<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miris! Hanya 7% Produk Lokal di E-Commerce, Selebihnya Barang Impor</title><description>Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkapkan saat ini  bahwa industri e-commerce sangat berkembang di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329676/miris-hanya-7-produk-lokal-di-e-commerce-selebihnya-barang-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329676/miris-hanya-7-produk-lokal-di-e-commerce-selebihnya-barang-impor"/><item><title>Miris! Hanya 7% Produk Lokal di E-Commerce, Selebihnya Barang Impor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329676/miris-hanya-7-produk-lokal-di-e-commerce-selebihnya-barang-impor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/320/2329676/miris-hanya-7-produk-lokal-di-e-commerce-selebihnya-barang-impor</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2020 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329676/mendag-hanya-ada-7-produk-lokal-di-e-commerce-selebihnya-impor-QEWybqayoj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja Online (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/17/320/2329676/mendag-hanya-ada-7-produk-lokal-di-e-commerce-selebihnya-impor-QEWybqayoj.jpg</image><title>Belanja Online (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkapkan saat ini  bahwa industri e-commerce sangat berkembang di Indonesia. Akan tetapi kondisi ini belum diikuti dengan banyaknya partisipasi produk dari UMKM di platform perdagangan online.
&amp;ldquo;Kami lihat baru sekitar 6% hingga 7% barang yang dijual di marketplace berasal dari UMKM dan produsen lokal. Dan selebihnya merupakan barang impor,&quot; ujar dia dalam acara pertumbuhan ekspor Shopee di 2020, Kamis (17/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mendag Minta E-commerce Bantu UMKM Bersaing di Pasar Global
Maka itu, lanjut dia pemerintah akan terus berupaya memfasilitasi UMKM untuk bisa memanfaatkan platform e-commerce. Menurut dia, e-commerce bisa menjadi alternatif pemasaran dan juga sarana mengakses pasar global.
&quot;Jadi kami meminta partisipasi pelaku e-commerce dalam kemudahan UMKM mengakses pasar online. Apalagi di tengah pandemi Covid-19,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tren Belanja Online Berubah Imbas Covid-19, Ini Daftar Barang yang Diborong
Pihaknya juga saat ini sedang meningkatkan kinerja UMKM khususnya ke pasar global. Pasalnya, kinerja UMKM tersebut bisa berdampak besar terhadap peningkatan perekonomian negara.
&amp;ldquo;Kami (pemerintah) dan pelaku usaha akan mengembangkan dan mendorong UMKM go global. Hal ini untuk segera bangkit dari keterpurukan pasca pandemi Covid-19,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkapkan saat ini  bahwa industri e-commerce sangat berkembang di Indonesia. Akan tetapi kondisi ini belum diikuti dengan banyaknya partisipasi produk dari UMKM di platform perdagangan online.
&amp;ldquo;Kami lihat baru sekitar 6% hingga 7% barang yang dijual di marketplace berasal dari UMKM dan produsen lokal. Dan selebihnya merupakan barang impor,&quot; ujar dia dalam acara pertumbuhan ekspor Shopee di 2020, Kamis (17/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mendag Minta E-commerce Bantu UMKM Bersaing di Pasar Global
Maka itu, lanjut dia pemerintah akan terus berupaya memfasilitasi UMKM untuk bisa memanfaatkan platform e-commerce. Menurut dia, e-commerce bisa menjadi alternatif pemasaran dan juga sarana mengakses pasar global.
&quot;Jadi kami meminta partisipasi pelaku e-commerce dalam kemudahan UMKM mengakses pasar online. Apalagi di tengah pandemi Covid-19,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tren Belanja Online Berubah Imbas Covid-19, Ini Daftar Barang yang Diborong
Pihaknya juga saat ini sedang meningkatkan kinerja UMKM khususnya ke pasar global. Pasalnya, kinerja UMKM tersebut bisa berdampak besar terhadap peningkatan perekonomian negara.
&amp;ldquo;Kami (pemerintah) dan pelaku usaha akan mengembangkan dan mendorong UMKM go global. Hal ini untuk segera bangkit dari keterpurukan pasca pandemi Covid-19,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
