<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keyakinan Bos BI Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5% Tahun Depan</title><description>Bank Indonesia (BI) memproyeksi kinerja perekonomian global terus menunjukkan perbaikan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329519/keyakinan-bos-bi-ekonomi-indonesia-bisa-tumbuh-5-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329519/keyakinan-bos-bi-ekonomi-indonesia-bisa-tumbuh-5-tahun-depan"/><item><title>Keyakinan Bos BI Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5% Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329519/keyakinan-bos-bi-ekonomi-indonesia-bisa-tumbuh-5-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329519/keyakinan-bos-bi-ekonomi-indonesia-bisa-tumbuh-5-tahun-depan</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2020 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329519/keyakinan-bos-bi-ekonomi-indonesia-bisa-tumbuh-5-tahun-depan-FCb39fKYm4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prediksi BI untuk Pertumbuhan Ekonomi 2021. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329519/keyakinan-bos-bi-ekonomi-indonesia-bisa-tumbuh-5-tahun-depan-FCb39fKYm4.jpg</image><title>Prediksi BI untuk Pertumbuhan Ekonomi 2021. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kinerja perekonomian global terus menunjukkan perbaikan. Hal tersebut diprediksi terus meningkat lebih tinggi pada 2021.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, perbaikan ekonomi dunia didorong peningkatan mobilitas dan dampak stimulus kebijakan yang berlanjut di berbagai negara, terutama Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Borong SBN Rp473,42 Triliun Lewat Skema Berbagi Beban
&quot;Perkembangan sejumlah indikator dini pada bulan November 2020 mengkonfirmasi perbaikan ekonomi global yang terus berlangsung,&quot; kata Perry di Jakarta, Kamis (17/12/2020).
Kata dia, kenaikan Purchasing Manager&amp;rsquo;s Index (PMI) manufaktur dan jasa berlanjut di AS dan Tiongkok, keyakinan konsumen dan bisnis terus membaik di AS, Tiongkok, dan kawasan Eropa, serta tingkat pengangguran menurun di banyak negara.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bos BI Suntik Likuiditas Perbankan Rp694,87 Triliun
&quot;Dengan perkembangan tersebut, perbaikan ekonomi global diperkirakan terus berlanjut dengan tumbuh di kisaran 5,0% pada tahun 2021, setelah terkontraksi 3,8% pada tahun 2020,&quot; imbuhnya.
Kecepatan perbaikan ekonomi global ke depan dipengaruhi oleh implementasi vaksinasi, peningkatan mobilitas, dan berlanjutnya stimulus kebijakan fiskal dan moneter.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy82Ny8xMjQwNTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Perbaikan ekonomi global tersebut mendorong kenaikan volume perdagangan dan harga komoditas dunia sesuai prakiraan sebelumnya,&quot; imbuhnya.
Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan global diprakirakan menurun didorong oleh ekspektasi positif terhadap prospek perekonomian global seiring dengan ketersediaan vaksin, di tengah kondisi likuiditas global yang besar, suku bunga rendah dan tren pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Perkembangan ini kembali meningkatkan aliran modal ke negara berkembang dan mendorong penguatan mata uang berbagai negara, termasuk Indonesia</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kinerja perekonomian global terus menunjukkan perbaikan. Hal tersebut diprediksi terus meningkat lebih tinggi pada 2021.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, perbaikan ekonomi dunia didorong peningkatan mobilitas dan dampak stimulus kebijakan yang berlanjut di berbagai negara, terutama Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Borong SBN Rp473,42 Triliun Lewat Skema Berbagi Beban
&quot;Perkembangan sejumlah indikator dini pada bulan November 2020 mengkonfirmasi perbaikan ekonomi global yang terus berlangsung,&quot; kata Perry di Jakarta, Kamis (17/12/2020).
Kata dia, kenaikan Purchasing Manager&amp;rsquo;s Index (PMI) manufaktur dan jasa berlanjut di AS dan Tiongkok, keyakinan konsumen dan bisnis terus membaik di AS, Tiongkok, dan kawasan Eropa, serta tingkat pengangguran menurun di banyak negara.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bos BI Suntik Likuiditas Perbankan Rp694,87 Triliun
&quot;Dengan perkembangan tersebut, perbaikan ekonomi global diperkirakan terus berlanjut dengan tumbuh di kisaran 5,0% pada tahun 2021, setelah terkontraksi 3,8% pada tahun 2020,&quot; imbuhnya.
Kecepatan perbaikan ekonomi global ke depan dipengaruhi oleh implementasi vaksinasi, peningkatan mobilitas, dan berlanjutnya stimulus kebijakan fiskal dan moneter.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy82Ny8xMjQwNTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Perbaikan ekonomi global tersebut mendorong kenaikan volume perdagangan dan harga komoditas dunia sesuai prakiraan sebelumnya,&quot; imbuhnya.
Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan global diprakirakan menurun didorong oleh ekspektasi positif terhadap prospek perekonomian global seiring dengan ketersediaan vaksin, di tengah kondisi likuiditas global yang besar, suku bunga rendah dan tren pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Perkembangan ini kembali meningkatkan aliran modal ke negara berkembang dan mendorong penguatan mata uang berbagai negara, termasuk Indonesia</content:encoded></item></channel></rss>
