<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksin Covid-19 Gratis, Itama Ranoraya Pede Kinerja Tahun Depan Moncer</title><description>Emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis optimis kinerja perusahaan pada tahun depan akan lebih baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/278/2329513/vaksin-covid-19-gratis-itama-ranoraya-pede-kinerja-tahun-depan-moncer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/278/2329513/vaksin-covid-19-gratis-itama-ranoraya-pede-kinerja-tahun-depan-moncer"/><item><title>Vaksin Covid-19 Gratis, Itama Ranoraya Pede Kinerja Tahun Depan Moncer</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/278/2329513/vaksin-covid-19-gratis-itama-ranoraya-pede-kinerja-tahun-depan-moncer</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/278/2329513/vaksin-covid-19-gratis-itama-ranoraya-pede-kinerja-tahun-depan-moncer</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2020 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/17/278/2329513/vaksin-covid-19-gratis-itama-ranoraya-pede-kinerja-tahun-depan-moncer-VWBTTtJWUk.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/17/278/2329513/vaksin-covid-19-gratis-itama-ranoraya-pede-kinerja-tahun-depan-moncer-VWBTTtJWUk.jpeg</image><title>Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis optimis kinerja perusahaan pada tahun depan akan lebih baik. Apalagi, pada tahun depan akan dilakukan vaksinasi oleh pemerintah secara gratis.
Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk Heru Firdausi Syarif  mengatakan, dengan vaksin gratis maka pemerintah akan menanggung biaya vaksin tersebut. Sedangkan produk miliknya sudah banyak dibeli oleh rumah sakit milik pemerintah.
Baca Juga: Penjualan Jarum Suntik Naik, Itama Ranoraya Bukukan Laba Rp141,06 Miliar
 
&amp;ldquo;Produk kami banyak di beli pemerintah, seperti alat suntik, mesin plasma darah untuk rumah sakit, jadi sama dengan anggaran pemerintah akan naik untuk membeli alat kesehatan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangannya, Kamis (17/12/2020).
Hingga September 2020, perseroan mencatat pendapatan Rp141,06 miliar atau tumbuh 9,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi pendapatan berasal dari Alat Kesehatan Non Elektromedik (Alat Suntik) yang tumbuh 19,3% (yoy) menjadi Rp33,14 miliar dan Produk Diagnostic In Vitro yang tumbuh sebesar 6,5% (yoy) menjadi Rp107,77 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjEwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Laba usaha tercatat Rp11,36 miliar atau tumbuh 31,8% dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp8,6 miliar. Sementara untuk perolehan laba bersih, tumbuh lebih tinggi lagi sebesar 46,4% menjadi Rp9,03 miliar.
Capaian positif perseroan di tahun ini, tidak lepas dari masuknya pesanan dari program penanganan Covid-19 di kuartal IV seperti penyediaan mesin plasma darah untuk 45 RS Rujukan Covid-19, pengadaan jarum suntik ADS untuk program vaksin dan terakhir pengadaan Swab Antigen Test.
Raihan pertumbuhan laba usaha dan laba bersih yang tinggi tersebut juga disertai peningkatan kualitas laba berupa peningkatan margin laba. Margin laba usaha dan laba bersih IRRA masing-masing meningkat  sebesar 137 bps dan 162 bps menjadi 8,1% dan 6,4% di kuartal III-2020
Sementara total aset perseroan per 9M2020 tercatat sebesar Rp245,59  miliar , nilai aset tersebut mengalami penurunan karena penurunan  liabilitas dan ekuitas perseroan. Penurunan nilai ekuitas perseroan  disebabkan oleh kebijakan pembelian saham kembali (Buyback) yang  dilakukan oleh perseroan di kuartal I &amp;ndash; 2020.
Jumlah saham yang dibeli perseroan dalam program Buyback tersebut  sebanyak 113.622.400 juta lembar dengan nilai pembelian sebesar Rp59,91  miliar.
&amp;ldquo;Pasca Covid sektor kesehatan akan banyak mengalami kemajuan  signifikan tidak hanya sektor kesehatan tanah air namun juga secara  global, untuk itu IRRA akan semakin memperbesar peran dan kontribusinya  melalui transformasi&amp;rdquo; jelasnya
Direktur Pemasaran dan Penjualan IRRA Hendry Herman mengatakan,  pihaknya akan melakukan beberapa transformasi. Seperti memasarkan swab  antigen tes.
Swab Antigen Test dengan merk Panbio milik Abbott ini baru mulai  dipasarkan di kuartal IV tahun ini. Selain produk Covid Swab Antigen  Test, perseroan juga menambah produk kesehatannya berupa peralatan USG  yang juga mendapat penerimaan yang sangat baik.
&amp;ldquo;Tahun ini, kami melengkapi produk kami dengan Produk Covid Swab  Antigen Test, meskipun baru, kontribusinya sangat bagus dan tahun depan  kontribusinya akan signifikan karena akan dipasarkan secara penuh,&amp;rdquo; ucap  Hendry.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis optimis kinerja perusahaan pada tahun depan akan lebih baik. Apalagi, pada tahun depan akan dilakukan vaksinasi oleh pemerintah secara gratis.
Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk Heru Firdausi Syarif  mengatakan, dengan vaksin gratis maka pemerintah akan menanggung biaya vaksin tersebut. Sedangkan produk miliknya sudah banyak dibeli oleh rumah sakit milik pemerintah.
Baca Juga: Penjualan Jarum Suntik Naik, Itama Ranoraya Bukukan Laba Rp141,06 Miliar
 
&amp;ldquo;Produk kami banyak di beli pemerintah, seperti alat suntik, mesin plasma darah untuk rumah sakit, jadi sama dengan anggaran pemerintah akan naik untuk membeli alat kesehatan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangannya, Kamis (17/12/2020).
Hingga September 2020, perseroan mencatat pendapatan Rp141,06 miliar atau tumbuh 9,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi pendapatan berasal dari Alat Kesehatan Non Elektromedik (Alat Suntik) yang tumbuh 19,3% (yoy) menjadi Rp33,14 miliar dan Produk Diagnostic In Vitro yang tumbuh sebesar 6,5% (yoy) menjadi Rp107,77 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjEwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Laba usaha tercatat Rp11,36 miliar atau tumbuh 31,8% dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp8,6 miliar. Sementara untuk perolehan laba bersih, tumbuh lebih tinggi lagi sebesar 46,4% menjadi Rp9,03 miliar.
Capaian positif perseroan di tahun ini, tidak lepas dari masuknya pesanan dari program penanganan Covid-19 di kuartal IV seperti penyediaan mesin plasma darah untuk 45 RS Rujukan Covid-19, pengadaan jarum suntik ADS untuk program vaksin dan terakhir pengadaan Swab Antigen Test.
Raihan pertumbuhan laba usaha dan laba bersih yang tinggi tersebut juga disertai peningkatan kualitas laba berupa peningkatan margin laba. Margin laba usaha dan laba bersih IRRA masing-masing meningkat  sebesar 137 bps dan 162 bps menjadi 8,1% dan 6,4% di kuartal III-2020
Sementara total aset perseroan per 9M2020 tercatat sebesar Rp245,59  miliar , nilai aset tersebut mengalami penurunan karena penurunan  liabilitas dan ekuitas perseroan. Penurunan nilai ekuitas perseroan  disebabkan oleh kebijakan pembelian saham kembali (Buyback) yang  dilakukan oleh perseroan di kuartal I &amp;ndash; 2020.
Jumlah saham yang dibeli perseroan dalam program Buyback tersebut  sebanyak 113.622.400 juta lembar dengan nilai pembelian sebesar Rp59,91  miliar.
&amp;ldquo;Pasca Covid sektor kesehatan akan banyak mengalami kemajuan  signifikan tidak hanya sektor kesehatan tanah air namun juga secara  global, untuk itu IRRA akan semakin memperbesar peran dan kontribusinya  melalui transformasi&amp;rdquo; jelasnya
Direktur Pemasaran dan Penjualan IRRA Hendry Herman mengatakan,  pihaknya akan melakukan beberapa transformasi. Seperti memasarkan swab  antigen tes.
Swab Antigen Test dengan merk Panbio milik Abbott ini baru mulai  dipasarkan di kuartal IV tahun ini. Selain produk Covid Swab Antigen  Test, perseroan juga menambah produk kesehatannya berupa peralatan USG  yang juga mendapat penerimaan yang sangat baik.
&amp;ldquo;Tahun ini, kami melengkapi produk kami dengan Produk Covid Swab  Antigen Test, meskipun baru, kontribusinya sangat bagus dan tahun depan  kontribusinya akan signifikan karena akan dipasarkan secara penuh,&amp;rdquo; ucap  Hendry.</content:encoded></item></channel></rss>
