<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Sebut Mobil Listrik Tekan Impor Bahan Bakar</title><description>Erick Thohir mencatat, penggunaan mobil listrik mampu mendukung upaya pemerintah dalam menekan impor bahan bakar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337910/erick-thohir-sebut-mobil-listrik-tekan-impor-bahan-bakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337910/erick-thohir-sebut-mobil-listrik-tekan-impor-bahan-bakar"/><item><title>Erick Thohir Sebut Mobil Listrik Tekan Impor Bahan Bakar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337910/erick-thohir-sebut-mobil-listrik-tekan-impor-bahan-bakar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337910/erick-thohir-sebut-mobil-listrik-tekan-impor-bahan-bakar</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2021 07:48 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2337910/erick-thohir-sebut-mobil-listrik-tekan-impor-bahan-bakar-xWpjr3fgPi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Dok BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2337910/erick-thohir-sebut-mobil-listrik-tekan-impor-bahan-bakar-xWpjr3fgPi.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Dok BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat, penggunaan mobil listrik mampu mendukung upaya pemerintah dalam menekan impor bahan bakar. Selama ini bahan bakar minyak menjadi komoditas utama yang digunakan untuk kendaraan bermotor.

Dalam mendukung upaya tersebut, Erick menyebut, Manajemen PT PLN (Persero) telah menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) yang sudah dioperasikan untuk mendukung penggunaan mobil listrik. Di mana, PLN penyiapan infrastruktur charging komposisinya 80 persen di rumah tangga, 20 persen SPKLU di tempat-tempat umum.
Baca juga: Erick Thohir: Ongkos Jakarta-Bali dengan Mobil Listrik Rp200.000 
&amp;ldquo;Karena kebiasaannya pemilik mobil listrik itu charge-nya di rumah, ketika malam istirahat, mobil di-charge, kemudian pagi digunakan kembali,&amp;rdquo; kata Erick, Sabtu (2/1/2020) kemarin.

Sementara dari sisi biaya operasional, penggunaan mobil listrik dinilai juga lebih efisien dibandingkan mobil berbahan bakar minyak. Bahkan, PLN juga telah menyiapkan diskon untuk tambah daya dan diskon sebesar 30 persen untuk tarif pengisian daya mobil listrik di rumah pada malam hari.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gandeng Korsel, Proyek Kendaraan Listrik Rp142 Triliun Segera Dimulai
Secara terpisah, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan sekitar 20 unit SPKLU milik perseroan dan 2 unit SPKLU yang menjadi proyek percobaan dengan para mitra.
PLN juga meluncurkan platform digital charge.in dalam pengembangan  yang diharapkan dapat menjadi platform tunggal untuk seluruh SPKLU di  seluruh Tanah Air. &amp;ldquo;Era kendaraan listrik telah tiba dan kami pastikan  penyediaan pasokan listrik dan berbagai infrastruktur kelistrikan  seperti SPKLU akan kami siapkan,&amp;ldquo; ucap Zulkifli.

Untuk menunjang penggunaan mobil listrik di Tol Trans Jawa, perseroan  juga telah memiliki SPKLU di 4 rest area di Tol Trans Jawa. Zulkifli  mengatakan, perubahan ekosistem kendaraan berbahan bakar fosil ke  kendaraan listrik merupakan langkah mewujudkan ketahanan energi,  mengubah konsumsi energi impor menjadi energi domestik, mengurangi biaya  operasional transportasi, dan mengurangi emisi sehingga membuat  lingkungan menjadi lebih bersih.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat, penggunaan mobil listrik mampu mendukung upaya pemerintah dalam menekan impor bahan bakar. Selama ini bahan bakar minyak menjadi komoditas utama yang digunakan untuk kendaraan bermotor.

Dalam mendukung upaya tersebut, Erick menyebut, Manajemen PT PLN (Persero) telah menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) yang sudah dioperasikan untuk mendukung penggunaan mobil listrik. Di mana, PLN penyiapan infrastruktur charging komposisinya 80 persen di rumah tangga, 20 persen SPKLU di tempat-tempat umum.
Baca juga: Erick Thohir: Ongkos Jakarta-Bali dengan Mobil Listrik Rp200.000 
&amp;ldquo;Karena kebiasaannya pemilik mobil listrik itu charge-nya di rumah, ketika malam istirahat, mobil di-charge, kemudian pagi digunakan kembali,&amp;rdquo; kata Erick, Sabtu (2/1/2020) kemarin.

Sementara dari sisi biaya operasional, penggunaan mobil listrik dinilai juga lebih efisien dibandingkan mobil berbahan bakar minyak. Bahkan, PLN juga telah menyiapkan diskon untuk tambah daya dan diskon sebesar 30 persen untuk tarif pengisian daya mobil listrik di rumah pada malam hari.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gandeng Korsel, Proyek Kendaraan Listrik Rp142 Triliun Segera Dimulai
Secara terpisah, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan sekitar 20 unit SPKLU milik perseroan dan 2 unit SPKLU yang menjadi proyek percobaan dengan para mitra.
PLN juga meluncurkan platform digital charge.in dalam pengembangan  yang diharapkan dapat menjadi platform tunggal untuk seluruh SPKLU di  seluruh Tanah Air. &amp;ldquo;Era kendaraan listrik telah tiba dan kami pastikan  penyediaan pasokan listrik dan berbagai infrastruktur kelistrikan  seperti SPKLU akan kami siapkan,&amp;ldquo; ucap Zulkifli.

Untuk menunjang penggunaan mobil listrik di Tol Trans Jawa, perseroan  juga telah memiliki SPKLU di 4 rest area di Tol Trans Jawa. Zulkifli  mengatakan, perubahan ekosistem kendaraan berbahan bakar fosil ke  kendaraan listrik merupakan langkah mewujudkan ketahanan energi,  mengubah konsumsi energi impor menjadi energi domestik, mengurangi biaya  operasional transportasi, dan mengurangi emisi sehingga membuat  lingkungan menjadi lebih bersih.</content:encoded></item></channel></rss>
