<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini 10 Deretan Saham yang Moncer Sepanjang 2020</title><description>IHSG gagal mempertahankan tren positif pada penutupan perdagangan di tahun 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/278/2336876/ini-10-deretan-saham-yang-moncer-sepanjang-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/278/2336876/ini-10-deretan-saham-yang-moncer-sepanjang-2020"/><item><title>Ini 10 Deretan Saham yang Moncer Sepanjang 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/278/2336876/ini-10-deretan-saham-yang-moncer-sepanjang-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/278/2336876/ini-10-deretan-saham-yang-moncer-sepanjang-2020</guid><pubDate>Kamis 31 Desember 2020 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/31/278/2336876/ini-10-deretan-saham-yang-moncer-sepanjang-2020-c7Pley3Vii.jpg" expression="full" type="image/jpeg">saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/31/278/2336876/ini-10-deretan-saham-yang-moncer-sepanjang-2020-c7Pley3Vii.jpg</image><title>saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan tren positif pada penutupan perdagangan di tahun 2020. Pada penutupan perdagangan, Rabu (30/12/2020) IHSG bergerak melemah 57,10 poin atau 0,95% ke 5.979.
Kemudian, terdapat 143 saham menguat, 365 saham melemah dan 119 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp14,5 triliun dari 24,7 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kilas Balik, Vaksin Ditemukan Bikin IHSG Masuk Zona Nyaman di Level 6.000
Indeks LQ45 turun 10,70 poin atau 1,13% ke 934,88, indeks JII turun 7,88 poin atau 1,23% ke 630,42, indeks IDX30 turun 1,72 poin atau 0,34% ke 502,27 dan indeks MNC36 turun 1,87 poin atau 0,58% ke 322,34.
Mengutip data statistik BEI, Jakarta, Kamis (31/12/2020), penutupan IHSG pun membuat pergerakannya telah anjlok 320,47 poin atau 5,09% sepanjang 2020. Penurunan tersebut tidak luput dari perbandingan besaran andil top leader dan top laggard-nya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pasar Modal RI Dibanjiri 3,87 Juta Investor Baru meski Ada Covid-19
Mengutip data tersebut, berikut 10 emiten yang masuk top leader sepanjang 2020:
1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) (151,1%) andil ke IHSG 39 poin
2. PT Bank Jago Tbk (ARTO) (821,9%) andil ke IHSG 35,9 poin
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (127,1%) andil ke IHSG 26,5 poin
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Gagal ke 6.000, Bos BEI Klaim Pasar Modal Mulai Membaik
4. PT Bank Permata Tbk (BNLI) (138,7%) andil ke IHSG 23,5 poin
5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (130,4%) andil ke IHSG 22,8 poin
6. PT United Tractors Tbk (UNTR) (23,6%) andil ke IHSG 15,7 poin
7. PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) (581,6%) andil ke IHSG 15,4 poin
8. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) (422,7%) andil ke IHSG 15 poin
9. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) (240,0%) andil ke IHSG 14,2 poin
10. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) (32,2%) andil ke IHSG 13,4 poin.


Sementara itu, ada juga 10 perusahaan yang sahamnya masuk ke dalam top Laggard sepanjang tahun 2020. Berikut rincian daftarnya:
1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) (-16,6%) dampak ke IHSG 62,2 poin
2. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) (-28,3%) dampak ke IHSG 55,6 poin
3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) (-17,6%) dampak ke IHSG 49,6 poin
4. PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) (-59,5%) dampak ke IHSG 39,8 poin
5. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (-27,2%) dampak ke IHSG 33,5 poin
6. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) (-12,5%) dampak ke IHSG 32,2 poin
7. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) (-21,3%) dampak ke IHSG 26,8 poin
8. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) (-12,5%) dampak ke IHSG 18,6 poin
9. PT Sinar Mas Multiartha Tbk SMMA (-25,1%) dampak ke IHSG 18,4 poin
10. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) (-22,6%) dampak ke IHSG 18,3 poin.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan tren positif pada penutupan perdagangan di tahun 2020. Pada penutupan perdagangan, Rabu (30/12/2020) IHSG bergerak melemah 57,10 poin atau 0,95% ke 5.979.
Kemudian, terdapat 143 saham menguat, 365 saham melemah dan 119 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp14,5 triliun dari 24,7 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kilas Balik, Vaksin Ditemukan Bikin IHSG Masuk Zona Nyaman di Level 6.000
Indeks LQ45 turun 10,70 poin atau 1,13% ke 934,88, indeks JII turun 7,88 poin atau 1,23% ke 630,42, indeks IDX30 turun 1,72 poin atau 0,34% ke 502,27 dan indeks MNC36 turun 1,87 poin atau 0,58% ke 322,34.
Mengutip data statistik BEI, Jakarta, Kamis (31/12/2020), penutupan IHSG pun membuat pergerakannya telah anjlok 320,47 poin atau 5,09% sepanjang 2020. Penurunan tersebut tidak luput dari perbandingan besaran andil top leader dan top laggard-nya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pasar Modal RI Dibanjiri 3,87 Juta Investor Baru meski Ada Covid-19
Mengutip data tersebut, berikut 10 emiten yang masuk top leader sepanjang 2020:
1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) (151,1%) andil ke IHSG 39 poin
2. PT Bank Jago Tbk (ARTO) (821,9%) andil ke IHSG 35,9 poin
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (127,1%) andil ke IHSG 26,5 poin
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Gagal ke 6.000, Bos BEI Klaim Pasar Modal Mulai Membaik
4. PT Bank Permata Tbk (BNLI) (138,7%) andil ke IHSG 23,5 poin
5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (130,4%) andil ke IHSG 22,8 poin
6. PT United Tractors Tbk (UNTR) (23,6%) andil ke IHSG 15,7 poin
7. PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) (581,6%) andil ke IHSG 15,4 poin
8. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) (422,7%) andil ke IHSG 15 poin
9. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) (240,0%) andil ke IHSG 14,2 poin
10. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) (32,2%) andil ke IHSG 13,4 poin.


Sementara itu, ada juga 10 perusahaan yang sahamnya masuk ke dalam top Laggard sepanjang tahun 2020. Berikut rincian daftarnya:
1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) (-16,6%) dampak ke IHSG 62,2 poin
2. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) (-28,3%) dampak ke IHSG 55,6 poin
3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) (-17,6%) dampak ke IHSG 49,6 poin
4. PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) (-59,5%) dampak ke IHSG 39,8 poin
5. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (-27,2%) dampak ke IHSG 33,5 poin
6. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) (-12,5%) dampak ke IHSG 32,2 poin
7. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) (-21,3%) dampak ke IHSG 26,8 poin
8. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) (-12,5%) dampak ke IHSG 18,6 poin
9. PT Sinar Mas Multiartha Tbk SMMA (-25,1%) dampak ke IHSG 18,4 poin
10. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) (-22,6%) dampak ke IHSG 18,3 poin.</content:encoded></item></channel></rss>
