<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belanja Dulu Bayar Nanti? Pertimbangkan Hal ini</title><description>Belanja sudah menjadi kegiatan rutin masyarakat. Terlebih di era  digital, semua bisa dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/622/2329402/belanja-dulu-bayar-nanti-pertimbangkan-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/622/2329402/belanja-dulu-bayar-nanti-pertimbangkan-hal-ini"/><item><title>Belanja Dulu Bayar Nanti? Pertimbangkan Hal ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/622/2329402/belanja-dulu-bayar-nanti-pertimbangkan-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/17/622/2329402/belanja-dulu-bayar-nanti-pertimbangkan-hal-ini</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2020 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/17/622/2329402/belanja-dulu-bayar-nanti-pertimbangkan-hal-ini-DYTEdMezZy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kartu Kredit (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/17/622/2329402/belanja-dulu-bayar-nanti-pertimbangkan-hal-ini-DYTEdMezZy.jpeg</image><title>Kartu Kredit (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Belanja online sudah menjadi kegiatan rutin masyarakat. Terlebih di era digital, semua bisa dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Banyak juga bermunculan e-commerce yang menawarkan jasa jual beli secara online.
Sistem pembayaran yang tersedia pun terus berinovasi. Semula pembayaran menggunakan uang fisik berubah menjadi non tunai atau mobile payment. Berangkat dari situ, munculah berbagai macam cara pembayaran digital. Paylater salah satunya.
Baca Juga: 5 Langkah Aman Berbelanja Online
 
Seperti dilansir dari Real Simple, Kamis (16/12/2020) paylater merupakan salah satu teknik pembayaran dengan memberikan kemudahan bagi penggunanya. Pembeli bisa membeli dan menerima produk dengan pembayaran di kemudian hari melalui sistem cicilan.
Hampir di semua market place menyediakan jasa pembayaran paylater. Selain sistem pembayaran, paylater juga termasuk ke dalam teknik marketing usaha. Dalam praktiknya, layanan pembayaran cicilan beroperasi seperti kartu kredit.
Baca Juga: Trik Hemat Belanja Online, Coba Tawar Harga ke Owner
 
Batas waktu pembayaran bergantung pada setiap market place. Ada yang memberikan 4 kali cicilan, dan ada yang lebih dari 4 kali dalam sebulan. Dan ada juga yang menerapkan sistem denda. Jika membayar tidak tepat waktu, akan dikenakan biaya denda /bunga cicilan.
Namun, sebelum mendaftar paylater, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Bagaimanapun jika sudah terjerumus dan merasakan mudahnya pembayaran dengan sistem ini, akan membuat candu sehingga timbul sifat konsumtif.


Pikirkan kembali sebelum membeli barang, apakah barang tersebut  menjadi prioritas dan sangat dibutuhkan. Atau hanya sekadar pemuas  konsumtif belaka. Jika memang barang tersebut dibutuhkan, mampu tidak  jika membayarnya secara langsung, tidak perlu menggunakan jasa paylater.
Kemudian belajar membuat anggaran. Barang apa saja yang perlu dibeli  di bulan ini. Sehingga kegiatan belanja dapat dikontrol dan masih di  dalam jangkauan.
Terakhir, pertimbangkan apakah masih memiliki hutang yang belum  dibayar.  Jika iya, maka lunasi hutang tersebut terlebih dahulu, sebelum  mencoba menggunakan paylater. Jika benar-benar ingin mencoba pembelian  dengan sistem paylater, lakukan riset dan coba pilih layanan yang  terpercaya dan terjamin.</description><content:encoded>JAKARTA - Belanja online sudah menjadi kegiatan rutin masyarakat. Terlebih di era digital, semua bisa dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Banyak juga bermunculan e-commerce yang menawarkan jasa jual beli secara online.
Sistem pembayaran yang tersedia pun terus berinovasi. Semula pembayaran menggunakan uang fisik berubah menjadi non tunai atau mobile payment. Berangkat dari situ, munculah berbagai macam cara pembayaran digital. Paylater salah satunya.
Baca Juga: 5 Langkah Aman Berbelanja Online
 
Seperti dilansir dari Real Simple, Kamis (16/12/2020) paylater merupakan salah satu teknik pembayaran dengan memberikan kemudahan bagi penggunanya. Pembeli bisa membeli dan menerima produk dengan pembayaran di kemudian hari melalui sistem cicilan.
Hampir di semua market place menyediakan jasa pembayaran paylater. Selain sistem pembayaran, paylater juga termasuk ke dalam teknik marketing usaha. Dalam praktiknya, layanan pembayaran cicilan beroperasi seperti kartu kredit.
Baca Juga: Trik Hemat Belanja Online, Coba Tawar Harga ke Owner
 
Batas waktu pembayaran bergantung pada setiap market place. Ada yang memberikan 4 kali cicilan, dan ada yang lebih dari 4 kali dalam sebulan. Dan ada juga yang menerapkan sistem denda. Jika membayar tidak tepat waktu, akan dikenakan biaya denda /bunga cicilan.
Namun, sebelum mendaftar paylater, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Bagaimanapun jika sudah terjerumus dan merasakan mudahnya pembayaran dengan sistem ini, akan membuat candu sehingga timbul sifat konsumtif.


Pikirkan kembali sebelum membeli barang, apakah barang tersebut  menjadi prioritas dan sangat dibutuhkan. Atau hanya sekadar pemuas  konsumtif belaka. Jika memang barang tersebut dibutuhkan, mampu tidak  jika membayarnya secara langsung, tidak perlu menggunakan jasa paylater.
Kemudian belajar membuat anggaran. Barang apa saja yang perlu dibeli  di bulan ini. Sehingga kegiatan belanja dapat dikontrol dan masih di  dalam jangkauan.
Terakhir, pertimbangkan apakah masih memiliki hutang yang belum  dibayar.  Jika iya, maka lunasi hutang tersebut terlebih dahulu, sebelum  mencoba menggunakan paylater. Jika benar-benar ingin mencoba pembelian  dengan sistem paylater, lakukan riset dan coba pilih layanan yang  terpercaya dan terjamin.</content:encoded></item></channel></rss>
