<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Uno Juaranya</title><description>Presiden Joko Widodo melakukan perombakan jajaran kabinetnya jelang tutup tahun 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/27/455/2334136/fakta-kekayaan-6-menteri-baru-jokowi-sandiaga-uno-juaranya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/27/455/2334136/fakta-kekayaan-6-menteri-baru-jokowi-sandiaga-uno-juaranya"/><item><title>Fakta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Uno Juaranya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/27/455/2334136/fakta-kekayaan-6-menteri-baru-jokowi-sandiaga-uno-juaranya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/27/455/2334136/fakta-kekayaan-6-menteri-baru-jokowi-sandiaga-uno-juaranya</guid><pubDate>Minggu 27 Desember 2020 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/26/455/2334136/fakta-kekayaan-6-menteri-baru-jokowi-sandiaga-uno-juaranya-jWgtCkLh0c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/26/455/2334136/fakta-kekayaan-6-menteri-baru-jokowi-sandiaga-uno-juaranya-jWgtCkLh0c.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo melakukan perombakan jajaran kabinetnya jelang tutup tahun 2020. Ada sekitar 6 Menteri yang dirombak oleh Presiden Joko Widodo termasuk 4 Menteri Ekonomi.
Keenam Menteri tersebut yakni Tri Rismaharini sebegai Menteri Sosial, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. Kemudian M lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama dan terakhir Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, enam orang menteri baru pada Kabinet Indonesia Maju pernah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Dilantik Jadi Mensos, Risma Dapat Ucapan Selamat dari Liverpool
 
Ada sejumlah fakta menarik darijumlah kekayaan dari  6 Menteri baru tersebut. Berikut fakta yang sudah dirangkum Okezone, pada Minggu (27/12/2020).
1. Sandiaga Salahuddin Uno - Rp5,09 Triliun
 
Sandiaga terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 14 Agustus 2018 sebagai calon penyelenggara negara atau Calon Wakil Presiden RI senilai Rp5,09 triliun.
Sandiaga memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp191 miliar, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp325 juta, harta bergerak lainnya Rp3,2 miliar, surat berharga Rp4,7 triliun, kas dan setara kas Rp495 miliar, dan harta lainnya Rp41 miliar. Ia juga tercatat memiliki utang Rp340 miliar.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Ucapkan Selamat ke Menteri KP, Teriak Netizen Langsung 'Pecah'
 
2. Sakti Wahyu Trenggono - Rp1,9 Triliun
Sakti terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 16 Januari 2020 sebagai Wakil Menteri Pertahanan senilai Rp1,9 triliun.
Dia mempunyai harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp54 miliar, alat transportasi dan mesin (lima unit mobil dan satu unit motor) Rp6,1 miliar, harta bergerak lainnya Rp16,2 miliar, surat berharga Rp1,6 triliun, kas dan setara kas Rp141,7 miliar, dan harta lainnya Rp61,5 miliar.

3. Budi Gunadi Sadikin - Rp161 Miliar
 
Budi terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 17 Maret 2020 sebagai Wakil Menteri BUMN senilai Rp161 miliar.
Dia tercatat mempunyai harta terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp89 miliar, alat transportasi dan mesin (tiga unit mobil) Rp1,02 miliar, harta bergerak lainnya Rp4,3 miliar, surat berharga Rp63,2 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp4,2 miliar.4. M Lutfi - Rp123,5 Miliar dan USD4,5 Juta
Lutfi terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 30 Oktober  2014 sebagai Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu II senilai  Rp123,5 miliar.
Harta Lutfi terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp37,7 miliar,  alat transportasi dan mesin (dua unit mobil dan satu unit motor) Rp2  miliar, harta bergerak lainnya Rp8,6 miliar, surat berharga Rp85,7  miliar, serta giro dan setara kas Rp2,5 miliar. Ia saat itu juga  tercatat memiliki utang senilai Rp13,1 miliar.
 
5. Tri Rismaharini - Rp7,1 Miliar
Risma terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 27 Maret  2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2018 sebagai Wali Kota  Surabaya senilai Rp7,1 miliar.
Harta Risma terdiri tanah dan bangunan senilai Rp6,5 miliar, alat  transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp985 juta, harta bergerak  lainnya Rp85 juta serta kas dan setara kas Rp580 juta. Ia juga tercatat  memiliki utang senilai Rp952 juta.
 
6. Yaqut Cholil Qoumas - Rp936 Juta
 
Yaqut terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 19 Juni  2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2018 sebagai anggota  DPR RI 2014&amp;mdash;2019 dari Fraksi PKB senilai Rp936 juta.
Yaqut memiliki harta terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp47  juta, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp882 juta, harta  bergerak lainnya Rp1,5 juta, serta kas dan setara kas Rp5,8 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo melakukan perombakan jajaran kabinetnya jelang tutup tahun 2020. Ada sekitar 6 Menteri yang dirombak oleh Presiden Joko Widodo termasuk 4 Menteri Ekonomi.
Keenam Menteri tersebut yakni Tri Rismaharini sebegai Menteri Sosial, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. Kemudian M lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama dan terakhir Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, enam orang menteri baru pada Kabinet Indonesia Maju pernah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Dilantik Jadi Mensos, Risma Dapat Ucapan Selamat dari Liverpool
 
Ada sejumlah fakta menarik darijumlah kekayaan dari  6 Menteri baru tersebut. Berikut fakta yang sudah dirangkum Okezone, pada Minggu (27/12/2020).
1. Sandiaga Salahuddin Uno - Rp5,09 Triliun
 
Sandiaga terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 14 Agustus 2018 sebagai calon penyelenggara negara atau Calon Wakil Presiden RI senilai Rp5,09 triliun.
Sandiaga memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp191 miliar, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp325 juta, harta bergerak lainnya Rp3,2 miliar, surat berharga Rp4,7 triliun, kas dan setara kas Rp495 miliar, dan harta lainnya Rp41 miliar. Ia juga tercatat memiliki utang Rp340 miliar.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Ucapkan Selamat ke Menteri KP, Teriak Netizen Langsung 'Pecah'
 
2. Sakti Wahyu Trenggono - Rp1,9 Triliun
Sakti terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 16 Januari 2020 sebagai Wakil Menteri Pertahanan senilai Rp1,9 triliun.
Dia mempunyai harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp54 miliar, alat transportasi dan mesin (lima unit mobil dan satu unit motor) Rp6,1 miliar, harta bergerak lainnya Rp16,2 miliar, surat berharga Rp1,6 triliun, kas dan setara kas Rp141,7 miliar, dan harta lainnya Rp61,5 miliar.

3. Budi Gunadi Sadikin - Rp161 Miliar
 
Budi terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 17 Maret 2020 sebagai Wakil Menteri BUMN senilai Rp161 miliar.
Dia tercatat mempunyai harta terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp89 miliar, alat transportasi dan mesin (tiga unit mobil) Rp1,02 miliar, harta bergerak lainnya Rp4,3 miliar, surat berharga Rp63,2 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp4,2 miliar.4. M Lutfi - Rp123,5 Miliar dan USD4,5 Juta
Lutfi terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 30 Oktober  2014 sebagai Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu II senilai  Rp123,5 miliar.
Harta Lutfi terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp37,7 miliar,  alat transportasi dan mesin (dua unit mobil dan satu unit motor) Rp2  miliar, harta bergerak lainnya Rp8,6 miliar, surat berharga Rp85,7  miliar, serta giro dan setara kas Rp2,5 miliar. Ia saat itu juga  tercatat memiliki utang senilai Rp13,1 miliar.
 
5. Tri Rismaharini - Rp7,1 Miliar
Risma terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 27 Maret  2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2018 sebagai Wali Kota  Surabaya senilai Rp7,1 miliar.
Harta Risma terdiri tanah dan bangunan senilai Rp6,5 miliar, alat  transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp985 juta, harta bergerak  lainnya Rp85 juta serta kas dan setara kas Rp580 juta. Ia juga tercatat  memiliki utang senilai Rp952 juta.
 
6. Yaqut Cholil Qoumas - Rp936 Juta
 
Yaqut terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 19 Juni  2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2018 sebagai anggota  DPR RI 2014&amp;mdash;2019 dari Fraksi PKB senilai Rp936 juta.
Yaqut memiliki harta terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp47  juta, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp882 juta, harta  bergerak lainnya Rp1,5 juta, serta kas dan setara kas Rp5,8 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
