<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Melesat 2,80% dalam Sepekan</title><description>Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan perdagangan yang didominasi data positif Selama periode 14-18 Desember 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/278/2330520/ihsg-melesat-2-80-dalam-sepekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/278/2330520/ihsg-melesat-2-80-dalam-sepekan"/><item><title>IHSG Melesat 2,80% dalam Sepekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/278/2330520/ihsg-melesat-2-80-dalam-sepekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/278/2330520/ihsg-melesat-2-80-dalam-sepekan</guid><pubDate>Sabtu 19 Desember 2020 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/19/278/2330520/ihsg-melesat-2-80-dalam-sepekan-P00mLeN1Ji.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/19/278/2330520/ihsg-melesat-2-80-dalam-sepekan-P00mLeN1Ji.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan perdagangan yang didominasi data positif Selama periode 14-18 Desember 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan dan berhasil menembus level 6.000 dalam periode sepekan ini.
&quot;IHSG mengalami peningkatan 2,80% dan berada pada level 6.104,324 dari posisi 5.938,329 pada penutupan pekan lalu,&quot; dikutip dari keterangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (19/12/2020).
Baca Juga: IHSG Ditutup Terkoreksi 0,15% ke 6.104 Jelang Akhir Pekan
 
Selain itu, selama sepekan terdapat dua perusahaan baru mencatatkan sahamnya di BEI. Pertama, pada Kamis (17/12/2020), PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) menjadi perusahaan tercatat ke-49 pada tahun 2020. VICI dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Cosmetics and Household.
Pada hari berikutnya, Jumat (18/12/2020), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) menjadi perusahaan tercatat ke-50 pada tahun 2020 di BEI. PMMP dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Food and Beverages.
Baca Juga: IHSG Bergerak Malu-Malu, Naik 0,09 ke 6.119 Jeda Siang Ini
 
Selain itu, pada sepekan ini juga terdapat dua pencatatan obligasi, yaitu pada Senin (14/12/2020) Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap V Tahun 2020 (Obligasi Tahap V) yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp3,33 triliun. Hasil pemeringkatan untuk Obligasi Tahap V adalah idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, pada hari yang sama terdapat pencatatan Obligasi  Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap III Tahun 2020  (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk  dengan nilai nominal sebesar Rp3,55 triliun. Hasil pemeringkatan dari  Pefindo untuk Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap  III Tahun 2020 adalah idA+ (Single A+), bertindak sebagai Wali Amanat  dalam emisi ini adalah PT Bank Bukopin Tbk.
Adapun total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang  tahun 2020 adalah 101 emisi dari 58 Emiten senilai Rp84,96 triliun.  Dengan kedua pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk  yang tercatat di BEI berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal  outstanding sebesar Rp431,88 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh  127 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 133  seri dengan nilai nominal Rp3.754,59 triliun dan 400 juta dolar AS. EBA  sebanyak 10 emisi senilai Rp7,13 triliun.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan perdagangan yang didominasi data positif Selama periode 14-18 Desember 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan dan berhasil menembus level 6.000 dalam periode sepekan ini.
&quot;IHSG mengalami peningkatan 2,80% dan berada pada level 6.104,324 dari posisi 5.938,329 pada penutupan pekan lalu,&quot; dikutip dari keterangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (19/12/2020).
Baca Juga: IHSG Ditutup Terkoreksi 0,15% ke 6.104 Jelang Akhir Pekan
 
Selain itu, selama sepekan terdapat dua perusahaan baru mencatatkan sahamnya di BEI. Pertama, pada Kamis (17/12/2020), PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) menjadi perusahaan tercatat ke-49 pada tahun 2020. VICI dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Cosmetics and Household.
Pada hari berikutnya, Jumat (18/12/2020), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) menjadi perusahaan tercatat ke-50 pada tahun 2020 di BEI. PMMP dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Food and Beverages.
Baca Juga: IHSG Bergerak Malu-Malu, Naik 0,09 ke 6.119 Jeda Siang Ini
 
Selain itu, pada sepekan ini juga terdapat dua pencatatan obligasi, yaitu pada Senin (14/12/2020) Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap V Tahun 2020 (Obligasi Tahap V) yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp3,33 triliun. Hasil pemeringkatan untuk Obligasi Tahap V adalah idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, pada hari yang sama terdapat pencatatan Obligasi  Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap III Tahun 2020  (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk  dengan nilai nominal sebesar Rp3,55 triliun. Hasil pemeringkatan dari  Pefindo untuk Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap  III Tahun 2020 adalah idA+ (Single A+), bertindak sebagai Wali Amanat  dalam emisi ini adalah PT Bank Bukopin Tbk.
Adapun total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang  tahun 2020 adalah 101 emisi dari 58 Emiten senilai Rp84,96 triliun.  Dengan kedua pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk  yang tercatat di BEI berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal  outstanding sebesar Rp431,88 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh  127 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 133  seri dengan nilai nominal Rp3.754,59 triliun dan 400 juta dolar AS. EBA  sebanyak 10 emisi senilai Rp7,13 triliun.
</content:encoded></item></channel></rss>
