<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Perbankan Syariah Lebih Kuat dari Konvensional</title><description>Pemerintah memastikan kinerja perbankan syariah justru stabil di tengah krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/29/320/2335524/sri-mulyani-perbankan-syariah-lebih-kuat-dari-konvensional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/29/320/2335524/sri-mulyani-perbankan-syariah-lebih-kuat-dari-konvensional"/><item><title>Sri Mulyani: Perbankan Syariah Lebih Kuat dari Konvensional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/29/320/2335524/sri-mulyani-perbankan-syariah-lebih-kuat-dari-konvensional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/29/320/2335524/sri-mulyani-perbankan-syariah-lebih-kuat-dari-konvensional</guid><pubDate>Selasa 29 Desember 2020 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/29/320/2335524/sri-mulyani-perbankan-syariah-lebih-kuat-dari-konvensional-RSJdEMaCFy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Sri Mulyani (Foto: Instagram/@smindrawati)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/29/320/2335524/sri-mulyani-perbankan-syariah-lebih-kuat-dari-konvensional-RSJdEMaCFy.jpg</image><title>Menteri Sri Mulyani (Foto: Instagram/@smindrawati)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memastikan kinerja perbankan syariah justru stabil di tengah krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, kinerja perbankan syariah bahkan lebih tinggi bila dibandingkan dengan perbankan konvensional.
&quot;Intermediasi perbankan nasional yang cenderung mengalami penurunan, namun kinerja perbankan syariah justru stabil dan tumbuh lebih tinggi dari perbankan konvensional,&quot; jelas Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (29/12/2020).
Lanjutnya penyaluran kredit, tumbuh lebih tinggi mencapai 9,42% dibandingkan perbankan konvensional mencapai 0,55%.
Dari sisi rasio modal perbankan syariah mencapai 23,5% dan rasio kredit bermasalah (NPF) mencapai 3,31%.
&amp;ldquo;Kinerja bank syariah ini perlu menjadi salah satu jembatan dan modal awal bagi kita untuk terus mengembangkan sebuah ekosistem keuangan syariah yang berkualitas baik,&amp;rdquo; katanya.


Dia menambahkan dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki karakter yang sesuai dengan prinsip keuangan syariah dan sesuai dengan nilai universal Islam yakni keadilan, kejujuran dan dapat dipercaya.
&amp;ldquo;Kualitas SDM juga bisa meningkatkan pembangunan ekonomi Islam yang berkelanjutan, inklusif dan bisa memenuhi harapan masyarakat dan sesuai nilai universal Islam,&amp;rdquo; tandasnya.
Baca Juga: Sri Mulyani: Rezim Perpajakan Sejalan dengan UU Ciptaker</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memastikan kinerja perbankan syariah justru stabil di tengah krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, kinerja perbankan syariah bahkan lebih tinggi bila dibandingkan dengan perbankan konvensional.
&quot;Intermediasi perbankan nasional yang cenderung mengalami penurunan, namun kinerja perbankan syariah justru stabil dan tumbuh lebih tinggi dari perbankan konvensional,&quot; jelas Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (29/12/2020).
Lanjutnya penyaluran kredit, tumbuh lebih tinggi mencapai 9,42% dibandingkan perbankan konvensional mencapai 0,55%.
Dari sisi rasio modal perbankan syariah mencapai 23,5% dan rasio kredit bermasalah (NPF) mencapai 3,31%.
&amp;ldquo;Kinerja bank syariah ini perlu menjadi salah satu jembatan dan modal awal bagi kita untuk terus mengembangkan sebuah ekosistem keuangan syariah yang berkualitas baik,&amp;rdquo; katanya.


Dia menambahkan dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki karakter yang sesuai dengan prinsip keuangan syariah dan sesuai dengan nilai universal Islam yakni keadilan, kejujuran dan dapat dipercaya.
&amp;ldquo;Kualitas SDM juga bisa meningkatkan pembangunan ekonomi Islam yang berkelanjutan, inklusif dan bisa memenuhi harapan masyarakat dan sesuai nilai universal Islam,&amp;rdquo; tandasnya.
Baca Juga: Sri Mulyani: Rezim Perpajakan Sejalan dengan UU Ciptaker</content:encoded></item></channel></rss>
