<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>VICI Optimistis Pendapatan Bisa Tumbuh 30% di Akhir Tahun</title><description>PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) masih optimis pendapatan akan mengalami pertumbuhan hingga 30%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/278/2336347/vici-optimistis-pendapatan-bisa-tumbuh-30-di-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/278/2336347/vici-optimistis-pendapatan-bisa-tumbuh-30-di-akhir-tahun"/><item><title>VICI Optimistis Pendapatan Bisa Tumbuh 30% di Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/278/2336347/vici-optimistis-pendapatan-bisa-tumbuh-30-di-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/278/2336347/vici-optimistis-pendapatan-bisa-tumbuh-30-di-akhir-tahun</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/278/2336347/vici-optimistis-pendapatan-bisa-tumbuh-30-di-akhir-tahun-xQzvo4RFFP.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/278/2336347/vici-optimistis-pendapatan-bisa-tumbuh-30-di-akhir-tahun-xQzvo4RFFP.jpeg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) masih optimis pendapatan akan mengalami pertumbuhan hingga 30%. Meskipun situasi yang sedang terjadi saat ini masih sulit karena adanya pandemi covid-19.
Direktur Utama VICI Billy Hartomo Salim mengatakan, optimisme tersebut didorong oleh langkah perseroan dalam melakukan berbagai inovasi dan strategi pemasaran. Tak hanya ekspor ke beberapa negara saja tapi juga mendorong penjualan di dalam negeri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bye, Pizza Hut Akan Tutup 300 Gerai
&amp;ldquo;Sampai akhir tahun, kita akan tutup growth 30% lagi. Jadi mudah-mudahan pertumbuhannya bisa luar biasa, di situasi yang sulit ini, dengan bottom line 25% lebih dari 2019,&quot; ujarnya dalam keterangannya, Rabu (30/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pizza Hut di AS Bangkrut, Beda dengan Indonesia
Billy melanjutkan, emiten yang bergerak dalam sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG) juga telah melakukan ekspor produknya ke sejumlah negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Di mana negara-negara yang menjadi target ekspor utama ke Jepang, China, Korea, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Hong Kong.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tak hanya untuk penjualan ke luar negeri saja, akan perseroan juga  mendorong penjualan di dalam negeri. Adapun rinciannya penjualan sudah  dilakukan ke hampir seluruh kota di Indonesia, yang disalurkan oleh 30  distributor, 3.000 pedagang grosir tradisional, 60.000 pengecer  tradisional, dan 9.000 pengecer modern.
&quot;Sejak melaksanakan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia  pada 17 Desember 2020 ini, Victoria Care Indonesia juga terus menegaskan  komitmennya untuk mengedepankan inovasi produk sesuai kebutuhan  konsumen, serta pola distribusi dan pemasaran untuk menjangkau pasar  yang semakin luas,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) masih optimis pendapatan akan mengalami pertumbuhan hingga 30%. Meskipun situasi yang sedang terjadi saat ini masih sulit karena adanya pandemi covid-19.
Direktur Utama VICI Billy Hartomo Salim mengatakan, optimisme tersebut didorong oleh langkah perseroan dalam melakukan berbagai inovasi dan strategi pemasaran. Tak hanya ekspor ke beberapa negara saja tapi juga mendorong penjualan di dalam negeri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bye, Pizza Hut Akan Tutup 300 Gerai
&amp;ldquo;Sampai akhir tahun, kita akan tutup growth 30% lagi. Jadi mudah-mudahan pertumbuhannya bisa luar biasa, di situasi yang sulit ini, dengan bottom line 25% lebih dari 2019,&quot; ujarnya dalam keterangannya, Rabu (30/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pizza Hut di AS Bangkrut, Beda dengan Indonesia
Billy melanjutkan, emiten yang bergerak dalam sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG) juga telah melakukan ekspor produknya ke sejumlah negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Di mana negara-negara yang menjadi target ekspor utama ke Jepang, China, Korea, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Hong Kong.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tak hanya untuk penjualan ke luar negeri saja, akan perseroan juga  mendorong penjualan di dalam negeri. Adapun rinciannya penjualan sudah  dilakukan ke hampir seluruh kota di Indonesia, yang disalurkan oleh 30  distributor, 3.000 pedagang grosir tradisional, 60.000 pengecer  tradisional, dan 9.000 pengecer modern.
&quot;Sejak melaksanakan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia  pada 17 Desember 2020 ini, Victoria Care Indonesia juga terus menegaskan  komitmennya untuk mengedepankan inovasi produk sesuai kebutuhan  konsumen, serta pola distribusi dan pemasaran untuk menjangkau pasar  yang semakin luas,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
