<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tanda Utang Sudah Menumpuk, Sering Ditelepon Debt-Collector</title><description>Terlalu sering meminjam uang untuk keperluan yang tidak penting akan membuat utang menumpuk tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/622/2330112/5-tanda-utang-sudah-menumpuk-sering-ditelepon-debt-collector</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/622/2330112/5-tanda-utang-sudah-menumpuk-sering-ditelepon-debt-collector"/><item><title>5 Tanda Utang Sudah Menumpuk, Sering Ditelepon Debt-Collector</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/622/2330112/5-tanda-utang-sudah-menumpuk-sering-ditelepon-debt-collector</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/18/622/2330112/5-tanda-utang-sudah-menumpuk-sering-ditelepon-debt-collector</guid><pubDate>Jum'at 18 Desember 2020 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/18/622/2330112/5-tanda-utang-sudah-menumpuk-sering-ditelepon-debt-collector-P6g1XsBRCy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/18/622/2330112/5-tanda-utang-sudah-menumpuk-sering-ditelepon-debt-collector-P6g1XsBRCy.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Terlalu sering meminjam uang untuk keperluan yang tidak penting akan membuat utang menumpuk tinggi. Akibatnya, jumlah total utang dimiliki jadi tidak diketahui dan hidup menjadi tidak tenang.
Jika kesulitan untuk melunasi utang atau pembayaran yang dilakukan sangat tinggi sehingga tidak dapat menyelesaikan banyak hal, mungkin utang yang dimiliki sudah terlalu banyak.  Bahkan, terlalu banyaknya utang akan menghambat seseorang untuk melakukan hal lain untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya.
Dilansir dari The Balance, Jakarta, Jumat (18/12/2020), menumpuknya utang akan membuat masalah keuangan lainnya, seperti tidak bisa menabung, membayar tagihan tepat waktu, bahkan terpaksa meminjam uang kembali untuk keperluan lainnya.
Baca Juga: Belanja Dulu Bayar Nanti? Pertimbangkan Hal ini
 
Jika tidak mengetahui jumlah utang secara pasti, berikut ini telah Okezone rangkum tanda-tanda orang yang memiliki utang yang menumpuk yang dapat ditangani.
 
1.      Tidak Mengetahui Jumlah pasti Total Utang
Bersembunyi dibalik utang tidak akan membuatnya hilang begitu saja. Terlalu mengabaikan utang yang dimiliki merupakan salah satu tanda kalau jumlahnya telah menumpuk. Jangan mengabaikannya Karena takut tidak bisa melunasinya.
Langkah yang dapat dilakukan adalah mengambil salinan laporan kartu kredit dan laporan rekening terbaru dari kreditur untuk membantu membuat daftar akun dan saldo yang dimiliki. Dengan begitu, jumah utang secara pasti dapat diketahui.
Baca Juga: Diisukan Berutang di Warung, Nikita Mirzani: Duh, Gosip Murahan
 

2.      Pembayaran Tagihan Terlambat
Jika pembayaran hutang Anda lebih tinggi dari penghasilan, itu pertanda pasti bahwa seseorang memiliki utang terlalu banyak.
Tidak memiliki cukup uang untuk membayar tagihan bulanan berarti seseorang melewatkan pembayaran dari waktu ke waktu dan membuat masalah utang semakin parah. Pembayaran terlambat memicu pembayaran terlambat dan bunga yang lebih tinggi.
Mencermati pengeluaran bulanan akan membantu seseorang mengetahui apa yang dapat dihilangkan untuk lebih membayar tagihan yang ada.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; 
3.      Banyaknya Panggilan dari Kolektor Tagihan
Ketika debt collector mulai menelepon, itu menandakan utang telah  menjadi tunggakan dan mungkin tidak terjangkau. Telepon tersebut mungkin  dapat dihindari untuk sementara waktu, tetapi jangan meremehkan  kreditor dan debt collector karena mereka mungkin memutuskan untuk  menuntut atas hutang yang menunggak.
Jika kreditur memenangkan gugatan tersebut, mereka mungkin bisa  mendapatkan izin pengadilan untuk mengambil gaji atau memungut rekening  bank yang dimiliki.
4.      Meminjam Uang untuk Melunasi Utang
Jika harus meminjam uang atau melakukan kredit lainnya untuk melunasi  utang , mungkin utang yang dimiliki sudah terlampau banyak. Hal itu  tidak akan menyelesaikan masalah dan akan menambah jumlah utang yang  harus ditanggung.
Cara mengatasi hal tersebut adalah memangkas pengeluaran yang tidak  penting atau melakukan kegiatan lain yang dapat menambah penghasilan per  bulannya. Dengan begitu, utang dapat dilunasi tanpa harus berutang  kembali di tempat lain.
5.      Khawatir yang Berlebihan
Utang yang banyak akan menimbulkan kekhawatiran yang luar biasa. Hal  itu bisa mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Stress yang  disebabkan oleh rasa khawatir berlebihan akibat utang dapat membuat  kondisi tubuh menjadi drop.
Cara mengatasi hal tersebut adalah berusaha tenang untuk melunasi  utang yang menumpuk. Kemudian, buatlah perencanaan keuangan melalui  anggaran dan agar pelunasan utang bisa dilakukan dengan lancar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Terlalu sering meminjam uang untuk keperluan yang tidak penting akan membuat utang menumpuk tinggi. Akibatnya, jumlah total utang dimiliki jadi tidak diketahui dan hidup menjadi tidak tenang.
Jika kesulitan untuk melunasi utang atau pembayaran yang dilakukan sangat tinggi sehingga tidak dapat menyelesaikan banyak hal, mungkin utang yang dimiliki sudah terlalu banyak.  Bahkan, terlalu banyaknya utang akan menghambat seseorang untuk melakukan hal lain untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya.
Dilansir dari The Balance, Jakarta, Jumat (18/12/2020), menumpuknya utang akan membuat masalah keuangan lainnya, seperti tidak bisa menabung, membayar tagihan tepat waktu, bahkan terpaksa meminjam uang kembali untuk keperluan lainnya.
Baca Juga: Belanja Dulu Bayar Nanti? Pertimbangkan Hal ini
 
Jika tidak mengetahui jumlah utang secara pasti, berikut ini telah Okezone rangkum tanda-tanda orang yang memiliki utang yang menumpuk yang dapat ditangani.
 
1.      Tidak Mengetahui Jumlah pasti Total Utang
Bersembunyi dibalik utang tidak akan membuatnya hilang begitu saja. Terlalu mengabaikan utang yang dimiliki merupakan salah satu tanda kalau jumlahnya telah menumpuk. Jangan mengabaikannya Karena takut tidak bisa melunasinya.
Langkah yang dapat dilakukan adalah mengambil salinan laporan kartu kredit dan laporan rekening terbaru dari kreditur untuk membantu membuat daftar akun dan saldo yang dimiliki. Dengan begitu, jumah utang secara pasti dapat diketahui.
Baca Juga: Diisukan Berutang di Warung, Nikita Mirzani: Duh, Gosip Murahan
 

2.      Pembayaran Tagihan Terlambat
Jika pembayaran hutang Anda lebih tinggi dari penghasilan, itu pertanda pasti bahwa seseorang memiliki utang terlalu banyak.
Tidak memiliki cukup uang untuk membayar tagihan bulanan berarti seseorang melewatkan pembayaran dari waktu ke waktu dan membuat masalah utang semakin parah. Pembayaran terlambat memicu pembayaran terlambat dan bunga yang lebih tinggi.
Mencermati pengeluaran bulanan akan membantu seseorang mengetahui apa yang dapat dihilangkan untuk lebih membayar tagihan yang ada.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; 
3.      Banyaknya Panggilan dari Kolektor Tagihan
Ketika debt collector mulai menelepon, itu menandakan utang telah  menjadi tunggakan dan mungkin tidak terjangkau. Telepon tersebut mungkin  dapat dihindari untuk sementara waktu, tetapi jangan meremehkan  kreditor dan debt collector karena mereka mungkin memutuskan untuk  menuntut atas hutang yang menunggak.
Jika kreditur memenangkan gugatan tersebut, mereka mungkin bisa  mendapatkan izin pengadilan untuk mengambil gaji atau memungut rekening  bank yang dimiliki.
4.      Meminjam Uang untuk Melunasi Utang
Jika harus meminjam uang atau melakukan kredit lainnya untuk melunasi  utang , mungkin utang yang dimiliki sudah terlampau banyak. Hal itu  tidak akan menyelesaikan masalah dan akan menambah jumlah utang yang  harus ditanggung.
Cara mengatasi hal tersebut adalah memangkas pengeluaran yang tidak  penting atau melakukan kegiatan lain yang dapat menambah penghasilan per  bulannya. Dengan begitu, utang dapat dilunasi tanpa harus berutang  kembali di tempat lain.
5.      Khawatir yang Berlebihan
Utang yang banyak akan menimbulkan kekhawatiran yang luar biasa. Hal  itu bisa mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Stress yang  disebabkan oleh rasa khawatir berlebihan akibat utang dapat membuat  kondisi tubuh menjadi drop.
Cara mengatasi hal tersebut adalah berusaha tenang untuk melunasi  utang yang menumpuk. Kemudian, buatlah perencanaan keuangan melalui  anggaran dan agar pelunasan utang bisa dilakukan dengan lancar.</content:encoded></item></channel></rss>
