<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muhammadiyah Minta Bank Syariah Indonesia Tak Lupakan UMKM</title><description>PP Muhammadiyah menyarankan agar Bank Syariah Indonesia fokus pada pengembangan sektor UMKM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/22/320/2332085/muhammadiyah-minta-bank-syariah-indonesia-tak-lupakan-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/22/320/2332085/muhammadiyah-minta-bank-syariah-indonesia-tak-lupakan-umkm"/><item><title>Muhammadiyah Minta Bank Syariah Indonesia Tak Lupakan UMKM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/22/320/2332085/muhammadiyah-minta-bank-syariah-indonesia-tak-lupakan-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/22/320/2332085/muhammadiyah-minta-bank-syariah-indonesia-tak-lupakan-umkm</guid><pubDate>Selasa 22 Desember 2020 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/22/320/2332085/muhammadiyah-minta-bank-syariah-indonesia-tak-lupakan-umkm-EhFbwVjWLo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Syariah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/22/320/2332085/muhammadiyah-minta-bank-syariah-indonesia-tak-lupakan-umkm-EhFbwVjWLo.jpg</image><title>Ekonomi Syariah (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PP Muhammadiyah menyarankan agar Bank Syariah Indonesia fokus pada pengembangan sektor UMKM. Sejalan dengan percepatan perwujudan keadilan sosial-ekonomi secara lebih progresif di Indonesia.
Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto menyampaikan, Bank Syariah Indonesia sesuai wataknya sebagai bank syariah sangat tepat apabila mendeklarasikan diri sebagai bank yang fokus kepada UMKM.
Baca Juga: 'Dana Jumbo' Muhammadiyah di Bank Syariah Ditaksir Sampai Rp15 Triliun, Benarkah?
 
&quot;BSI yang berlabelkan syariah secara khusus penting menaruh perhatian, pemihakan, dan kebijakan imperatif pada program penguatan dan pemberdayaan ekonomi umat Islam yang sampai saat ini masih lemah secara  ekonomi,&quot; kata dia dalam konferensi pers, Selasa (22/12/2020).
Baca Juga: 8 Fakta Bank Syariah Indonesia hingga Peringatan Wapres
Menurutnya, kebijakan khusus tersebut sebagai perwujudan dari keadilan distributif dalam bingkai aktualisasi persatuan Indonesia. Dia menegaskan, bila umat Islam kuat maka bangsa Indonesia pun akan menjadi kuat dan maju.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, Bank Syariah Indonesia dan  perbankan Indonesia pada umumnya harus memiliki kebijakan khusus yang  bersifat imperatif misalnya minimal 60% untuk pembiayaan UMKM, untuk  akselerasi pemberdayaan, penguatan, dan pemihakan yang tersistem kepada  UMKM dan kepentingan  mayoritas rakyat/masyarakat  kecil.
&quot;Kinerja dan keberhasilan  BSI  hendaknya  tidak  dinilai dari laba  tetapi sejauh mana membantu menciptakan lapangan kerja dan tujuan sosial  meningkatkan taraf hidup rakyat banyak,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PP Muhammadiyah menyarankan agar Bank Syariah Indonesia fokus pada pengembangan sektor UMKM. Sejalan dengan percepatan perwujudan keadilan sosial-ekonomi secara lebih progresif di Indonesia.
Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto menyampaikan, Bank Syariah Indonesia sesuai wataknya sebagai bank syariah sangat tepat apabila mendeklarasikan diri sebagai bank yang fokus kepada UMKM.
Baca Juga: 'Dana Jumbo' Muhammadiyah di Bank Syariah Ditaksir Sampai Rp15 Triliun, Benarkah?
 
&quot;BSI yang berlabelkan syariah secara khusus penting menaruh perhatian, pemihakan, dan kebijakan imperatif pada program penguatan dan pemberdayaan ekonomi umat Islam yang sampai saat ini masih lemah secara  ekonomi,&quot; kata dia dalam konferensi pers, Selasa (22/12/2020).
Baca Juga: 8 Fakta Bank Syariah Indonesia hingga Peringatan Wapres
Menurutnya, kebijakan khusus tersebut sebagai perwujudan dari keadilan distributif dalam bingkai aktualisasi persatuan Indonesia. Dia menegaskan, bila umat Islam kuat maka bangsa Indonesia pun akan menjadi kuat dan maju.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, Bank Syariah Indonesia dan  perbankan Indonesia pada umumnya harus memiliki kebijakan khusus yang  bersifat imperatif misalnya minimal 60% untuk pembiayaan UMKM, untuk  akselerasi pemberdayaan, penguatan, dan pemihakan yang tersistem kepada  UMKM dan kepentingan  mayoritas rakyat/masyarakat  kecil.
&quot;Kinerja dan keberhasilan  BSI  hendaknya  tidak  dinilai dari laba  tetapi sejauh mana membantu menciptakan lapangan kerja dan tujuan sosial  meningkatkan taraf hidup rakyat banyak,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
