<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>'iNews Siang' Live di iNews dan RCTI+ Minggu Pukul 11.00: Krisis Tempe</title><description>Saat ini harga kedelai mencapai Rp9.200 - Rp10.000/Kg, bahkan ada yang lebih tinggi lagi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337949/inews-siang-live-di-inews-dan-rcti-minggu-pukul-11-00-krisis-tempe</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337949/inews-siang-live-di-inews-dan-rcti-minggu-pukul-11-00-krisis-tempe"/><item><title>'iNews Siang' Live di iNews dan RCTI+ Minggu Pukul 11.00: Krisis Tempe</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337949/inews-siang-live-di-inews-dan-rcti-minggu-pukul-11-00-krisis-tempe</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337949/inews-siang-live-di-inews-dan-rcti-minggu-pukul-11-00-krisis-tempe</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2021 10:53 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2337949/inews-siang-live-di-inews-dan-rcti-minggu-pukul-11-00-krisis-tempe-kpP98ba8K3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">iNews Siang Krisis tempe (MNC Group)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2337949/inews-siang-live-di-inews-dan-rcti-minggu-pukul-11-00-krisis-tempe-kpP98ba8K3.jpg</image><title>iNews Siang Krisis tempe (MNC Group)</title></images><description>JAKARTA - Saat ini harga kedelai mencapai Rp9.200 - Rp10.000/Kg, bahkan ada yang lebih tinggi lagi. Padahal biasanya harga normal di angka Rp6.500 - Rp7.000 per Kg. Akibat kenaikan harga kedelai, pengusaha tempe di Jakarta dan Jawa Barat mogok produksi.

Tak pelak, tempe pun langka di pasaran. Tingginya harga kedelai terjadi karena kedelai masih harus diimpor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pedagang Tempe dan Tahu Mogok Jualan, Begini Respons Kementan 
Para perajin tempe dan tahu yang tergabung dalam Gakoptindo akan mogok produksi pada 1-3 Januari 2021. Aksi ini dilakukan untuk menyikapi harga kedelai yang terus naik dan berdampak kepada harga jual produksi tempe dan tahu.

Ketua Umum Gabungan Koperasi Tempe dan Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin mengatakan, harga kedelai impor sudah naik hampir 50% dalam beberapa bulan terakhir. Awalnya tidak ada keinginan mogok produksi tetapi karena kedelai semakin susah diperoleh di pasaran sehingga mereka memutuskan  mogok.
 
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp; Lonjakan Harga Kedelai, Istri Perajin Tempe di Johar Baru Mengamuk
Kenaikan harga kedelai dan mogok produksi dari para perajin tempe ini akan menjadi laporan &quot;iNews Siang&quot; hari ini.Selain itu &quot;iNews Siang&quot; akan hadirkan laporan langsung arus balik  liburan Natal dan Tahun Baru dari bandara, terminal dan stasiun di ibu  kota.

Terkait Covid-19 akan hadir dialog dengan tenaga kesehatan yang sudah menerima SMS konfirmasi penerima vaksin.

Saksikan selangkapnya dalam &quot;iNews Siang&quot; Minggu, 3 Januari 2021  pukul 11.00 WIB secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC  Group, iNews. Ikuti pula program ini melalui aplikasi RCTI+ dan  www.rctiplus.com.</description><content:encoded>JAKARTA - Saat ini harga kedelai mencapai Rp9.200 - Rp10.000/Kg, bahkan ada yang lebih tinggi lagi. Padahal biasanya harga normal di angka Rp6.500 - Rp7.000 per Kg. Akibat kenaikan harga kedelai, pengusaha tempe di Jakarta dan Jawa Barat mogok produksi.

Tak pelak, tempe pun langka di pasaran. Tingginya harga kedelai terjadi karena kedelai masih harus diimpor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pedagang Tempe dan Tahu Mogok Jualan, Begini Respons Kementan 
Para perajin tempe dan tahu yang tergabung dalam Gakoptindo akan mogok produksi pada 1-3 Januari 2021. Aksi ini dilakukan untuk menyikapi harga kedelai yang terus naik dan berdampak kepada harga jual produksi tempe dan tahu.

Ketua Umum Gabungan Koperasi Tempe dan Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin mengatakan, harga kedelai impor sudah naik hampir 50% dalam beberapa bulan terakhir. Awalnya tidak ada keinginan mogok produksi tetapi karena kedelai semakin susah diperoleh di pasaran sehingga mereka memutuskan  mogok.
 
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp; Lonjakan Harga Kedelai, Istri Perajin Tempe di Johar Baru Mengamuk
Kenaikan harga kedelai dan mogok produksi dari para perajin tempe ini akan menjadi laporan &quot;iNews Siang&quot; hari ini.Selain itu &quot;iNews Siang&quot; akan hadirkan laporan langsung arus balik  liburan Natal dan Tahun Baru dari bandara, terminal dan stasiun di ibu  kota.

Terkait Covid-19 akan hadir dialog dengan tenaga kesehatan yang sudah menerima SMS konfirmasi penerima vaksin.

Saksikan selangkapnya dalam &quot;iNews Siang&quot; Minggu, 3 Januari 2021  pukul 11.00 WIB secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC  Group, iNews. Ikuti pula program ini melalui aplikasi RCTI+ dan  www.rctiplus.com.</content:encoded></item></channel></rss>
