<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bingung Renovasi atau Pindah Rumah? Pertimbangkan Hal ini</title><description>Kerusakan rumah yang cukup parah sering kali menjadi pertimbangan pemilik rumah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/470/2329282/bingung-renovasi-atau-pindah-rumah-pertimbangkan-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/470/2329282/bingung-renovasi-atau-pindah-rumah-pertimbangkan-hal-ini"/><item><title>Bingung Renovasi atau Pindah Rumah? Pertimbangkan Hal ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/470/2329282/bingung-renovasi-atau-pindah-rumah-pertimbangkan-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/470/2329282/bingung-renovasi-atau-pindah-rumah-pertimbangkan-hal-ini</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2020 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/17/470/2329282/bingung-renovasi-atau-pindah-rumah-pertimbangkan-hal-ini-hVJK9ki515.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/17/470/2329282/bingung-renovasi-atau-pindah-rumah-pertimbangkan-hal-ini-hVJK9ki515.jpeg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kerusakan rumah yang cukup parah sering kali menjadi pertimbangan pemilik rumah. Lebih baik di lakukan renovasi atau pindah ke rumah baru.
Proses renovasi biasanya akan menghabiskan banyak biaya, namun masih mendapatkan kualitas rumah lama. Di sisi lain, ketika membeli rumah mungkin terlihat lebih mahal, namun pemilik tidak perlu pusing-pusing memikirkan perbaikan rumah.
Melansir dari Real Simple, Kamis (17/12/2020) pertimbangkan hal ini sebelum memilih merenovasi rumah atau membeli rumah baru.
Baca Juga: 7 Tips Cerdas Bikin Ruang Keluarga yang Mungil Terasa Lebih Lega
 
Biaya
Pertimbangkan biaya, ketika merenovasi rumah banyak orang berpikir biaya akan lebih hemat. Namun dalam beberapa kasus biaya merenovasi rumah malah lebih dari perkiraan. Apalagi jika kerusakan rumah parah dan membutuhkan renovasi besar-besaran.
Dengan biaya yang fantastis itu bahkan bisa membeli atau membangun satu rumah. Biaya-biaya yang harus dibayar ketika renovasi rumah antara lain biaya desain renovasi, biaya kontraktor, biaya interior, dan biaya IMB perubahan bangunan.
Sedangkan jika membeli rumah, otomatis akan mempertimbangkan rumah dengan tipe apa dan luas berapa, di mana letak tempatnya. Rumah di wilayah strategis tentu akan memakan biaya lebih banyak.
Perkiraan biaya yang diperlukan untuk membeli rumah antara lain, biaya membeli rumah, biaya pajak jual beli, biaya notaris, biaya KPR, biaya interior desain, dan biaya pindah rumah.
Baca Juga: Penting, Ini 5 Cara Buat Kasur Selalu Bersih dan Nyaman Selama Pandemi
 
Waktu
Renovasi rumah memakan waktu yang tidak sebentar. Pemilik rumah harus sabar menunggu dan melewati proses renovasi. Tentunya jika memilih untuk merenovasi, pemilik harus selalu mengontrol progresnya.
Jika pemilik rumah ingin menghemat waktu dan tidak ingin menunggu proses renovasi rumah, membeli rumah merupakan pilihan terbaik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjA5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kenyamanan
Mempertimbangkan kenyamanan bukanlah hal mudah. Kenyamanan bukan  sekadar ada pada interior rumah. Lingkungan sekitar pun menjadi faktor  kenyamanan yang perlu diperhatikan.
Di rumah lama, apalagi sudah bertahun-tahun ditempati pasti sulit  untuk pindah ke tempat baru. Terlebih jika rumah memiliki letak yang  strategis, dekat dari pusat kota atau dari pasar. Akses jalan juga  menjadi salah satu faktor, jalan yang mudah ditempuh kendaraan roda dua  dan roda empat. Tetangga yang baik juga bahkan bisa menjadi  pertimbangan.
Jika membeli rumah baru, penghuni harus menyesuaikan hal-hal  tersebut. Muncul juga pikiran, apakah nanti lingkungan rumah baru akan  senyaman rumah lama. Akan mendapat lingkungan dan tetangga yang seperti  apa.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kerusakan rumah yang cukup parah sering kali menjadi pertimbangan pemilik rumah. Lebih baik di lakukan renovasi atau pindah ke rumah baru.
Proses renovasi biasanya akan menghabiskan banyak biaya, namun masih mendapatkan kualitas rumah lama. Di sisi lain, ketika membeli rumah mungkin terlihat lebih mahal, namun pemilik tidak perlu pusing-pusing memikirkan perbaikan rumah.
Melansir dari Real Simple, Kamis (17/12/2020) pertimbangkan hal ini sebelum memilih merenovasi rumah atau membeli rumah baru.
Baca Juga: 7 Tips Cerdas Bikin Ruang Keluarga yang Mungil Terasa Lebih Lega
 
Biaya
Pertimbangkan biaya, ketika merenovasi rumah banyak orang berpikir biaya akan lebih hemat. Namun dalam beberapa kasus biaya merenovasi rumah malah lebih dari perkiraan. Apalagi jika kerusakan rumah parah dan membutuhkan renovasi besar-besaran.
Dengan biaya yang fantastis itu bahkan bisa membeli atau membangun satu rumah. Biaya-biaya yang harus dibayar ketika renovasi rumah antara lain biaya desain renovasi, biaya kontraktor, biaya interior, dan biaya IMB perubahan bangunan.
Sedangkan jika membeli rumah, otomatis akan mempertimbangkan rumah dengan tipe apa dan luas berapa, di mana letak tempatnya. Rumah di wilayah strategis tentu akan memakan biaya lebih banyak.
Perkiraan biaya yang diperlukan untuk membeli rumah antara lain, biaya membeli rumah, biaya pajak jual beli, biaya notaris, biaya KPR, biaya interior desain, dan biaya pindah rumah.
Baca Juga: Penting, Ini 5 Cara Buat Kasur Selalu Bersih dan Nyaman Selama Pandemi
 
Waktu
Renovasi rumah memakan waktu yang tidak sebentar. Pemilik rumah harus sabar menunggu dan melewati proses renovasi. Tentunya jika memilih untuk merenovasi, pemilik harus selalu mengontrol progresnya.
Jika pemilik rumah ingin menghemat waktu dan tidak ingin menunggu proses renovasi rumah, membeli rumah merupakan pilihan terbaik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjA5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kenyamanan
Mempertimbangkan kenyamanan bukanlah hal mudah. Kenyamanan bukan  sekadar ada pada interior rumah. Lingkungan sekitar pun menjadi faktor  kenyamanan yang perlu diperhatikan.
Di rumah lama, apalagi sudah bertahun-tahun ditempati pasti sulit  untuk pindah ke tempat baru. Terlebih jika rumah memiliki letak yang  strategis, dekat dari pusat kota atau dari pasar. Akses jalan juga  menjadi salah satu faktor, jalan yang mudah ditempuh kendaraan roda dua  dan roda empat. Tetangga yang baik juga bahkan bisa menjadi  pertimbangan.
Jika membeli rumah baru, penghuni harus menyesuaikan hal-hal  tersebut. Muncul juga pikiran, apakah nanti lingkungan rumah baru akan  senyaman rumah lama. Akan mendapat lingkungan dan tetangga yang seperti  apa.</content:encoded></item></channel></rss>
