<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>9.760 Penumpang Kereta Berangkat di Hari Natal</title><description>PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat ada 9.760 penumpang  kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Senen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/25/320/2333871/9-760-penumpang-kereta-berangkat-di-hari-natal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/25/320/2333871/9-760-penumpang-kereta-berangkat-di-hari-natal"/><item><title>9.760 Penumpang Kereta Berangkat di Hari Natal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/25/320/2333871/9-760-penumpang-kereta-berangkat-di-hari-natal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/25/320/2333871/9-760-penumpang-kereta-berangkat-di-hari-natal</guid><pubDate>Jum'at 25 Desember 2020 17:16 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/25/320/2333871/9-760-penumpang-kereta-berangkat-di-hari-natal-vsbVZRLNig.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta (Foto: Ilustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/25/320/2333871/9-760-penumpang-kereta-berangkat-di-hari-natal-vsbVZRLNig.jpg</image><title>Kereta (Foto: Ilustrasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat ada 9.760 penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen pada Hari Raya Natal 2020.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa merinci sebanyak 7.900 penumpang berasal dari Stasiun Pasar Senen  dan sisanya keberangkatan dari Stasiun Gambir.
Baca Juga: Wajib Rapid Test Antigen, Penumpang Kereta Harus Bayar Rp105.000
 
Dia juga menyampaikan, kedua stasiun itu juga telah memberikan pelayanan tes cepat antigen COVID-19 terhadap 17.313 penumpang periode 21-24 Desember 2020.
&quot;Untuk data rapid antigen hari ini (Jumat) pada pukul 07.00 WIB, Stasiun Gambir sebanyak 131 penumpang dan Stasiun Pasar Senen sebanyak 740 penumpang,&quot; paparnya dilansir dari Antara, Sabtu (25/12/2020).
Baca Juga: Penumpang Kereta Diingatkan Jangan Pakai Surat Bebas Covid-19 dari Instansi Bodong
 
Dia menyampaikan pelaksanaan tes cepat antigen itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 23 Tahun 2020 dan Nomor 3 Gugus Tugas COVID-19, yakni menunjukkan surat keterangan tes cepat antigen dengan hasil negatif paling lambat 3 x 24 jam atau H-3 sebelum keberangkatan, dengan anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan, atau tes PCR.
Kemudian, memiliki kondisi sehat tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam dengan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS8xLzEyNjI4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lalu, wajib menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis  menutupi hidung dan mulut serta menggunakan face shield dari stasiun  keberangkatan dalam perjalanan sampai stasiun tujuan dan menggunakan  pakaian pelindung berupa jaket atau lengan panjang.
&quot;Dengan adanya aturan syarat naik KA jarak jauh harus menunjukkan  hasil rapid test antigen, KAI memberikan kebijakan bahwa penumpang bisa  membatalkan dan mengubah jadwal dengan tenggang waktu tiga bulan dan  tidak akan dikenakan bea,&quot; kata Eva.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat ada 9.760 penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen pada Hari Raya Natal 2020.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa merinci sebanyak 7.900 penumpang berasal dari Stasiun Pasar Senen  dan sisanya keberangkatan dari Stasiun Gambir.
Baca Juga: Wajib Rapid Test Antigen, Penumpang Kereta Harus Bayar Rp105.000
 
Dia juga menyampaikan, kedua stasiun itu juga telah memberikan pelayanan tes cepat antigen COVID-19 terhadap 17.313 penumpang periode 21-24 Desember 2020.
&quot;Untuk data rapid antigen hari ini (Jumat) pada pukul 07.00 WIB, Stasiun Gambir sebanyak 131 penumpang dan Stasiun Pasar Senen sebanyak 740 penumpang,&quot; paparnya dilansir dari Antara, Sabtu (25/12/2020).
Baca Juga: Penumpang Kereta Diingatkan Jangan Pakai Surat Bebas Covid-19 dari Instansi Bodong
 
Dia menyampaikan pelaksanaan tes cepat antigen itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 23 Tahun 2020 dan Nomor 3 Gugus Tugas COVID-19, yakni menunjukkan surat keterangan tes cepat antigen dengan hasil negatif paling lambat 3 x 24 jam atau H-3 sebelum keberangkatan, dengan anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan, atau tes PCR.
Kemudian, memiliki kondisi sehat tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam dengan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS8xLzEyNjI4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lalu, wajib menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis  menutupi hidung dan mulut serta menggunakan face shield dari stasiun  keberangkatan dalam perjalanan sampai stasiun tujuan dan menggunakan  pakaian pelindung berupa jaket atau lengan panjang.
&quot;Dengan adanya aturan syarat naik KA jarak jauh harus menunjukkan  hasil rapid test antigen, KAI memberikan kebijakan bahwa penumpang bisa  membatalkan dan mengubah jadwal dengan tenggang waktu tiga bulan dan  tidak akan dikenakan bea,&quot; kata Eva.</content:encoded></item></channel></rss>
