<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Pelototi Setoran Dividen Holding BUMN</title><description>Kemenkeu akan mengawasi ketat mengenai holding BUMN yang saat ini sudah terbentuk.
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330230/sri-mulyani-pelototi-setoran-dividen-holding-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330230/sri-mulyani-pelototi-setoran-dividen-holding-bumn"/><item><title>Sri Mulyani Pelototi Setoran Dividen Holding BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330230/sri-mulyani-pelototi-setoran-dividen-holding-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/320/2330230/sri-mulyani-pelototi-setoran-dividen-holding-bumn</guid><pubDate>Jum'at 18 Desember 2020 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/18/320/2330230/sri-mulyani-pelototi-setoran-dividen-holding-bumn-ggMeP9VxOh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/18/320/2330230/sri-mulyani-pelototi-setoran-dividen-holding-bumn-ggMeP9VxOh.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengawasi ketat mengenai holding BUMN yang saat ini sudah terbentuk. Sebut saja seperti holding BUMN pertambangan hingga holding BUMN migas.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengataka, saat ini sudah banyak holding BUMN yang sudah terbentuk dan akan terus diawasi

&quot;Mengenai holding BUMN ini banyak yang sudah terbentuk beberapa di antaranya sudah cukup lama dan kita memang terus evaluasi secara umum tujuannya untuk merampingkan struktur BUMN ini sehingga kontrolnya lebih baik koordinasi lebih baik itu sudah cukup terwujud dengan holding-holding yang ada,&quot; kata Isa dalam video virtual, Jumat (18/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;BUMN Ditarget Transfer Rp413 Triliun ke Kantong Negara&amp;nbsp;
Mengenai dividen yang bakal disetor, pihaknya juga akan mengukur kesanggupan holding BUMN untuk menyetorkannya. Lantaran, beberapa BUMN yang diholding belum bisa menyetorkan dividennya efek adanya ekspansi perusahaan.

&quot;Kemudian selalu mengukur dengan setoran dividen meningkat atau tidak karena ada beberapa holding BUMN setelah terbentuk ditugasi untuk ekspansi atau investasi,&quot; katanya.

Menurutnya, pemerintah meminta agar holding BUMN bisa berkontribusi baik agar bisa berkinerja dengan baik dan bisa menghasilkan dividen yang besar.

&quot;Satu holding harus baik dan berkontribusi naik baik dalam dividen pajak maupun kontribusi sosial ekonomi,&quot; tandasnya</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengawasi ketat mengenai holding BUMN yang saat ini sudah terbentuk. Sebut saja seperti holding BUMN pertambangan hingga holding BUMN migas.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengataka, saat ini sudah banyak holding BUMN yang sudah terbentuk dan akan terus diawasi

&quot;Mengenai holding BUMN ini banyak yang sudah terbentuk beberapa di antaranya sudah cukup lama dan kita memang terus evaluasi secara umum tujuannya untuk merampingkan struktur BUMN ini sehingga kontrolnya lebih baik koordinasi lebih baik itu sudah cukup terwujud dengan holding-holding yang ada,&quot; kata Isa dalam video virtual, Jumat (18/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;BUMN Ditarget Transfer Rp413 Triliun ke Kantong Negara&amp;nbsp;
Mengenai dividen yang bakal disetor, pihaknya juga akan mengukur kesanggupan holding BUMN untuk menyetorkannya. Lantaran, beberapa BUMN yang diholding belum bisa menyetorkan dividennya efek adanya ekspansi perusahaan.

&quot;Kemudian selalu mengukur dengan setoran dividen meningkat atau tidak karena ada beberapa holding BUMN setelah terbentuk ditugasi untuk ekspansi atau investasi,&quot; katanya.

Menurutnya, pemerintah meminta agar holding BUMN bisa berkontribusi baik agar bisa berkinerja dengan baik dan bisa menghasilkan dividen yang besar.

&quot;Satu holding harus baik dan berkontribusi naik baik dalam dividen pajak maupun kontribusi sosial ekonomi,&quot; tandasnya</content:encoded></item></channel></rss>
