<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Korsel, Proyek Kendaraan Listrik Rp142 Triliun Segera Dimulai</title><description>Bahlil Lahadalia sepakat menandatangani kerja sama proyek MoU tentang  investasi di bidang industri sel baterai kendaraan  listrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/320/2336403/gandeng-korsel-proyek-kendaraan-listrik-rp142-triliun-segera-dimulai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/320/2336403/gandeng-korsel-proyek-kendaraan-listrik-rp142-triliun-segera-dimulai"/><item><title>Gandeng Korsel, Proyek Kendaraan Listrik Rp142 Triliun Segera Dimulai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/320/2336403/gandeng-korsel-proyek-kendaraan-listrik-rp142-triliun-segera-dimulai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/31/320/2336403/gandeng-korsel-proyek-kendaraan-listrik-rp142-triliun-segera-dimulai</guid><pubDate>Kamis 31 Desember 2020 05:45 WIB</pubDate><dc:creator>Iffa Naila Safira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/320/2336403/gandeng-korsel-proyek-kendaraan-listrik-rp142-triliun-segera-dimulai-yTKJCcPyKM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/320/2336403/gandeng-korsel-proyek-kendaraan-listrik-rp142-triliun-segera-dimulai-yTKJCcPyKM.jpg</image><title>Investasi (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sepakat menandatangani kerja sama proyek MoU tentang investasi raksasa dan strategis di bidang industri sel baterai kendaraan listrik. Kerjasama dilakukan dengan LG Energy Solution di Seoul, Korea Selatan pada 18 Desember 2020.
Setelah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara konsorsium BUMN dengan LG Energy Solution Ltd, anak perusahaan konglomerasi LG Group.  Proyek pengembangan baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai USD9,8 miliar (setara Rp142 triliun) di Indonesia akan segera dimulai.
&quot;Total investasi ini USD9,8 miliar atau setara Rp142 triliun. Ini angka yang cukup luar biasa, karena dalam catatan BKPM, belum pernah ada investasi pascareformasi sebesar ini. Ini langkah yang menurut saya luar biasa karena di era pandemi hampir sedikit negara punya peluang seperti ini,&quot; jelas Bahlil dalam konferensi pers yang ditayangkan secara daring dari Jakarta, Rabu (30/12/2020).
Kesepakatan investasi tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Busan, pada November 2019 lalu.
Baca Selengkapnya: Proyek Baterai Kendaraan Listrik Rp142 Triliun di Indonesia Segera Dimulai


</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sepakat menandatangani kerja sama proyek MoU tentang investasi raksasa dan strategis di bidang industri sel baterai kendaraan listrik. Kerjasama dilakukan dengan LG Energy Solution di Seoul, Korea Selatan pada 18 Desember 2020.
Setelah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara konsorsium BUMN dengan LG Energy Solution Ltd, anak perusahaan konglomerasi LG Group.  Proyek pengembangan baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai USD9,8 miliar (setara Rp142 triliun) di Indonesia akan segera dimulai.
&quot;Total investasi ini USD9,8 miliar atau setara Rp142 triliun. Ini angka yang cukup luar biasa, karena dalam catatan BKPM, belum pernah ada investasi pascareformasi sebesar ini. Ini langkah yang menurut saya luar biasa karena di era pandemi hampir sedikit negara punya peluang seperti ini,&quot; jelas Bahlil dalam konferensi pers yang ditayangkan secara daring dari Jakarta, Rabu (30/12/2020).
Kesepakatan investasi tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Busan, pada November 2019 lalu.
Baca Selengkapnya: Proyek Baterai Kendaraan Listrik Rp142 Triliun di Indonesia Segera Dimulai


</content:encoded></item></channel></rss>
