<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Libur Nataru, BTN Siapkan Uang Tunai Rp19,9 Triliun</title><description>PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan dana tunai senilai total Rp19,9 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/21/278/2331655/antisipasi-libur-nataru-btn-siapkan-uang-tunai-rp19-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/21/278/2331655/antisipasi-libur-nataru-btn-siapkan-uang-tunai-rp19-9-triliun"/><item><title>Antisipasi Libur Nataru, BTN Siapkan Uang Tunai Rp19,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/21/278/2331655/antisipasi-libur-nataru-btn-siapkan-uang-tunai-rp19-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/21/278/2331655/antisipasi-libur-nataru-btn-siapkan-uang-tunai-rp19-9-triliun</guid><pubDate>Senin 21 Desember 2020 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/21/278/2331655/antisipasi-libur-nataru-btn-siapkan-uang-tunai-rp19-9-triliun-zrDpa05tlX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/21/278/2331655/antisipasi-libur-nataru-btn-siapkan-uang-tunai-rp19-9-triliun-zrDpa05tlX.jpeg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan dana tunai senilai total Rp19,9 triliun untuk menjamin kebutuhan dana nasabahnya selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman menuturkan dana tunai tersebut disiapkan perseroan sebagai upaya mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;17 Ribu Debitur BTN Ajukan Restrukturisasi Kredit
&amp;ldquo;Kami proyeksikan total dana tunai yang kami siapkan tersebut dapat menjamin tercukupinya kebutuhan dana tunai bagi nasabah selama 14 hari terhitung dari 21 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021,&amp;rdquo; kata Ari di Jakarta, Senin (21/12/2020).
Selama masa libur panjang tersebut, lanjutnya,  Bank BTN memproyeksikan ada kebutuhan dana kas sebesar Rp1,42 triliun per hari. Kebutuhan likuiditas tersebut mencapai 1,35 kali dari maksimal likuiditas Kantor Cabang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNS82Ny8xMjYwNDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ari menjelaskan, dari total dana yang disiapkan emiten bersandi saham BBTN tersebut, sebanyak 25% atau setara Rp4,9 triliun dialokasikan untuk mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian, sekitar 75% sisanya atau setara Rp14,9 triliun dialokasikan untuk kas Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, dan Kantor Kas Bank BTN.
Selain itu, menurut Ari, alokasi dana tersebut juga telah  memperhitungkan peningkatan transaksi digital channel delivery Bank BTN.  Perseroan, tambahnya, juga telah memperhitungkan pengurangan jumlah  hari libur.
&amp;ldquo;Kami berusaha untuk memberikan kenyamanan kepada para  nasabah Bank  BTN dengan ketersediaan uang tunai pada libur panjang tersebut. Nasabah  juga dapat dengan mudah menggunakan fasilitas mobile banking Bank BTN  kapan saja, dimana saja dengan mudah dan cepat dapat digunakan untuk  menambah kenyamanan nasabah dalam bertransaksi khususnya selama liburan  berlangsung,&amp;rdquo; kata Ari.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan dana tunai senilai total Rp19,9 triliun untuk menjamin kebutuhan dana nasabahnya selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman menuturkan dana tunai tersebut disiapkan perseroan sebagai upaya mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;17 Ribu Debitur BTN Ajukan Restrukturisasi Kredit
&amp;ldquo;Kami proyeksikan total dana tunai yang kami siapkan tersebut dapat menjamin tercukupinya kebutuhan dana tunai bagi nasabah selama 14 hari terhitung dari 21 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021,&amp;rdquo; kata Ari di Jakarta, Senin (21/12/2020).
Selama masa libur panjang tersebut, lanjutnya,  Bank BTN memproyeksikan ada kebutuhan dana kas sebesar Rp1,42 triliun per hari. Kebutuhan likuiditas tersebut mencapai 1,35 kali dari maksimal likuiditas Kantor Cabang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNS82Ny8xMjYwNDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ari menjelaskan, dari total dana yang disiapkan emiten bersandi saham BBTN tersebut, sebanyak 25% atau setara Rp4,9 triliun dialokasikan untuk mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian, sekitar 75% sisanya atau setara Rp14,9 triliun dialokasikan untuk kas Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, dan Kantor Kas Bank BTN.
Selain itu, menurut Ari, alokasi dana tersebut juga telah  memperhitungkan peningkatan transaksi digital channel delivery Bank BTN.  Perseroan, tambahnya, juga telah memperhitungkan pengurangan jumlah  hari libur.
&amp;ldquo;Kami berusaha untuk memberikan kenyamanan kepada para  nasabah Bank  BTN dengan ketersediaan uang tunai pada libur panjang tersebut. Nasabah  juga dapat dengan mudah menggunakan fasilitas mobile banking Bank BTN  kapan saja, dimana saja dengan mudah dan cepat dapat digunakan untuk  menambah kenyamanan nasabah dalam bertransaksi khususnya selama liburan  berlangsung,&amp;rdquo; kata Ari.</content:encoded></item></channel></rss>
