<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap Alasan UMKM Sulit Ekspor, Ini Biang Keroknya</title><description>Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebut ada beberapa tantangan yang  dihadapi UMKM untuk bisa bersaing dengan  produk luar negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329639/terungkap-alasan-umkm-sulit-ekspor-ini-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329639/terungkap-alasan-umkm-sulit-ekspor-ini-biang-keroknya"/><item><title>Terungkap Alasan UMKM Sulit Ekspor, Ini Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329639/terungkap-alasan-umkm-sulit-ekspor-ini-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329639/terungkap-alasan-umkm-sulit-ekspor-ini-biang-keroknya</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2020 17:57 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329639/terungkap-alasan-umkm-sulit-ekspor-ini-biang-keroknya-gpTk2OpI4V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329639/terungkap-alasan-umkm-sulit-ekspor-ini-biang-keroknya-gpTk2OpI4V.jpg</image><title>UMKM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebut ada beberapa tantangan yang dihadapi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bisa bersaing dengan produk luar negeri.
Hal ini dia sampaikan dalam acara pertumbuhan ekspor e-commerce shoppe di 2020 secara virtual. Menurutnya banyaknya kelemahan membuat ekspor produk UMKM masih rendah.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta BLT UMKM Rp2,4 Juta Sudah Cair 100%&amp;nbsp;
Maka itu, lanjut dia, pihaknya meminta partisipasi semua pihak khususnya e-commerce bisa membantu para UMKM bersaing di pasar global.
&quot;Jadi kondisi saat ini menunjukkan jumlah UMKM Indonesia yang bisa berpartisipasi secara global masih rendah. Di mana kondisi ini dikarenakan oleh beberapa hal. Seperti masih melemahnya kemampuan UMKM dalam memenuhi mengantisipasi permintaan pasar,&quot; ujar dia, Kamis (17/12/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8zMS80LzEyMzk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Kemudian, tutur dia, lemahnya skill dalam melakukan perdagangan online, serta kurangnya akses dalam mendapatkan dukungan administratif untuk melakukan ekspor.&quot;Kami ingin berkembangnya ekspor UMKM bakal ikut membantu  perekonomian Indonesia bangkit dari keterpurukan karena Covid-19,&quot;  ungkap dia.
Dia juga memastikam, industri e-commerce bisa membantu UMKM Indonesia berbicara banyak di pasar global.
&quot;Kami berharap komitmen dari para pelaku e-commerce mau turun  langsung membantu UMKM khususnya di tengah pandemi Covid-19,&quot; tandas  dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebut ada beberapa tantangan yang dihadapi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bisa bersaing dengan produk luar negeri.
Hal ini dia sampaikan dalam acara pertumbuhan ekspor e-commerce shoppe di 2020 secara virtual. Menurutnya banyaknya kelemahan membuat ekspor produk UMKM masih rendah.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta BLT UMKM Rp2,4 Juta Sudah Cair 100%&amp;nbsp;
Maka itu, lanjut dia, pihaknya meminta partisipasi semua pihak khususnya e-commerce bisa membantu para UMKM bersaing di pasar global.
&quot;Jadi kondisi saat ini menunjukkan jumlah UMKM Indonesia yang bisa berpartisipasi secara global masih rendah. Di mana kondisi ini dikarenakan oleh beberapa hal. Seperti masih melemahnya kemampuan UMKM dalam memenuhi mengantisipasi permintaan pasar,&quot; ujar dia, Kamis (17/12/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8zMS80LzEyMzk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Kemudian, tutur dia, lemahnya skill dalam melakukan perdagangan online, serta kurangnya akses dalam mendapatkan dukungan administratif untuk melakukan ekspor.&quot;Kami ingin berkembangnya ekspor UMKM bakal ikut membantu  perekonomian Indonesia bangkit dari keterpurukan karena Covid-19,&quot;  ungkap dia.
Dia juga memastikam, industri e-commerce bisa membantu UMKM Indonesia berbicara banyak di pasar global.
&quot;Kami berharap komitmen dari para pelaku e-commerce mau turun  langsung membantu UMKM khususnya di tengah pandemi Covid-19,&quot; tandas  dia.</content:encoded></item></channel></rss>
