<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Usaha Kalbe Farma Bisa Uji Klinik Obat Covid-19</title><description>PT Kalbe-Genexine Biologics (KGBio) telah mendapat persetujuan pelaksanan uji klinik (PPUK) dari BPOM</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337346/anak-usaha-kalbe-farma-bisa-uji-klinik-obat-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337346/anak-usaha-kalbe-farma-bisa-uji-klinik-obat-covid-19"/><item><title>Anak Usaha Kalbe Farma Bisa Uji Klinik Obat Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337346/anak-usaha-kalbe-farma-bisa-uji-klinik-obat-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/01/320/2337346/anak-usaha-kalbe-farma-bisa-uji-klinik-obat-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 01 Januari 2021 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/01/320/2337346/anak-usaha-kalbe-farma-bisa-uji-klinik-obat-covid-19-0y8wM1wujn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak Usaha Kalbe Farma Bisa Uji Klinik Obat Covid-19. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/01/320/2337346/anak-usaha-kalbe-farma-bisa-uji-klinik-obat-covid-19-0y8wM1wujn.jpg</image><title>Anak Usaha Kalbe Farma Bisa Uji Klinik Obat Covid-19. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbe-Genexine Biologics (KGBio) telah mendapat persetujuan pelaksanan uji klinik (PPUK) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) untuk melaksanakan uji klinik fase-2 obat GX-17 yakni obat immunotherapeutic yang akan dikembangkan sebagai pengobatan pasien Covid-19.
BPOM telah mengeluarkan persetujuan kepada KGBio untuk melakukan uji klinik fase-2 berdasarkan data keamanan dan efektivitas dari studi sebelumnya yang telah dilakukan oleh Genexine bersama IMAB di Korea Selatan.
GX-17 adalah satu-satunya obat long-acting interleukin- 7 dalam pengembangan di dunia yang dapat meningkatkan jumlah limfosit absolut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalbe Farma Dapat Izin Uji Klinik Fase 2 Obat Covid-19 GX-17
Peningkatan jumlah limfosit oleh GX-17 inilah yang dapat mencegah perburukan kondisi pasien Covid-19 mild atau asymptomatic terutama pada populasi rentan seperti orang tua dengan mengaktivasi T-cells dan system imun pada tahap awal infeksi Covid-19.
&amp;ldquo;Kalbe berkomiten untuk terus berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19. Setelah bekerja sama dengan Genexine dalam pengembangan vaksin GX-19, saat ini Kalbe dan Genexine bekerja sama dalam pengembangan obat Covid-19 GX-17,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur PT. Kalbe Genexine Biologics Sie Djohan di jakarta jumat.
Dirinya berharap pengembangan GX-17 ini dapat membantu melindungi masyarakat khususnya para lanjut usia yang rentan terhadap efek Covid- 19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Uji Klinis Vaksin Covid-19 Kalbe Farma-Korsel Masuki Tahap Kedua
Sampai dengan 29 Desember 2020, tercatat total pasien yang terkonfirmasi Covid-19 sejumlah 727.122 kasus dengan penambahan 7.903 penambahan pasien baru.
Berbeda dari infeksi virus lainnya, SARS-CoV-2 dapat dengan cepat merusak sistem imun dan berkembang dari penyakit yang mild menjadi lebih serius dan bahkan menyebabkan kematian.
Hal ini terutama pada pasien yang rentan seperti lansia dimana jumlah T-cellmereka lebih rendah.
Lebih lanjut Djohan menyatakan jika studi ini berhasil, GX-17 berpotensi untuk menyelamatkan banyak orang dan juga dapat membantu mengurangi beban sistem Kesehatan kita khususnya menghadapi pandemi Covid-19.Dia menuturkan uji klinik fase 2 yang sudah disetujui ini akan merekrut 210 subjek penderita mild dan asymptomatic Covid-19 dengan usia di atas 50 tahun untuk menganalisa keamanan dan kefektifan GX-17 dibanding dengan placebo.
GX-17 akan diberikan sebagai injeksi tunggal bersama dengan standar terapi dalam 7 hari sejak ditemukannya gejala danakan dimonitor selama total 9 minggu, termasuk 1 minggu untuk seleksi, 4 minggu pengobatan dan 4 minggu follow up.
&quot;Uji klinik fase 2 ini diperkirakan memakan waktu 6 bulan,&quot; imbuh dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbe-Genexine Biologics (KGBio) telah mendapat persetujuan pelaksanan uji klinik (PPUK) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) untuk melaksanakan uji klinik fase-2 obat GX-17 yakni obat immunotherapeutic yang akan dikembangkan sebagai pengobatan pasien Covid-19.
BPOM telah mengeluarkan persetujuan kepada KGBio untuk melakukan uji klinik fase-2 berdasarkan data keamanan dan efektivitas dari studi sebelumnya yang telah dilakukan oleh Genexine bersama IMAB di Korea Selatan.
GX-17 adalah satu-satunya obat long-acting interleukin- 7 dalam pengembangan di dunia yang dapat meningkatkan jumlah limfosit absolut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalbe Farma Dapat Izin Uji Klinik Fase 2 Obat Covid-19 GX-17
Peningkatan jumlah limfosit oleh GX-17 inilah yang dapat mencegah perburukan kondisi pasien Covid-19 mild atau asymptomatic terutama pada populasi rentan seperti orang tua dengan mengaktivasi T-cells dan system imun pada tahap awal infeksi Covid-19.
&amp;ldquo;Kalbe berkomiten untuk terus berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19. Setelah bekerja sama dengan Genexine dalam pengembangan vaksin GX-19, saat ini Kalbe dan Genexine bekerja sama dalam pengembangan obat Covid-19 GX-17,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur PT. Kalbe Genexine Biologics Sie Djohan di jakarta jumat.
Dirinya berharap pengembangan GX-17 ini dapat membantu melindungi masyarakat khususnya para lanjut usia yang rentan terhadap efek Covid- 19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Uji Klinis Vaksin Covid-19 Kalbe Farma-Korsel Masuki Tahap Kedua
Sampai dengan 29 Desember 2020, tercatat total pasien yang terkonfirmasi Covid-19 sejumlah 727.122 kasus dengan penambahan 7.903 penambahan pasien baru.
Berbeda dari infeksi virus lainnya, SARS-CoV-2 dapat dengan cepat merusak sistem imun dan berkembang dari penyakit yang mild menjadi lebih serius dan bahkan menyebabkan kematian.
Hal ini terutama pada pasien yang rentan seperti lansia dimana jumlah T-cellmereka lebih rendah.
Lebih lanjut Djohan menyatakan jika studi ini berhasil, GX-17 berpotensi untuk menyelamatkan banyak orang dan juga dapat membantu mengurangi beban sistem Kesehatan kita khususnya menghadapi pandemi Covid-19.Dia menuturkan uji klinik fase 2 yang sudah disetujui ini akan merekrut 210 subjek penderita mild dan asymptomatic Covid-19 dengan usia di atas 50 tahun untuk menganalisa keamanan dan kefektifan GX-17 dibanding dengan placebo.
GX-17 akan diberikan sebagai injeksi tunggal bersama dengan standar terapi dalam 7 hari sejak ditemukannya gejala danakan dimonitor selama total 9 minggu, termasuk 1 minggu untuk seleksi, 4 minggu pengobatan dan 4 minggu follow up.
&quot;Uji klinik fase 2 ini diperkirakan memakan waktu 6 bulan,&quot; imbuh dia.</content:encoded></item></channel></rss>
