<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Terkini Persiapan Vaksinasi Covid-19</title><description>Prof Wiku Adisasmito menyatakan secara umum kesiapan daerah untuk memastikan distribusi vaksin COVID-19 sudah cukup baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334055/kabar-terkini-persiapan-vaksinasi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334055/kabar-terkini-persiapan-vaksinasi-covid-19"/><item><title>Kabar Terkini Persiapan Vaksinasi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334055/kabar-terkini-persiapan-vaksinasi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334055/kabar-terkini-persiapan-vaksinasi-covid-19</guid><pubDate>Sabtu 26 Desember 2020 09:29 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/26/320/2334055/kabar-terkini-persiapan-vaksinasi-covid-19-IE7MmwZ4n3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/26/320/2334055/kabar-terkini-persiapan-vaksinasi-covid-19-IE7MmwZ4n3.jpeg</image><title>Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menyatakan secara umum kesiapan daerah untuk memastikan distribusi vaksin COVID-19 sudah cukup baik.
&amp;ldquo;Pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi vaksin COVID-19 berjalan dengan lancar,&amp;rdquo; ujar Wiku dalam keterangan tertulisnya di Jakarta dilansir dari dari Antara, Sabtu (26/12/2020).
Baca Juga: Anggaran Vaksin Covid-19 Rp73 Triliun, Istana: Investasi untuk Keberlangsungan NKRI
 
Untuk distribusi vaksin akan dilakukan secara bertahap dan diutamakan pada populasi dan wilayah yang berisiko tinggi pada tingkat penularan yang tinggi.
Terkait uji klinis vaksin Sinovac saat ini tengah berlangsung dilakukan di Universitas Padjajaran dan PT Bio Farma, lanjut dia, yang dilakukan melihat dosis yang aman dan efek samping yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Bisa Digunakan untuk Virus Corona Jenis Baru
 
Hasil uji klinis akan disampaikan kepada Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM) sebagai syarat untuk dikeluarkannya ermergency use of authorization (EUA).
Sementara terkait vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman, adalah kandidat vaksin yang akan digunakan mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMy8xLzEyNjM5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ditargetkan, setelah lulus uji klinis dan praklinis, diharapkan izin edar dapat dikeluarkan tahun 2021.
&amp;ldquo;Bibit vaksin Merah Putih berpotensi akan diserahkan oleh Lembaga  Biologi dan Molekuler Eijkman kepada PT Bio Farma pada triwulan pertama  tahun 2021,&quot; kata Wiku.
Pemerintah saat ini tengah gencar mengedukasi masyarakat akan  pentingnya vaksinasi dalam mengatasi pandemi COVID-19 agar kekebalan  komunitas atau herd Immunity semakin mudah tercapai.
&amp;ldquo;Pemerintah juga memastikan bahwa vaksin yang nanti digunakan aman, berkhasiat minim efek samping dan tentunya halal,&quot; kata dia.
Untuk masyarakat yang menolak, pemerintah daerah memiliki kewenangan  untuk menjatuhkan sanksi agar masyarakat patuh dan ikut serta dalam  program vaksinasi, agar tercapai herd immunity.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menyatakan secara umum kesiapan daerah untuk memastikan distribusi vaksin COVID-19 sudah cukup baik.
&amp;ldquo;Pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi vaksin COVID-19 berjalan dengan lancar,&amp;rdquo; ujar Wiku dalam keterangan tertulisnya di Jakarta dilansir dari dari Antara, Sabtu (26/12/2020).
Baca Juga: Anggaran Vaksin Covid-19 Rp73 Triliun, Istana: Investasi untuk Keberlangsungan NKRI
 
Untuk distribusi vaksin akan dilakukan secara bertahap dan diutamakan pada populasi dan wilayah yang berisiko tinggi pada tingkat penularan yang tinggi.
Terkait uji klinis vaksin Sinovac saat ini tengah berlangsung dilakukan di Universitas Padjajaran dan PT Bio Farma, lanjut dia, yang dilakukan melihat dosis yang aman dan efek samping yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Bisa Digunakan untuk Virus Corona Jenis Baru
 
Hasil uji klinis akan disampaikan kepada Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM) sebagai syarat untuk dikeluarkannya ermergency use of authorization (EUA).
Sementara terkait vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman, adalah kandidat vaksin yang akan digunakan mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMy8xLzEyNjM5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ditargetkan, setelah lulus uji klinis dan praklinis, diharapkan izin edar dapat dikeluarkan tahun 2021.
&amp;ldquo;Bibit vaksin Merah Putih berpotensi akan diserahkan oleh Lembaga  Biologi dan Molekuler Eijkman kepada PT Bio Farma pada triwulan pertama  tahun 2021,&quot; kata Wiku.
Pemerintah saat ini tengah gencar mengedukasi masyarakat akan  pentingnya vaksinasi dalam mengatasi pandemi COVID-19 agar kekebalan  komunitas atau herd Immunity semakin mudah tercapai.
&amp;ldquo;Pemerintah juga memastikan bahwa vaksin yang nanti digunakan aman, berkhasiat minim efek samping dan tentunya halal,&quot; kata dia.
Untuk masyarakat yang menolak, pemerintah daerah memiliki kewenangan  untuk menjatuhkan sanksi agar masyarakat patuh dan ikut serta dalam  program vaksinasi, agar tercapai herd immunity.</content:encoded></item></channel></rss>
