<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta BLT Guru Honorer Rp1,8 Juta Cair, Ternyata Begini Skemanya</title><description>Kemendikbud resmi meluncurkan program bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan subsidi upah (BSU) untuk pendidik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/320/2330209/4-fakta-blt-guru-honorer-rp1-8-juta-cair-ternyata-begini-skemanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/320/2330209/4-fakta-blt-guru-honorer-rp1-8-juta-cair-ternyata-begini-skemanya"/><item><title>4 Fakta BLT Guru Honorer Rp1,8 Juta Cair, Ternyata Begini Skemanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/320/2330209/4-fakta-blt-guru-honorer-rp1-8-juta-cair-ternyata-begini-skemanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/19/320/2330209/4-fakta-blt-guru-honorer-rp1-8-juta-cair-ternyata-begini-skemanya</guid><pubDate>Sabtu 19 Desember 2020 07:14 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/18/320/2330209/4-fakta-blt-guru-honorer-rp1-8-juta-cair-ternyata-begini-skemanya-CXeuyE66FU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/18/320/2330209/4-fakta-blt-guru-honorer-rp1-8-juta-cair-ternyata-begini-skemanya-CXeuyE66FU.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kemendikbud resmi meluncurkan program bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan subsidi upah (BSU) untuk pendidik dan tenaga pendidik non-PNS alias honorer. BLT bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Non PNS di sekolah umum segera dicairkan.
Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan keprihatinan dari pemerintah pusat untuk jasa-jasa guru honorer, terlebih di masa sulit akibat pandemi Covid-19.
Berikut adalah fakta mengenai pencairan BLT guru honorer yang dirangkum Okezone, Sabtu (19/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Belum Dapat BLT Subsidi Gaji, Menaker: Sabar hingga Akhir Desember&amp;nbsp;
1. Sudah di Bank BTN
Direktur PAI Rahmat Mulyana mengatakan saat ini dana BLT sudah siap di bank penampung.
&quot;BSU guru PAI sudah ada di bank penampung, yakni BTN. Kami dengan pihak bank sedang selesaikan proses administrasinya,&quot; terang Rahmat Mulyana di Jakarta, Kamis (17/12/2020).
&quot;Ini sudah memasuki tahap akhir. Semoga transfer bantuan bisa dilakukan BTN dalam beberapa hari ke depan,&quot; lanjutnya.

&amp;nbsp;
2. Ada Dua Skema
Kasubdit PAI Nurul Huda menambahkan, ada dua skema pencairan BSU Guru PAI Non PNS. Pertama, melalui rekening masing-masing guru PAI Non PNS yang sudah terverifikasi dalam aplikasi Siaga.
&quot;Ini jumlahnya ada 68.035 guru. Semoga tidak lama lagi bisa segera di transfer,&quot; ujarnya.
Skema kedua, bagi guru yang belum mempunyai rekening, akan dibuatkan rekening baru. Rekening baru ini akan dibuatkan oleh tiga bank, BTN, BRI, dan BRI Syariah.3. Daftar Penerima BLT
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain  menambahkan, BSG akan diberikan dalam bentuk bantuan dana sebesar  Rp600.000 per bulan selama tiga bulan. Ada 543.928 guru RA/Madrasah Non  PNS yang akan menerima bantuan dengan anggaran Rp979.070.400.000.
Selain itu, ada 93.480 guru Pendidikan Agama Islam Non PNS di Sekolah  Umum yang juga menerima bantuan. Anggarannya, Rp168.264.000.000.
&quot;Jadi, total ada 637.408 GTK Non PNS, baik di madrasah maupun PAI  pada sekolah umum, yang menerima BSG dengan total anggaran  Rp1.147.334.400.000,&quot; jelasnya
4. Syaratnya Guru dan Tenaga Kesehatan Dapat Subsidi Gaji
Syarat pertama yang harus diperhatikan, calon penerima harus  berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua, statusnya bukan sebagai  pegawai negeri sipil (PNS).
Syarat ketiga adalah memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per  bulan. Keempat, tidak menerima bantuan subsidi upah atau gaji dari  Kementerian Ketenagakerjaan sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.
Syarat terakhirnya bagi para calon penerima adalah tidak menerima Kartu Prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.</description><content:encoded>JAKARTA - Kemendikbud resmi meluncurkan program bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan subsidi upah (BSU) untuk pendidik dan tenaga pendidik non-PNS alias honorer. BLT bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Non PNS di sekolah umum segera dicairkan.
Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan keprihatinan dari pemerintah pusat untuk jasa-jasa guru honorer, terlebih di masa sulit akibat pandemi Covid-19.
Berikut adalah fakta mengenai pencairan BLT guru honorer yang dirangkum Okezone, Sabtu (19/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Belum Dapat BLT Subsidi Gaji, Menaker: Sabar hingga Akhir Desember&amp;nbsp;
1. Sudah di Bank BTN
Direktur PAI Rahmat Mulyana mengatakan saat ini dana BLT sudah siap di bank penampung.
&quot;BSU guru PAI sudah ada di bank penampung, yakni BTN. Kami dengan pihak bank sedang selesaikan proses administrasinya,&quot; terang Rahmat Mulyana di Jakarta, Kamis (17/12/2020).
&quot;Ini sudah memasuki tahap akhir. Semoga transfer bantuan bisa dilakukan BTN dalam beberapa hari ke depan,&quot; lanjutnya.

&amp;nbsp;
2. Ada Dua Skema
Kasubdit PAI Nurul Huda menambahkan, ada dua skema pencairan BSU Guru PAI Non PNS. Pertama, melalui rekening masing-masing guru PAI Non PNS yang sudah terverifikasi dalam aplikasi Siaga.
&quot;Ini jumlahnya ada 68.035 guru. Semoga tidak lama lagi bisa segera di transfer,&quot; ujarnya.
Skema kedua, bagi guru yang belum mempunyai rekening, akan dibuatkan rekening baru. Rekening baru ini akan dibuatkan oleh tiga bank, BTN, BRI, dan BRI Syariah.3. Daftar Penerima BLT
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain  menambahkan, BSG akan diberikan dalam bentuk bantuan dana sebesar  Rp600.000 per bulan selama tiga bulan. Ada 543.928 guru RA/Madrasah Non  PNS yang akan menerima bantuan dengan anggaran Rp979.070.400.000.
Selain itu, ada 93.480 guru Pendidikan Agama Islam Non PNS di Sekolah  Umum yang juga menerima bantuan. Anggarannya, Rp168.264.000.000.
&quot;Jadi, total ada 637.408 GTK Non PNS, baik di madrasah maupun PAI  pada sekolah umum, yang menerima BSG dengan total anggaran  Rp1.147.334.400.000,&quot; jelasnya
4. Syaratnya Guru dan Tenaga Kesehatan Dapat Subsidi Gaji
Syarat pertama yang harus diperhatikan, calon penerima harus  berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua, statusnya bukan sebagai  pegawai negeri sipil (PNS).
Syarat ketiga adalah memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per  bulan. Keempat, tidak menerima bantuan subsidi upah atau gaji dari  Kementerian Ketenagakerjaan sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.
Syarat terakhirnya bagi para calon penerima adalah tidak menerima Kartu Prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
