<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Infrastruktur Masih Jadi PR Utama Tahun Ini   </title><description>Pemerintah memiliki pekerjaan rumah dalam memulihkan ekonomi di 2021</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337298/proyek-infrastruktur-masih-jadi-pr-utama-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337298/proyek-infrastruktur-masih-jadi-pr-utama-tahun-ini"/><item><title>Proyek Infrastruktur Masih Jadi PR Utama Tahun Ini   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337298/proyek-infrastruktur-masih-jadi-pr-utama-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337298/proyek-infrastruktur-masih-jadi-pr-utama-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 01 Januari 2021 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/01/320/2337298/proyek-infrastruktur-masih-jadi-pr-utama-tahun-ini-cRRjRyoxF9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Infrastruktur. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/01/320/2337298/proyek-infrastruktur-masih-jadi-pr-utama-tahun-ini-cRRjRyoxF9.jpg</image><title>Proyek Infrastruktur. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memiliki pekerjaan rumah dalam memulihkan ekonomi di 2021. Proyek pembangunan infrastruktur pun harus terus dibangun di tengah pandemi virus corona.
&quot;Pekerjaan memunculkan efek penciptaan aktivitas ekonomi harus ditingkatkan seperti proyek-proyek infrastruktur,&quot; kata Ekonom Core Piter Abdullah, di Jakarta, Jumat (1/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: 2021 Akan Diisi dengan Pembangunan Infrastruktur dan SDM
Tujuannya agar terjadi perputaran ekonomi yang kemudian memunculkan lapangan kerja dann income bagi banyak orang. Pasalnya pemerintah belum bisa merealisasikan anggaran pemulihan ekonomi nasional yang tidak mencapsi 100%.
&quot;Jadi biar ada incomenya ke depan,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Realisasi Anggaran Menteri Basuki di 2020 Capai Rp87,59 Triliun, Berikut Rinciannya
Selain itu, Ekonom Indef Enny Sri Hartati memperkirakan kontraksi ekonomi Indonesia masih akan berlangsung hingga kuartal II/2021. Artinya, capaian pertumbuhan ekonomi ke depan menurutnya akan lebih rendah dari angka yang diproyeksikan pemerintah pada kisaran 4,5% hingga 5% .
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNi80LzEyMjU1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lantaran, pemulihan ekonomi akan berlangsung lebih lama dikarenakan kondisi ekonomi Indonesia yang terpukul pandemi Covid-19 tidak akan bisa berubah dalam jangka waktu yang sangat pendek.
&quot;Pemulihan daya beli masyarakat berat karena konsumsi rumah tangga mampu pulih kalau tersedia lapanagan kerja, karena dampak dari Covid-19 kemarin terhadap struktur pendapatan masyarakat besar harus segera pulih,&quot; tandasnya</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memiliki pekerjaan rumah dalam memulihkan ekonomi di 2021. Proyek pembangunan infrastruktur pun harus terus dibangun di tengah pandemi virus corona.
&quot;Pekerjaan memunculkan efek penciptaan aktivitas ekonomi harus ditingkatkan seperti proyek-proyek infrastruktur,&quot; kata Ekonom Core Piter Abdullah, di Jakarta, Jumat (1/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: 2021 Akan Diisi dengan Pembangunan Infrastruktur dan SDM
Tujuannya agar terjadi perputaran ekonomi yang kemudian memunculkan lapangan kerja dann income bagi banyak orang. Pasalnya pemerintah belum bisa merealisasikan anggaran pemulihan ekonomi nasional yang tidak mencapsi 100%.
&quot;Jadi biar ada incomenya ke depan,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Realisasi Anggaran Menteri Basuki di 2020 Capai Rp87,59 Triliun, Berikut Rinciannya
Selain itu, Ekonom Indef Enny Sri Hartati memperkirakan kontraksi ekonomi Indonesia masih akan berlangsung hingga kuartal II/2021. Artinya, capaian pertumbuhan ekonomi ke depan menurutnya akan lebih rendah dari angka yang diproyeksikan pemerintah pada kisaran 4,5% hingga 5% .
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNi80LzEyMjU1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lantaran, pemulihan ekonomi akan berlangsung lebih lama dikarenakan kondisi ekonomi Indonesia yang terpukul pandemi Covid-19 tidak akan bisa berubah dalam jangka waktu yang sangat pendek.
&quot;Pemulihan daya beli masyarakat berat karena konsumsi rumah tangga mampu pulih kalau tersedia lapanagan kerja, karena dampak dari Covid-19 kemarin terhadap struktur pendapatan masyarakat besar harus segera pulih,&quot; tandasnya</content:encoded></item></channel></rss>
