<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulihnya Ekonomi RI Tergantung Kecepatan Vaksin Covid-19</title><description>Pemulihan ekonomi akibat dampak resesi yang timbul karena adanya pandemi Covid-19 masih belum diprediksi berakhir kapan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329330/pulihnya-ekonomi-ri-tergantung-kecepatan-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329330/pulihnya-ekonomi-ri-tergantung-kecepatan-vaksin-covid-19"/><item><title>Pulihnya Ekonomi RI Tergantung Kecepatan Vaksin Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329330/pulihnya-ekonomi-ri-tergantung-kecepatan-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329330/pulihnya-ekonomi-ri-tergantung-kecepatan-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2020 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329330/pulihnya-ekonomi-ri-tergantung-kecepatan-vaksin-covid-19-mMde41i8rB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329330/pulihnya-ekonomi-ri-tergantung-kecepatan-vaksin-covid-19-mMde41i8rB.jpg</image><title>Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemulihan ekonomi akibat dampak resesi yang timbul karena adanya pandemi Covid-19 masih belum diprediksi berakhir kapan. Sebab, dalam krisis kali ini bangkitnya perekonomian itu ditentukan dari seberapa cepat vaksin Covid-19 ditemukan.

&quot;Covid-19 belum ada tanda-tanda mereda pada tahun depan, artinya bagaimana problema Covid ini masih terus kita hadapi, seberapa cepat vaksin itu akan ditemukan,&quot; kata Kepala Pusat Ekonomi LIPI Agus Eko dalam diskusi virtual, Kamis (17/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Demi Vaksin Covid-19 Gratis, Jokowi Harus Siapkan Rp50 Triliun!
Dia menilai pemerintah harus memberikan perhatian yang lebih kepada pedagagan eceran atau pelaku UMKM dalam memulihkan ekonomi kali ini. Selain itu, sektor usaha transportasi pun juga penting, karena mereka banyak yang tedampak akibat adanya Covid-19 ini.

&quot;Sektor pedagang eceran, transportasi, saya kira perlu mendapat perhatian karena menjadi kontributor yang dominan,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Vaksin Covid-19 Gratis Bakal Buat Defisit APBN Melebar
Menurut dia, pemerintah selama ini sudah mempunnyai persiapan yang cukup baik dalam menanggulangi krisis ini. Salah satu contohnya seperti dengan mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 695,2 triliun.

&quot;Saya kira  penting untuk dicermati bahwa pemerintah memiliki prepare yang cukup baik,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta kepada semua pihak agar dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjEwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Momentum pemulihan ekonomi perlu dijaga dan ditingkatkan,&quot; katanya  dalam Webinar IDX Channel Economic Outlook Festival 2021, Rabu  (16/12/2020).

Dia menyampaikan untuk menjaga momentum perbaikan ekonomi pemerintah  akan terus berupaya dalam pengadaan vaksin. Sebab dengan adanya vaksin,  akan membantu pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional.

&quot;Pengadaan vaksin akan menjadi prioritas pemerintah. Vaksin ini bisa  menjadi game changer dan dapat membantu untuk pemulihan ekonomi  nasional.&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemulihan ekonomi akibat dampak resesi yang timbul karena adanya pandemi Covid-19 masih belum diprediksi berakhir kapan. Sebab, dalam krisis kali ini bangkitnya perekonomian itu ditentukan dari seberapa cepat vaksin Covid-19 ditemukan.

&quot;Covid-19 belum ada tanda-tanda mereda pada tahun depan, artinya bagaimana problema Covid ini masih terus kita hadapi, seberapa cepat vaksin itu akan ditemukan,&quot; kata Kepala Pusat Ekonomi LIPI Agus Eko dalam diskusi virtual, Kamis (17/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Demi Vaksin Covid-19 Gratis, Jokowi Harus Siapkan Rp50 Triliun!
Dia menilai pemerintah harus memberikan perhatian yang lebih kepada pedagagan eceran atau pelaku UMKM dalam memulihkan ekonomi kali ini. Selain itu, sektor usaha transportasi pun juga penting, karena mereka banyak yang tedampak akibat adanya Covid-19 ini.

&quot;Sektor pedagang eceran, transportasi, saya kira perlu mendapat perhatian karena menjadi kontributor yang dominan,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Vaksin Covid-19 Gratis Bakal Buat Defisit APBN Melebar
Menurut dia, pemerintah selama ini sudah mempunnyai persiapan yang cukup baik dalam menanggulangi krisis ini. Salah satu contohnya seperti dengan mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 695,2 triliun.

&quot;Saya kira  penting untuk dicermati bahwa pemerintah memiliki prepare yang cukup baik,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta kepada semua pihak agar dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjEwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Momentum pemulihan ekonomi perlu dijaga dan ditingkatkan,&quot; katanya  dalam Webinar IDX Channel Economic Outlook Festival 2021, Rabu  (16/12/2020).

Dia menyampaikan untuk menjaga momentum perbaikan ekonomi pemerintah  akan terus berupaya dalam pengadaan vaksin. Sebab dengan adanya vaksin,  akan membantu pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional.

&quot;Pengadaan vaksin akan menjadi prioritas pemerintah. Vaksin ini bisa  menjadi game changer dan dapat membantu untuk pemulihan ekonomi  nasional.&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
