<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Dana Tabungan di Bank Ini Kian Banyak</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan dana pihak ketiga November sebesar 11,3%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/622/2336268/dana-tabungan-di-bank-ini-kian-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/622/2336268/dana-tabungan-di-bank-ini-kian-banyak"/><item><title>      Dana Tabungan di Bank Ini Kian Banyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/622/2336268/dana-tabungan-di-bank-ini-kian-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/30/622/2336268/dana-tabungan-di-bank-ini-kian-banyak</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/622/2336268/dana-tabungan-di-bank-ini-kian-banyak-qLffYEXXVw.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/622/2336268/dana-tabungan-di-bank-ini-kian-banyak-qLffYEXXVw.jpeg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan dana pihak ketiga November  sebesar 11,3% lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 11,6%. Adapun dana pihak ketiga mencapai Rp6.4017 triliun.

Sedangkan dana tabungan di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat meningkat 12,2%. Dalam hal ini dana tabungan pada rupiah dan valas meningkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Catat Kredit Properti Naik 3,7%, Terbanyak KPR Rumah Tipe 72&amp;nbsp;
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryanto   mengatakan, perlambatan DPK ini pada November  2020 terjadi pada tabungan dan giro serta simpanan berjangka.  Serta  terjadi pada nasabah korporasi maupun perorangan.

&quot;Secara umum simpanan berjangka mencatat perlambatan sebesar 7,4% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 8,1%,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Rabu (30/12/2020).


Simpanan berjangka valas terutama pada wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Pertumbuhan giro juga mengalami perlambatan menjadi 17,3% dari 19,1% pada bulan sebelumnya.

&quot;Simpanan berjangka rendah disumbang valuta rupiah yang terjadi di Jakarta dan Papua,&quot; jelasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA -  Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan dana pihak ketiga November  sebesar 11,3% lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 11,6%. Adapun dana pihak ketiga mencapai Rp6.4017 triliun.

Sedangkan dana tabungan di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat meningkat 12,2%. Dalam hal ini dana tabungan pada rupiah dan valas meningkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Catat Kredit Properti Naik 3,7%, Terbanyak KPR Rumah Tipe 72&amp;nbsp;
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryanto   mengatakan, perlambatan DPK ini pada November  2020 terjadi pada tabungan dan giro serta simpanan berjangka.  Serta  terjadi pada nasabah korporasi maupun perorangan.

&quot;Secara umum simpanan berjangka mencatat perlambatan sebesar 7,4% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 8,1%,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Rabu (30/12/2020).


Simpanan berjangka valas terutama pada wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Pertumbuhan giro juga mengalami perlambatan menjadi 17,3% dari 19,1% pada bulan sebelumnya.

&quot;Simpanan berjangka rendah disumbang valuta rupiah yang terjadi di Jakarta dan Papua,&quot; jelasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
