<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Hati-Hati Diterjang Gelombang Kedua Covid-19</title><description>Gelombang Covid-19 naik di beberapa negara dan menyebabkan ekonomi tertekan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/23/320/2332320/sri-mulyani-hati-hati-diterjang-gelombang-kedua-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/23/320/2332320/sri-mulyani-hati-hati-diterjang-gelombang-kedua-covid-19"/><item><title>Sri Mulyani Hati-Hati Diterjang Gelombang Kedua Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/23/320/2332320/sri-mulyani-hati-hati-diterjang-gelombang-kedua-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/23/320/2332320/sri-mulyani-hati-hati-diterjang-gelombang-kedua-covid-19</guid><pubDate>Rabu 23 Desember 2020 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Iffa Naila Safira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/22/320/2332320/sri-mulyani-hati-hati-diterjang-gelombang-kedua-covid-19-fkcESTmazc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/22/320/2332320/sri-mulyani-hati-hati-diterjang-gelombang-kedua-covid-19-fkcESTmazc.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gelombang Covid-19 naik di beberapa negara dan menyebabkan ekonomi tertekan. Karena hal tersebut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berhati-hati menyikapi ekonomi pada kuartal keempat.
&quot;Kita perlu berhati-hati pada kuartal keempat yang mana mobilitas tertahan dan seluruh dunia terjadi second wave dari Covid dan ini jadi perhatian bagi kita, tetap harus displin kesehatan,&quot; kata Sri Mulyani.
Menurutnya, setiap ada mobilitas yang meningkat, ada kenaikan risiko Covid yang kemudian mobilitas itu tertahan lagi. Ini tantangan sulit dan harus di atasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjEwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan mendongkrak kembali ekonomi, bisa melidungi masyarakat dan melindungi dunia usaha. Apalagi instrumen fiskal dan moneter penting dijaga serta bersama Bank Indonesia (BI).
&quot;Stabilitas terancam kemerosotan ekonomi dan menahan ekonomi agar bisa pulih. fiskal defisit financing dengan penurunan pendapatan dan belanja yang kita lakukan lebih banyak untuk bantu masyarakat untuk menangani Covid,&quot; imbuhnya.
Baca selengkapnya: Gelombang Covid-19 Meningkat, Sri Mulyani: Kita Perlu Berhati-hati
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gelombang Covid-19 naik di beberapa negara dan menyebabkan ekonomi tertekan. Karena hal tersebut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berhati-hati menyikapi ekonomi pada kuartal keempat.
&quot;Kita perlu berhati-hati pada kuartal keempat yang mana mobilitas tertahan dan seluruh dunia terjadi second wave dari Covid dan ini jadi perhatian bagi kita, tetap harus displin kesehatan,&quot; kata Sri Mulyani.
Menurutnya, setiap ada mobilitas yang meningkat, ada kenaikan risiko Covid yang kemudian mobilitas itu tertahan lagi. Ini tantangan sulit dan harus di atasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNi8xLzEyNjEwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan mendongkrak kembali ekonomi, bisa melidungi masyarakat dan melindungi dunia usaha. Apalagi instrumen fiskal dan moneter penting dijaga serta bersama Bank Indonesia (BI).
&quot;Stabilitas terancam kemerosotan ekonomi dan menahan ekonomi agar bisa pulih. fiskal defisit financing dengan penurunan pendapatan dan belanja yang kita lakukan lebih banyak untuk bantu masyarakat untuk menangani Covid,&quot; imbuhnya.
Baca selengkapnya: Gelombang Covid-19 Meningkat, Sri Mulyani: Kita Perlu Berhati-hati
</content:encoded></item></channel></rss>
