<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalbe Farma Dapat Izin Uji Klinik Fase 2 Obat Covid-19 GX-17</title><description>Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mendapat persetujuan pelaksanaan uji klinik  (PPUK) dar BPOM untuk melaksanakan uji klinik fase-2 obat GX-17.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/320/2336327/kalbe-farma-dapat-izin-uji-klinik-fase-2-obat-covid-19-gx-17</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/320/2336327/kalbe-farma-dapat-izin-uji-klinik-fase-2-obat-covid-19-gx-17"/><item><title>Kalbe Farma Dapat Izin Uji Klinik Fase 2 Obat Covid-19 GX-17</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/320/2336327/kalbe-farma-dapat-izin-uji-klinik-fase-2-obat-covid-19-gx-17</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/320/2336327/kalbe-farma-dapat-izin-uji-klinik-fase-2-obat-covid-19-gx-17</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/320/2336327/kalbe-farma-dapat-izin-uji-klinik-fase-2-obat-covid-19-gx-17-j0U78PoQdd.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/320/2336327/kalbe-farma-dapat-izin-uji-klinik-fase-2-obat-covid-19-gx-17-j0U78PoQdd.jpeg</image><title>Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mendapat persetujuan pelaksanaan uji klinik (PPUK) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) untuk melaksanakan uji klinik fase-2 obat GX-17. Melalui anak usaha PT Kalbe-Genexine Biologics (KGBio) obat ini adalah obat immunotherapeutic yang akan dikembangkan sebagai pengobatan pasien Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalbe Farma Jual Obat Covid-19 Impor dari India, Harganya Rp3 Juta
Direktur PT Kalbe Farma Tbk Sie Djohan mengatakan BPOM telah mengeluarkan persetujuan kepada KGBio untuk melakukan uji klinik fase-2 berdasarkan data keamanan dan efektivitas dari studi sebelumnya yang telah dilakukan oleh Genexine bersama IMAB di Korea Selatan. GX-17 adalah satu-satunya obat long-acting interleukin- 7 dalam pengembangan di dunia yang dapat meningkatkan jumlah limfosit absolut.
&amp;ldquo;Kalbe berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19. Setelah bekerja sama dengan Genexine dalam pengembangan vaksin GX-19, saat ini Kalbe dan Genexine bekerja sama dalam pengembangan obat Covid-19 GX-17,&amp;rdquo; kata Sie di Jakarta Rabu (30/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menguji Efektivitas Remdesivir untuk Pasien Covid-19
Peningkatan jumlah limfosit oleh GX-17 inilah yang dapat mencegah perburukan kondisi pasien Covid-19 mild atau asymptomatic terutama pada populasi rentan seperti orang tua dengan mengaktivasi T-cells dan system imun pada tahap awal infeksi Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOC8xMC8xMjY1NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kami berharap pengembangan GX-17 ini dapat membantu melindungi  masyarakat khususnya para lanjut usia yang rentan terhadap efek Covid-  19,&amp;rdquo; lanjutnya.
Klinik fase 2 yang sudah disetujui ini akan merekrut 210 subjek  penderita mild dan asymptomatic Covid-19 dengan usia di atas 50 tahun  untuk menganalisa keamanan dan keefektifan GX-17 dibanding dengan  placebo. GX-17 akan diberikan sebagai injeksi tunggal bersama dengan  standar terapi dalam 7 hari sejak ditemukannya gejala danakan dimonitor  selama total 9 minggu, termasuk 1 minggu untuk seleksi, 4 minggu  pengobatan dan 4 minggu follow up. Uji klinik fase 2 ini diperkirakan  memakan waktu 6 bulan.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mendapat persetujuan pelaksanaan uji klinik (PPUK) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) untuk melaksanakan uji klinik fase-2 obat GX-17. Melalui anak usaha PT Kalbe-Genexine Biologics (KGBio) obat ini adalah obat immunotherapeutic yang akan dikembangkan sebagai pengobatan pasien Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalbe Farma Jual Obat Covid-19 Impor dari India, Harganya Rp3 Juta
Direktur PT Kalbe Farma Tbk Sie Djohan mengatakan BPOM telah mengeluarkan persetujuan kepada KGBio untuk melakukan uji klinik fase-2 berdasarkan data keamanan dan efektivitas dari studi sebelumnya yang telah dilakukan oleh Genexine bersama IMAB di Korea Selatan. GX-17 adalah satu-satunya obat long-acting interleukin- 7 dalam pengembangan di dunia yang dapat meningkatkan jumlah limfosit absolut.
&amp;ldquo;Kalbe berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19. Setelah bekerja sama dengan Genexine dalam pengembangan vaksin GX-19, saat ini Kalbe dan Genexine bekerja sama dalam pengembangan obat Covid-19 GX-17,&amp;rdquo; kata Sie di Jakarta Rabu (30/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menguji Efektivitas Remdesivir untuk Pasien Covid-19
Peningkatan jumlah limfosit oleh GX-17 inilah yang dapat mencegah perburukan kondisi pasien Covid-19 mild atau asymptomatic terutama pada populasi rentan seperti orang tua dengan mengaktivasi T-cells dan system imun pada tahap awal infeksi Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOC8xMC8xMjY1NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kami berharap pengembangan GX-17 ini dapat membantu melindungi  masyarakat khususnya para lanjut usia yang rentan terhadap efek Covid-  19,&amp;rdquo; lanjutnya.
Klinik fase 2 yang sudah disetujui ini akan merekrut 210 subjek  penderita mild dan asymptomatic Covid-19 dengan usia di atas 50 tahun  untuk menganalisa keamanan dan keefektifan GX-17 dibanding dengan  placebo. GX-17 akan diberikan sebagai injeksi tunggal bersama dengan  standar terapi dalam 7 hari sejak ditemukannya gejala danakan dimonitor  selama total 9 minggu, termasuk 1 minggu untuk seleksi, 4 minggu  pengobatan dan 4 minggu follow up. Uji klinik fase 2 ini diperkirakan  memakan waktu 6 bulan.
</content:encoded></item></channel></rss>
