan pembayaran minimum untuk semua hutang yang dimiliki dan bekerja untuk membayar saldo utang macet terkecil terlebih dahulu, bahkan jika tidak memiliki tingkat bunga tertinggi. Setelah hutang itu lunas, pindah ke saldo terkecil berikutnya, dan seterusnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMy82Ny8xMjM2MzYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2.      Perhatikan Keseimbangan
Jika ingin mencegah bertambahnya utang, temukan keseimbangan antara  membayar utang dan bekerja untuk mencapai kesehatan finansial jangka  panjang, seperti menabung. Dengan begitu, pemenuhan kebutuhan jangka  panjang bisa terpenuhi walapun diiringi dengan pembayar utang yang belum  lunas.
 
3.      Buat Rencana Pengelolaan Utang
Buatlah rencana pengelolaan utang untuk mencapai kesejahteraan  finansial. Walsh menyarankan, tidak masalah membuat perencanaan ini  dalam jangka pendek karena akan meminimalkan kerusakan pada kesehatan  finansial jangka panjang.
Jangan tambah jumlah utang dengan melakukan peminjaman kembali.  Kurangilah meminjam uang untuk mengurangi beban biaya utang yang harus  dilunasi. Membayar utang dengan kembali berutang hanya akan menumpukkan  jumlah tagihan yang akan diterima.</content:encoded></item></channel></rss>
