<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Wanti-Wanti Kapasitas Penumpang Kapal, Ada Apa?</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada para pemilik kapal memperhatikan keselamatan penumpang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334190/menhub-wanti-wanti-kapasitas-penumpang-kapal-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334190/menhub-wanti-wanti-kapasitas-penumpang-kapal-ada-apa"/><item><title>Menhub Wanti-Wanti Kapasitas Penumpang Kapal, Ada Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334190/menhub-wanti-wanti-kapasitas-penumpang-kapal-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/26/320/2334190/menhub-wanti-wanti-kapasitas-penumpang-kapal-ada-apa</guid><pubDate>Sabtu 26 Desember 2020 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/26/320/2334190/menhub-wanti-wanti-kapasitas-penumpang-kapal-ada-apa-m6uA649Ysg.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/26/320/2334190/menhub-wanti-wanti-kapasitas-penumpang-kapal-ada-apa-m6uA649Ysg.jpeg</image><title>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada para pemilik kapal memperhatikan keselamatan penumpang. Salah satunya adalah mengenai kapasitas penumpang kapal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengumuman! Masuk Jakarta Akan Diwajibkan Rapid Antigen&amp;nbsp;
Menurut Menhub, dirinya sangat mewanti-wanti kapasitas penumpang yang harus sesuai dengan kapasitas yang ditetapkan. Karena berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
&quot;Saya mewanti-wanti agar jumlah penumpang yang diizinkan masuk ke dalam kapal harus sesuai kapasitas yang ditentukan,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jangan Lupa, Liburan Naik Kereta dan Pesawat Wajib Rapid Test Antigen&amp;nbsp;
Menurut Menhub, secara keseluruhan keselamatan pelayaran di Kaliadem sudah cukup baik. Oleh karena itu, dirinya memberikan apresiasi kepada para operator kapal yang telah memperhatikan keselamatan perjalanan dan kelengkapan dokumen kapal.
&quot;Saya tadi secara random memeriksa dokumen kelengkapan kapal yang akan berlayar. Kapal laik jalan, jumlah penumpang  terukur, dan nakhoda dalam keadaan sehat,&quot; kata Menhub.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yNi8xLzEyNjQ5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Meskipun begitu, Menhub tetap mengingatkan agar penumpang selalu  menerapkan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan  memakai masker di sarana transportasi umum di wilayah aglomerasi  perkotaan. Karena untuk wilayah aglomerasi memang tidak diwajibkan untuk  melakukan rapid test antigen.
Menhub Budi juga mengimbau agar masyarakat yang bepergian di kawasan  aglomerasi dapat memanfaatkan fasilitas rapid tes antigen yang  disediakan baik di simpul-simpul transportasi maupun di lokasi lainnya.
&quot;Saya melihat kesadaran masyarakat akan kesehatan sudah cukup baik  tadi dengan selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer  sendiri,&amp;rdquo; kata Menhub.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada para pemilik kapal memperhatikan keselamatan penumpang. Salah satunya adalah mengenai kapasitas penumpang kapal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengumuman! Masuk Jakarta Akan Diwajibkan Rapid Antigen&amp;nbsp;
Menurut Menhub, dirinya sangat mewanti-wanti kapasitas penumpang yang harus sesuai dengan kapasitas yang ditetapkan. Karena berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
&quot;Saya mewanti-wanti agar jumlah penumpang yang diizinkan masuk ke dalam kapal harus sesuai kapasitas yang ditentukan,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jangan Lupa, Liburan Naik Kereta dan Pesawat Wajib Rapid Test Antigen&amp;nbsp;
Menurut Menhub, secara keseluruhan keselamatan pelayaran di Kaliadem sudah cukup baik. Oleh karena itu, dirinya memberikan apresiasi kepada para operator kapal yang telah memperhatikan keselamatan perjalanan dan kelengkapan dokumen kapal.
&quot;Saya tadi secara random memeriksa dokumen kelengkapan kapal yang akan berlayar. Kapal laik jalan, jumlah penumpang  terukur, dan nakhoda dalam keadaan sehat,&quot; kata Menhub.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yNi8xLzEyNjQ5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Meskipun begitu, Menhub tetap mengingatkan agar penumpang selalu  menerapkan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan  memakai masker di sarana transportasi umum di wilayah aglomerasi  perkotaan. Karena untuk wilayah aglomerasi memang tidak diwajibkan untuk  melakukan rapid test antigen.
Menhub Budi juga mengimbau agar masyarakat yang bepergian di kawasan  aglomerasi dapat memanfaatkan fasilitas rapid tes antigen yang  disediakan baik di simpul-simpul transportasi maupun di lokasi lainnya.
&quot;Saya melihat kesadaran masyarakat akan kesehatan sudah cukup baik  tadi dengan selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer  sendiri,&amp;rdquo; kata Menhub.</content:encoded></item></channel></rss>
