<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Jokowi Yakinkan Pedagang agar Mau Disuntik Vaksin Covid-19</title><description>Siang ini di Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membagikan bantuan modal kerja (BMK).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330184/aksi-jokowi-yakinkan-pedagang-agar-mau-disuntik-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330184/aksi-jokowi-yakinkan-pedagang-agar-mau-disuntik-vaksin-covid-19"/><item><title>Aksi Jokowi Yakinkan Pedagang agar Mau Disuntik Vaksin Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330184/aksi-jokowi-yakinkan-pedagang-agar-mau-disuntik-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330184/aksi-jokowi-yakinkan-pedagang-agar-mau-disuntik-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 18 Desember 2020 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/18/320/2330184/aksi-jokowi-yakinkan-pedagang-agar-mau-disuntik-vaksin-covid-19-j1J84fT9B1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/18/320/2330184/aksi-jokowi-yakinkan-pedagang-agar-mau-disuntik-vaksin-covid-19-j1J84fT9B1.jpg</image><title>Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Siang ini di Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membagikan bantuan modal kerja (BMK) kepada para pedagang mikro dan kecil. Namun momen ini juga dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk mensosialisasikan program vaksinasi covid-19.

Jokowi menyampaikan bahwa vaksin sudah datang tapi untuk penyuntikannya masih menunggu izin dari BPOM. Pada kesempatan itu Jokowi sempat menanyai para pedagang apakah bersedia divaksin atau tidak. Namun para pedagang tidak merespon setuju ataupun menolak.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pengusaha: Jangan Sampai Vaksin Jadi Celah yang Tidak Sehat
&amp;ldquo;Yang hadir disini ada yang ingin divaksin?  Ada yang ingin disuntik vaksin? Mau? Ga ada yang mau? Gimana sih? Takut apa? ,&amp;rdquo; tanya, Jumat (18/12/2020)

&amp;ldquo;Yang tidak mau divaksin siapa? Ada? Ada ndak disini yang engga mau divaksin?,&amp;rdquo; lanjutnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Vaksin Covid-19 Jawaban Masalah Ekonomi Indonesia
Setelah itu dia menyampaikan bahwa dirinya siap menjadi yang pertama untuk divaksinasi. Hal ini untuk menunjukkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari penyuntikan vaksin covid-19.

&amp;ldquo;Saya sudah menyampaikan , saya nanti yang akan divaksin pertama kali. Di Indonesia ini saya pertama kali  untuk menunjukan bahwa divaksin itu tidak apa-apa. Sehingga kalau semua nanti divaksin ya artinya kita kembali normal lagi,&amp;rdquo; tuturnya.Jokowi kemudian menjelaskan bahwa agar bisa terbebas dari covid  setidaknya 70% dari rakyat Indonesia harus divaksinasi. Dengan vaksinasi  minimal 70% maka kekebalan komunal atau herd immunity dapat tercapai.

&amp;ldquo;Jadi kalau 70% dari bapak ibu misalnya yang kumpul di sini satu RT,  sudah divaksin  70% yang 30% tidak divaksin itu sudah aman karena sudah  dipagari oleh yang divaksin. Itu yang namanya kekebalan komunal atau  herd immunity,&amp;rdquo; ujarnya.

Jokowi juga memastikan bahwa proses uji vaksin juga dikawal oleh  Kementerian Agama dan MUI untuk memastikan kehalalannya. Setelah  menjelaskan banyak hal terkait vaksin, Jokowi kembali bertanya kepada  para pedagang terkait kesediaannya divaksinasi.

&amp;ldquo;Sekali lagi siapa yang hadir di sini yang ingin divaksin? Ada yang  tidak tunjuk berarti engga mau? Mau semuanya? Oke ya sudah,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Siang ini di Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membagikan bantuan modal kerja (BMK) kepada para pedagang mikro dan kecil. Namun momen ini juga dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk mensosialisasikan program vaksinasi covid-19.

Jokowi menyampaikan bahwa vaksin sudah datang tapi untuk penyuntikannya masih menunggu izin dari BPOM. Pada kesempatan itu Jokowi sempat menanyai para pedagang apakah bersedia divaksin atau tidak. Namun para pedagang tidak merespon setuju ataupun menolak.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pengusaha: Jangan Sampai Vaksin Jadi Celah yang Tidak Sehat
&amp;ldquo;Yang hadir disini ada yang ingin divaksin?  Ada yang ingin disuntik vaksin? Mau? Ga ada yang mau? Gimana sih? Takut apa? ,&amp;rdquo; tanya, Jumat (18/12/2020)

&amp;ldquo;Yang tidak mau divaksin siapa? Ada? Ada ndak disini yang engga mau divaksin?,&amp;rdquo; lanjutnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Vaksin Covid-19 Jawaban Masalah Ekonomi Indonesia
Setelah itu dia menyampaikan bahwa dirinya siap menjadi yang pertama untuk divaksinasi. Hal ini untuk menunjukkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari penyuntikan vaksin covid-19.

&amp;ldquo;Saya sudah menyampaikan , saya nanti yang akan divaksin pertama kali. Di Indonesia ini saya pertama kali  untuk menunjukan bahwa divaksin itu tidak apa-apa. Sehingga kalau semua nanti divaksin ya artinya kita kembali normal lagi,&amp;rdquo; tuturnya.Jokowi kemudian menjelaskan bahwa agar bisa terbebas dari covid  setidaknya 70% dari rakyat Indonesia harus divaksinasi. Dengan vaksinasi  minimal 70% maka kekebalan komunal atau herd immunity dapat tercapai.

&amp;ldquo;Jadi kalau 70% dari bapak ibu misalnya yang kumpul di sini satu RT,  sudah divaksin  70% yang 30% tidak divaksin itu sudah aman karena sudah  dipagari oleh yang divaksin. Itu yang namanya kekebalan komunal atau  herd immunity,&amp;rdquo; ujarnya.

Jokowi juga memastikan bahwa proses uji vaksin juga dikawal oleh  Kementerian Agama dan MUI untuk memastikan kehalalannya. Setelah  menjelaskan banyak hal terkait vaksin, Jokowi kembali bertanya kepada  para pedagang terkait kesediaannya divaksinasi.

&amp;ldquo;Sekali lagi siapa yang hadir di sini yang ingin divaksin? Ada yang  tidak tunjuk berarti engga mau? Mau semuanya? Oke ya sudah,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
